Dapodik Bangkalan

Buku Panduan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Bagi Guru Selama Masa Pandemi Covid-19.


Buku Panduan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Bagi Guru Selama Masa Pandemi Covid-19.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan telah menerbitkan Buku Panduan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Bagi sekolah Bapak/Ibu guru yang masih melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR),
Hal ini digunakan sebagai pedoman bagi Guru selama Sekolah Tutup dan Pandemi Covid-19 dengan semangat Merdeka Belajar.

Dalam pengantar Buku Panduan Guru dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Selama Masa Pandemi Covid-19, Iwan Syahril, selaku Direktur Jenderal GTK menyatakan bahwa Dalam rangka mencegah penyebaran dan penularan virus Corona Covid19 di lingkungan satuan pendidikan, Kemendikbud telah mengambil kebijakan untuk menutup sekolah selama masa pandemi Covid-19. Selama masa penutupan, kegiatan belajar mengajar dialihkan melalui penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh (PJJ), sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).


Untuk memudahkan para guru melaksanakan pembelajaran jarah jauh (PJJ) maka dengan ini diterbitkan “Panduan Pembelajaran Jarak Jauh”. Panduan ini diperlukan karena dalam PJJ, terdapat sejumlah KBM yang berbeda dengan KBM normal. Misalnya, guru harus mereview kurikulum, memfokuskan pada literasi dan numerasi, menyiapkan RPP yang berbeda, hingga menentukan metode dan interaksi yang dipakai dalam penyampaian pembelajaran melalui daring, luring, atau kombinasi keduanya, dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan selama masa pandemi. Semua kegiatan ini membutuhkan panduan agar mutu KBM jarak jauh tetap terjaga dan peserta didik tetap dapat layanan Pendidikan selama darurat covid-19, meskipun peserta didik tertutup akses fisiknya ke sekolah.

DirJen GTK berharap agar buku Panduan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Bagi Guru Selama Masa Pandemi Covid-19 ini menjadi referensi yang dapat membantu guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan serta pemangku kepentingan lainnya agar pelaksanaan PJJ dapat terlaksana dengan baik.

Bagi Bapak/ibu yang belum memiliki Buku Panduan Guru dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Selama Masa Pandemi Covid-19 kamis sudah menyediakan file yang bisa download melalui link yang tersedia di bawah ini.


Semoga bermanfaat !.

Survey Pengisian Angket Infrastruktur Milik Sekolah

Survey Pengisian Angket Infrastruktur Milik Sekolah


Dalam rangka mendukung penyelenggaraan pembelajaran dan penilaian daring
di setiap satuan pendidikan pada masa pandemi COVID-19, kami bermaksud melakukan
survey ketersediaan fasilitas dan infrastruktur berbasis teknologi informasi yang dimiliki oleh
sekolah.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon bantuan Saudara untuk dapat menginformasikan
dan menginstruksikan kepada satuan pendidikan sesuai dengan kewenangannya agar
melakukan pengisian angket secara daring melalui laman https://ubk.kemdikbud.go.id pada
menu Angket Infrastruktur. Adapun waktu untuk pengisian angket dapat dilakukan antara
tanggal 1 s.d 30 Juli 2020.

Adapun rincian Survey yang harus diisi adalah sebagai berikut :

  • Kode Pos
  • Jumlah Ruang Kelas (Bukan Rombel)
  • Jumlah Toilet
  • Ruang UKS
  • Wastafel Untuk Cuci Tangan
  • Jumlah Aula/Ruang Pertemuan
  • Kapasitas Tempat Duduk
  • Fasilitas Kesehatan Terdekat Ke Sekolah
  • Jenis Fasilitas Kesehatan
  • Jarak Fasilitas Kesehatan
  • Infrastruktur Teknologi Informasi
  • Media Koneksi
  • Bandwidth (Kecepatan Internet Maksimal)
  • Provider Internet
  • Memiliki Genset
  • Jumlah Teknisi
  • Jumlah Proktor Yang Pernah Bertugas Di UNBK
  • Jumlah Server Layak Digunakan
  • Jumlah Server Sesuai Spesifikasi
  • Jumlah Server Tidak Sesuai Spesifikasi
  • Jumlah PC/Laptop Layak Digunakan
  • Jumlah PC/Laptop Sesuai Spesifikasi
  • Jumlah PC/Laptop Tidak Sesuai Spesifikasi
  • Jumlah Lab Komputer
  • Nama Pengisi Angket
  • HP Pengisi Angket

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pusat Asesmen dan Pembelajaran a.n.
Sdr. Suryo Atmojo (HP. 081212600898).

Untuk lebih lengkapnya silahkan unduh Surat Edaran Survey Pengisian Angket Infrastruktur Milik Sekolah di bawah ini

Kemendikbud : Belajar Dari Rumah Tidak Akan Permanen, Berikut adalah Metode yang Akan Digunakan

Kemendikbud  : Belajar Dari Rumah Tidak Akan Permanen, Berikut adalah Metode yang Akan Digunakan 


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) menjelaskan bahwa belajar dari rumah tidak akan dipermanenkan, namun yang akan dipermanenkan adalah platform pembelajaran jarak jauh (PJJ), bukan metode PJJ itu sendiri. 
ilustrasi belajar dari rumah
sumber : tirto

Hal tersebut  disampaikan untuk menjawab kesimpangsiuran informasi di masyarakat yang menyatakan PJJ atau belajar dari rumah akan dibuat menjadi permanen. 

PJJ hanya akan dilakukan pada satuan pendidikan di zona kuning, oranye, serta merah, dan tidak akan permanen.

 “Yang akan permanen adalah tersedianya berbagai platform PJJ, termasuk yang bersifat daring dan luring seperti Rumah Belajar, yang akan terus dilangsungkan guna mendukung siswa dan guru dalam proses belajar mengajar,” tegas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril di Jakarta, pada Senin (6/7/2020) dikutip dari kompas. 

Tatap Muka Akan Dimulai Secara Bertahap

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Empat Kementerian pada bulan Juni lalu, setiap satuan pendidikan yang berada pada zona hijau dan memenuhi berbagai persyaratan ketat lainnya dapat melaksanakan metode pembelajaran secara tatap muka. 

Jumlah daerah yang melakukan pembelajaran tatap muka akan terus meningkat seiring dengan waktu. 

Dirjen GTK menjelaskan hanya akan memermanenkan ketersediaan berbagai platform PJJ, baik yang bersifat daring maupun luring, yang selama ini telah ada untuk mendukung siswa dan guru dalam proses belajar mengajar selama masa pandemi. Adapun metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa akan tetap ditentukan berdasarkan kategori zona pandemi. 

Berbasis kombinasi

Iwan menambahkan, terkait pemanfaatan berbagai platform pendidikan berbasis teknologi yang telah tersedia, Kemendikbud mendorong pembelajaran dengan model kombinasi (hybrid). 

“Saya yakin model pembelajaran berbasis kombinasi pembelajaran ini akan terbukti efektif meningkatkan kemampuan dan kompetensi siswa dalam bersaing di dunia global saat ini,” jelas Iwan.

Melalui pembelajaran dengan model kombinasi, guru dan siswa akan terus melanjutkan penerapan teknologi yang dikombinasikan dengan tatap muka sebagai metode pembelajaran terpadu.

Dengan begitu, alat bantu pembelajaran tidak hanya berupa buku teks, tetapi berbagai platform teknologi yang telah dimanfaatkan dalam PJJ selama pandemi. “Yang paling penting adalah peran guru tidak akan tergantikan teknologi dalam pembelajaran. 

Namun, untuk mengakselerasi kompetensi siswa, peran teknologi akan sangat mendukung,” jelas Iwan. Iwan menjelaskan, teknologi hanyalah alat, sehingga kunci utama terletak pada kualitas dan kompetensi para pendidik dalam memanfaatkan teknologi sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang efektif kepada murid-muridnya. 

Laman " Guru Berbagi" 

Berdasarkan hal itu, Kemendikbud telah melakukan beberapa hal antara lain menciptakan laman Guru Berbagi. “Kami telah menciptakan sebuah ekosistem belajar buat guru, yang sifatnya gotong royong yaitu laman Guru Berbagi,” ujar Iwan. 

Berdasarkan Data per 3 Juli 2020, akses laman Guru Berbagi telah mencapai 5,9 juta akses dengan lebih dari 950.000 pengunjung. Sebanyak 1,2 juta unduhan di antaranya materi dan Rencana Proses Pembelajaran (RPP) baik untuk PAUD, SD, SMP, SMA, dan SLB yang bersifat dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring).

 Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Kabalitbang dan Perbukuan) Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan hikmah positif, terutama pada akselerasi pemanfaatan teknologi. 

“Bagi dunia pendidikan, walaupun menghadirkan berbagai tantangan besar, pandemi Covid-19 memunculkan pembelajaran positif, salah satunya adalah pemanfaatan teknologi dengan skala besar yang begitu cepat guna mendukung proses pembelajaran,” kata Totok. 

“Sumber pembelajaran yang dilakukan oleh guru sangat terbuka ada Rumah Belajar, modul, Buku Sekolah Elektronik, dan sebagainya. Tidak ada kebijakan untuk mengarahkan ke produk tertentu. Apa pun itu yang bisa meningkatkan pembelajaran, silakan diunduh,” pungkas Totok

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemendikbud Pastikan Belajar dari Rumah Tidak Akan Permanen", 

Sering Mendapat SMS Penipuan di Nomor Telkomsel? Berikut Penjelasannya!

Sering Mendapat SMS Penipuan di Nomor Telkomsel? Berikut Penjelasannya! 

Akhir-akhir ini banyak yang membicarakan mengenai nomor pelanggan Telkomsel yang sering mendapat sms dari nomor tidak dikenal. 

Nomor-nomor tersebut berisi penawaran berbagai macam produk, mulai dari penawaran  modal usaha, menawarkan produk pelangsing, pengumuman undian berhadiah, dan banyak lagi sms yang mengindikasikan penipuan.

Hal tersebut juga bisa dilihat dari maraknya beberapa twit yang mengeluhkan mengenai hal tersebut, contohnya : 

Sly????? (@parkjimsely) July 10, 2020 Pantes aja SMS isinya beginian semua bngsd!!#BoikotTelkomsel pic.twitter.com/CcEdZ1ZAl2 
Xhamster (@iamwaqii) July 10, 2020 Nomor baru beli di @byu_id oleh @Telkomsel tidak pernah diexkspose, tdk prnah dipakai selain untuk internetan, tdk pernah isi pulsa diluar, tp bisa kena spam, kalau bukan operator yg jual data pengguna trus siapa @byu_id ??? #boikotTelkomsel pic.twitter.com/s5Z7j97o3V — 

Lalu bagaimana hal itu bisa terjadi? 

Berikut adalah Penjelasan Telkomsel GM External Corporate Communications Telkomsel Aldin Hasyim. Menurutnya ada banyak kemungkinkan mengenai pelanggan Telkomsel yang mendapat sms terindikasi penipuan tersebut. Akan tetapi dia menegaskan bahwa Telkomsel tidak pernah menjual data pelanggan sehingga para pelanggan mendapat sms dari orang tak bertanggungjawab. 

"Kami nggak mungkin menjual data. Kami punya standar dan aturan jadi itu tidak mungkin sekali kami lakukan," ujarnya ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (11/7/2020). 

Pihaknya menjelaskan, pelanggan yang mendapat pesan sms dari nomor yang tidak dikenal dipastikan bukan dari Telkomsel. 
Berbagai macam cara bisa menjadi penyebab menerima pesan sms tidak bertanggungjawab.

Aldin mengatakan bahwa orang juga bisa iseng dengan mengurutkan nomor-nomor tertentu, sehingga korban bisa dipilih secara acak. 

"Nomor-nomor panjang yang melakukan sms promosi ada yang menjurus ke penipuan itu benar-benar di luar tanggung jawab operator," kata dia. 

Selain itu, ungkap Aldin, data juga bisa didapat dari hacker yang melancarkan serangan hack terhadap suatu website.  

Sementara itu pada contoh kasus bocornya data Denny Siregar, pada akhirnya polisi menangkap CS. 

Menurut Aldin, pembobolan data dari dalam seperti itu tidak dilakukan secara masif tapi hanya oleh oknum tertentu. 

Dia juga menegaskan bahwa pencurian data seperti itu tidak diperbolehkan dan tidak dibenarkan. Perusahaan, dalam hal ini Telkomsel memiliki aturan terkait hal tersebut. 

Sms broadcast resmi dari Telkomsel tidak berasal dari nomor-nomor tidak dikenal. 

Aldin mengatakan salah satu unit bisnis dari Telkomsel adalah digital advertising, di mana ada sms broadcast di sana. Pelanggan yang berkenan mendapat sms iklan dari perusahaan yang bekerjasama dengan Telkomsel akan mendapat sms. 

Tapi Aldin memastikan, pelanggan biasanya ditawari terlebih dahulu mau atau tidaknya mendapat sms. Jika mau, Telkomsel baru memasukkannya ke dalam list pelanggan yang di-blast pesan. 

Dia mencontohkan beberapa perusahaan yang resmi bekerjasama antara lain Burger King, Dunkin Donat, Lazada, CFC, dan lain-lain. 

"Itu resmi, mereka menggunakan jasa kita. Tapi kita nggak sembarangan nge-blast sms. Ada persetujuan dengan pelanggan," kata Aldin. 

Lalu bagaimana jika mendapatkan sms dari orang tak dikenal atau sms spam? 

Aldin mengatakan apabila terjadi penipuan, pelanggan dapat menghubungi layanan call center 24 jam dengan menghubungi 188. 

Selain itu bisa juga dengan cara: mengirimkan SMS pengaduan yang dikirimkan ke 1166 dengan format PENIPUAN#NO. MSISDN PENIPU#ISI SMS PENIPUAN. Dalam hal tersebut tidak dikenai biaya alias gratis. 

Menghubungi melalui chatting dengan asisten virtual di LINE, Telegram, Facebook Messenger Telkomsel (facebook.com/telkomsel), dan Twitter @telkomsel. 

Bisa juga mengirim email ke cs@telkomsel.co.id informasi lebih lanjut mengenai penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel dapat dilihat di menu Waspada Penipuan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sering Di-SMS dari Nomor Tak Dikenal? Ini Penjelasan Telkomsel.

CARA UPLOAD IDENTITAS SISWA DI SIPINTAR ENTERPRISE TERBARU


CARA UPLOAD IDENTITAS SISWA DI SIPINTAR ENTERPRISE TERBARU

DAPODIKBANGKALAN.NET | CARA UPLOAD IDENTITAS SISWA DI SIPINTAR ENTERPRISE TERBARU – Sipintar Enterprise merupakan aplikasi pengganti dari PIP Manager yang dilaunching oleh Kemendikbud untuk mempermudah dan menyenpurnakan program PIP dari aplikasi PIP Manager.

Apabila PIP Manager sebelumnya dipisah untuk login masing-masing jenjang, Namun pada Sipintar Enterprise ini digunakan untuk semua jenjang sekolah, mulai dari jenjang SD, jenjang SMP, jenjang SMAsederajat.

Dalam aplikasi SIPINTAR Enterprise ini terdapat penambahan 2 (dua)  fitur baru, yakni Menu File SK(Konsideran) dan Menu Upload Identitas File Siswa.

Fitur upload identitas siswa terbaru yang ada di sipintar enterprise ini merupakan permintaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk bahan konfirmasi dari siswa Penerima Program Indonesia Pintar (PIP).

Adapun File yang diupload adalah halaman buku tabungan dan identitas siswa berupa KTP atau KK.
Pihak sekolah diwajibkan mengupload berkas identitas siswa penerima PIP untuk semua jenjang mulai dari SD,SMP, SMA, dan SMK.

Upload berkas identitas siswa penerima PIP berupa halaman pertama buku tabungan dan identitas siswa berupa KTP atau KK.

Adapun berkas yang dibutuhkan dalam proses upload identitas siswa penerima PIP adalah :

1. Buku Tabungan Siswa Penerima PIP 
2. KTP / KK Siswa Penerima PIP 

Cara upload identitas siswa di aplikasi SIPINTAR ENTERPRISE TERBARU :

1. Buka browser menggunakan PC/Laptop atau Hp
2. Masukkan url website Sipintar Enterprise: https://pip.kemdikbud.go.id/enterprise
3. Pilih Login sebagai Sekolah
4. Masukkan username : NPSN Sekolah
5. Masukkan Password : Kode Registrasi Dapodik
6. Apabila user dan password sudah diisi, kemudian Klik Login untuk masuk ke aplikasi
7. Pilih menu Upload Identitas File Siswa
8. Pilih Tahun, Kemudian pilih nama siswa.
9. Klik choose file pada menu upload File Halaman Pertama Tabungan, pilih file scan tabungan siswa penerima PIP yang sudah disiapkan sebelumnya.
10. Klik choose file pada menu upload File Identitas Siswa (KTP/KK),pilih file scan KTP / KK siswa penerima PIP yang sudah disiapkan.
11. Apabila sudah diupload semua, klik Upload. Selesai
12. Silahkan pilih siswa lainnya untuk melanjutkan.

Jadi Ladang Bisnis, Rakyat Susah Masih Diperas untuk Bayar Rapid Test


Jadi Ladang Bisnis, Rakyat Susah Masih Diperas untuk Bayar Rapid Test

dapodikbangkalan.net - Ulama Madura yang juga pimpinan MUI KH Cholil Nafis mempertanyakan anggaran Rp605 triliun lebih yang digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19. Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Musni Umar juga menyuarakan hal yang sama.

Dia memprotes pihak-pihak yang memanfaatkan rapid test sebagai kesempatan dalam meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.
ilustrasi rapid test

“Saya kecam keras rapid test dijadikan ladang bisnis,” kata Musni melalui akun resminya, Rabu (24/6).

Padahal, kondisi daya beli dan perekonomian saat ini sedang sulit. Pemerintah harusnya menopang fasilitas kesehatan, seperti rapid test gratis ke masyarakat, tak cukup hanya bantuan sosial saja.

“Rakyat sudah susah hidupnya diperas lagi dengan bayar rapid test. Seharusnya gratis,” ujarnya.

Dia juga mengeluhkan banyak mahasiswa dari berbagai daerah yang tidak dapat kembali ke Jakarta dikarenakan mahalnya biaya untuk rapid test. Belum lagi untuk biaya perjalanan yang mahal dan berlipat ganda dari biasanya.

“Banyak mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun tidak bisa kembali ke Jakarta karena harus bayar rapid test. Kalau kapal laut bayar Rp600.000, pesawat Rp2 juta,” katanya mengeluhkan rapid test berbayar di sejumlah tempat.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan bahwa anggaran penanganan pandemi Covid-19 akan membengkak. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan bahwa dana yang dibutuhkan untuk penanganan wabah Covid-19 menjadi Rp 695,2 triliun, naik dibandingkan sebelumnya yang sebesar Rp 677,2 triliun.

“Pemerintah telah menyampaikan di sidang kabinet ada tambahan belanja dari Perpres 54 Tahun 2020. Beberapa biaya penanganan Covid-19 ditingkatkan karena untuk pembuatan vaksin,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (16/6).

Dari dana itu, alokasi anggaran untuk bidang kesehatan mencapai Rp87,55 triliun. Hal ini dikeluhkan karena masyarakat masih harus membayar ketika akan melakukan rapid test.

Presiden Jokowi sebelumnya telah meminta lembaga pengawas dan aparat penegak hukum untuk mengawasi dengan ketat penggunaan anggaran penanganan dan pemulihan dampak dari wabah Covid-19.

“Angka ini Rp677,2 triliun adalah jumlah yang sangat besar. Oleh sebab itu tata kelolanya harus baik, sasarannya harus tepat, prosedur harus sederhana dan tidak berbelit-belit. Output dan outcome-nya harus maksimal bagi kehidupan seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya saat membuka Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 secara virtual, Senin (15/6).

Anggaran itu kemudian membengkak menjadi Rp695,2 triliun. Dengan perubahan tersebut pos struktur pemulihan ekonomi negara (PEN) menjadi Rp87,55 triliun untuk kesehatan, sektor perlindungan sosial Rp203,9 triliun, insentif usaha Rp120,61 triliun, UMKM Rp123,46 triliun, pembiayaan korporasi Rp53,57 trilun, dan sektoral atau alokasi untuk pemerintah daerah Rp106,11 triliun.

artikeli ini diadaptasi dari demokrasi.co.id dengan artikel rapid tes jadi ladang bisnis.....

Kemendikbud Merilis Jadwal Masuk Sekolah SD, SMP, SMA tahun ajaran baru 2020/ 2021, Inilah Syarat Belajar Tatap Muka dari Mendikbud


Kemendikbud Merilis Jadwal Masuk Sekolah SD, SMP, SMA tahun ajaran baru 2020/ 2021, Inilah Syarat Belajar Tatap Muka dari Mendikbud



dapodikbangkalan.net -  Kemendikbud Akhirnya merilis Jadwal masuk Sekolah SD, SMP, SMK. Namun ada beberapa point penting yang perlu diperhatikan.

Berikut merupakan syarat-syarat ketat belajar tatap muka dari Mendikbud untuk menghindari penularan virus corona atau Covid-19 .

Setelah hampir enam bulan  kegiatan belajar mengajar di sekolah dihentikan akibat wabah virus corona.

Pada Tahun Ajaran baru ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim akhirnya mengumumkan jadwal masuk sekolah di tahun ajaran 2020/2021.

Meskipun wabah virus corona masih belum mereda di Indonesia, Nadiem Makarim menyatakan bahwa proses belajar di sekolah harus segera berjalan.

Jadwal masuk sekolah ini akan dilaksanakan mulai Juli 2020. Namun untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah akan dilakukan secara bertahap bagi setiap jenjang pendidikan.

Jenjang pendidikan SMA dan SMP sederajat menjadi yang pertama memulai kegitan belajar secara tatap muka di sekolah.

Nadiem mengumumkan dalam siaran pers Kemendikbud mengenai hasil keputusan Kemendikbud bersama Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19, Kemenko PMK, Kemenag, Kemenkes, Kemendagri, BNPB dan Komisi X DPR RI pada webinar Senin (15/6/2020).

Inilah poin-poin penting yang kami rangkum  dari Style Tribunnews terkait pengumuman Mendikbud Nadiem Makarim terkait Tahun Ajaran Baru 2020 dan jadwal masuk sekolah bersumber dari siaran pers Kemendikbud: 

1. Pelaksanaan Tahun Ajaran Baru 2020/2021

Tahun ajaran baru untuk pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, dan pendidikan menengah di tahun ajaran 2020/2021 dimulai pada Juli 2020.

Namun daerah di zona kuning, oranye, dan merah, dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan. “Satuan pendidikan pada zona-zona tersebut tetap melanjutkan Belajar dari Rumah,” terang Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, pada webinar tersebut.

Terkait jumlah peserta didik, hingga 15 Juni 2020, terdapat 94 persen peserta didik yang berada di zona kuning, oranye, dan merah dalam 429 kabupaten/kota sehingga mereka harus tetap Belajar dari Rumah. Adapun peserta didik yang saat ini berada di zona hijau hanya berkisar 6 persen.  

2. Syarat Sekolah Bisa Gelar Pembelajaran Tatap Muka 

Nadiem menegaskan, proses pengambilan keputusan dimulainya pembelajaran tatap muka untuk satuan pendidikan di kabupaten/kota dalam zona hijau dilakukan secara sangat ketat dengan persyaratan berlapis.
- Keberadaan satuan pendidikan di zona hijau menjadi syarat pertama dan utama yang wajib dipenuhi bagi satuan pendidikan yang akan melakukan pembelajaran tatap muka.
- Persyaratan kedua, adalah jika pemerintah daerah atau Kantor Wilayah/Kantor Kementerian Agama memberi izin.
- Ketiga, jika satuan pendidikan sudah memenuhi semua daftar periksa dan siap melakukan pembelajaran tatap muka.
- Keempat, orang tua/wali murid menyetujui putra/putrinya melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan. “Jika salah satu dari empat syarat tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melanjutkan Belajar dari Rumah secara penuh,” tegas Mendikbud. 

3. Jadwal Masuk Sekolah SD, SMP, dan SMA 


Di luar pelarangan yang berlaku di zona kuning, oranye, dan merah, tahapan pembelajaran tatap muka satuan pendidikan di zona hijau dilaksanakan berdasarkan pertimbangan kemampuan peserta didik dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dengan demikian, urutan pertama yang diperbolehkan pembelajaran tatap muka adalah pendidikan tingkat atas dan sederajat, tahap kedua pendidikan tingkat menengah dan sederajat, lalu tahap ketiga tingkat dasar dan sederajat.

Itupun harus dilakukan sesuai dengan tahapan waktu yang telah ditentukan. “Namun, begitu ada penambahan kasus atau level risiko daerah naik, satuan pendidikan wajib ditutup kembali,” terang Mendikbud. Rincian tahapan pembelajaran tatap muka satuan pendidikan di zona hijau adalah:
• Tahap I: SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMAK, Paket C, SMP, MTs, Paket B: paling cepat Juli 2020
• Tahap II: SD, MI, Paket A dan SLB = paling cepat September 2020
• Tahap III: PAUD formal (TK, RA, dan TKLB) dan non formal = paling cepat November 2020.

Adapun sekolah dan madrasah berasrama pada zona hijau harus melaksanakan Belajar dari Rumah serta dilarang membuka asrama dan pembelajaran tatap muka selama masa transisi (dua bulan pertama). Pembukaan asrama dan pembelajaran tatap muka dilakukan secara bertahap pada masa kebiasaan baru dengan mengikuti ketentuan pengisian kapasitas asrama.

Selanjutnya untuk satuan pendidikan di zona hijau, kepala satuan pendidikan wajib melakukan pengisian daftar periksa kesiapan sesuai protokol kesehatan Kementerian Kesehatan. Kemendikbud akan menerbitkan berbagai materi panduan seperti program khusus di TVRI, infografik, poster, buku saku, dan materi lain mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan pada fase pembelajaran tatap muka di zona hijau. 

4. Mendikbud Nadiem: Kantin Serta Kegiatan Olahraga dan Ekskul Belum Boleh di Masa Transisi Ini 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim tidak memperbolehkan kegiatan yang mengundang kerumunan saat sekolah dibuka. Langkah ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan sekolah.

"Pada saat masa transisi ini semua aktivitas di mana anak-anak itu bercampur, interaksi antarkelas tidak boleh. Jadi hanya boleh masuk kelas lalu pulang," kata Nadiem Makarim dalam konferensi pers secara daring, Senin (15/6/2020). Larangan tersebut meliputi aktivitas di kantin, olahraga, hingga kegiatan ekstra kurikuler.

"Jadi seperti kantin itu tidak boleh. Juga kegiatan olahraga dan ekskul juga belum boleh. Jadi apa pun aktivitas yang perkumpulan sifatnya itu belum boleh di masa transisi ini," kata Nadiem Makarim. Dalam pembelajaran tatap muka, Nadiem Makarim mewajibkan sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Para siswa diwajibkan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak.

Seperti diketahui, pemerintah akhirnya memutuskan untuk memperbolehkan kegiatan pembelajaran tatap muka atau pembukaan sekolah di wilayah zona hijau. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan wilayah yang masuk zona hijau merepresentasikan enam persen populasi peserta didik. Pemerintah daerah wilayah zona hijau dipersilakan untuk menggelar pembelajaran tatap muka.  

Protokol Jaga Jarak Dapat Turunkan Risiko Penularan Covid-19 Hingga 85 Persen 
Tim Komunikasi Publik, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan jurnal ilmiah Lancet protokol jaga jarak atau physical distancing dapat menurunkan risiko penularan Covid-19 hingga 85 persen. Dalam jurnal tersebut menurut dokter Reisa disebutkan bahwa jarak yang aman adalah 1 meter dari satu orang dengan orang lain.

"Ini merupakan langkah pencegahan terbaik bisa menurunkan risiko sampai dengan 85 persen," kata Dokter Reisa di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Menurutnya, protokol jaga jarak sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 paling efektif menurunkan transmission rate atau angka penularan. Terutama, ketika berada di ruang publik, seperti transportasi umum. Sebagaimana diketahui virus SARS-CoV-2 menular atau ditularkan melalui droplet atau percikan air liur.

Maka dalam hal ini, dokter Reisa juga menyarankan agar masyarakat tetap menggunakan masker saat harus keluar rumah, terutama apabila menggunakan layanan transportasi publik.

"Virus corona jenis baru penyebab Covid-19 menular melalui droplet atau percikkan air liur, maka wajib semua orang menggunakan masker, terutama ketika menggunakan transportasi," jelasnya.

Selanjutnya apabila terpaksa menggunakan transportasi umum, dokter Reisa mengimbau masyarakat agar menghindari memegang gagang pintu, tombol lift, pegangan tangga, atau barang-barang yang disentuh orang banyak. Kalau terpaksa, maka harus langsung cuci tangan.

"Apabila tidak memungkinkan, menggunakan air dan sabun, maka dapat menggunakan hand rub dengan kadar alkohol minimal 70 persen," katanya. Kemudian, dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak meletakkan barang-barang bawaan atau tas di kursi atau lantai transportasi umum.

 "Hindari menggunakan telepon genggam di tempat umum, terutama apabila berdesakan dengan orang lain, sehingga tidak bisa menjaga jarak aman," jelasnya.
"Hindari makan dan minum, ketika berada di dalam transportasi umum. Hal ini bertujuan untuk menghindari kontaminasi, apalagi kalau menggunakan tangan yang tidak bersih," tambah dokter Reisa.

dikutip dari : style.tribunnews.com

Cara Cek Rapor Dapodik 2020 dengan Dua Langkah Mudah

Cara Cek Rapor Dapodik 2020 dengan Dua Langkah Mudah


Cara cek rapor dapodik 2020, Aplikasi Dapodik merupakan Aplikasi yang dibuat untuk mengelola data pokok pendidikan yang bertujuan untuk memaksimalkan pendataan di setiap satuan pendidikan.


Aplikasi Dapodik memiliki Rapor tersendiri, artinya setiap data yang masuk akan dipersentasekan kualitas datanya, diantaranya adalah Kelengkapan Data Identitas Sekolah, Kelengkapan Data Peserta Didik, Kelengkapan Data Rombongan Belajar dan Kelengkapan Data Sarana dan Prasarana penunjang di setiap satuan pendidikan.

Rapor Dapodik pada saat ini bisa dengan mudah dicek secara online, artinya setiap orang bisa memantau progres atau persentase kelengkapan data dari tiap satuan pendidikan.

Cara cek rapor dapodik secara online ini sementara hanya dikhususkan untuk jenjang penididikan dasar dan menengah (dapodikdasmen).


Berikut ini merupakan dua cara cek nilai rapor dapodik secara online :

Cara cek rapor dapodik 2020 Menggunakan Pencarian Wilayah :


  • Silahkan sambungkan pc/laptop anda dengan koneksi internet .
  • Buka browser yang anda di PC/Laptop/Komputer.
  • silahkan akses alam url ini > http://validasi.dikdasmen.kemdikbud.go.id/rapor/
  • Akan muncul menu utama beranda validasi rapor dapodik dengan beberapa menu, diantaranya: beranda, Cari Sekolah, Rapor Daporik, Rapor SNP, Peta dan, Login/Masuk
  • Silahkan masuk pada rapor dapodik atau geser ke sebelah kanan ada tampilan rapor dapodik per wilayah propinsi di Indonesia dan Sekolah luar negeri.
  • kemudian cari propinsi wilayah anda dengan cara menggeser kursor ke bawah.
  • Apabila propinsi sudah ditemukan selanjutnya silahkan klik titik 3 dan tanda strip 3 ke bawah untuk memilih kabupaten /kota.
  • pilih rapor wilyah provinsi.(misalkan Jawa Timur).
  • Kemudian akan muncul wilayah /kota dalam propinsi Jawa Timur.
  • Silahkan pilih Kab/kota misalkan anda pilih rapor wilayah Kab. Bangkalan.
  • Lalu akan muncul seluruh kecamatan dalam wilyah Kab. Bangkalan.
  • Silahkan anda pilih rapor sekolah Kecamatan (misalnya Rapor Sekolah Kec. Tanjungbumi.)
  • Kemudian akan muncul Nama Sekolah dan silahkan klik opsi rapor

Cara cek rapor dapodik 2020 Menggunakan NPSN :

  • Silahkan sambungkan pc/laptop anda dengan koneksi internet .
  • Buka browser yang anda di PC/Laptop/Komputer.
  • silahkan akses alam url ini > http://validasi.dikdasmen.kemdikbud.go.id/rapor/
  • Akan muncul menu utama beranda validasi rapor dapodik dengan beberapa menu, diantaranya: beranda, Cari Sekolah, Rapor Daporik, Rapor SNP, Peta dan, Login/Masuk
  • Silahkan masuk pada menu Cari Sekolah.
  • Kemudian isikan NPSN Sekolah
  • Akan muncul Nama Sekolah yang sesuai dengan NPSN
  • Klik pada opsi rapor
  • Akan muncuk Persentase nilai rapor Dapodik 2020
Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua.

Diduga Memiliki Ilmu Hitam, 3 Warga Sampang Nekat Sumpah Pocong.

Diduga Memiliki Ilmu Hitam, 3 Warga Sampang Nekat Sumpah Pocong.


Pada Rabu 24 Juni 2020 tiga warga yang masih memiliki hubungan kekerabatan nekat melakukan sumpah pocong di masjid Madegan, Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang. Ketiganya berasal dari warga Dusun Murombuk Timur, Desa Tebanah, Kecamatan Banyuates. 


Hal ini dilakukan karena dua keluarga tidak menemukan jalan keluar soal dugaan ilmu santet.

Tiga warga tersebut terdiri dari dua orang ibu rumah tangga dan satu pemudi yang ternyata masih memiliki hubungan kekeluargaan, Ketiganya yaitu Misriyah (71thn) danS (60thn) sebagai tertuduh dan Hikmah (20) sebagai penuduh.

Prosesi ritual pocong ini disepakati setelah terjadi cekcok soal dugaan ilmu hitam.

Memurut keterangan dari Juhari (40thn), anak dari Ibu Suranten, cekcok antar keluarga tersebut bermula saat Hikmah menghadiri acara hajatan di bulan Sya’ban dua bulan lalu di rumahnya. 

Setelah hajatan, Hikmah mendapat bingkisan berupa makanan. Setelah memakan makanan dari acara hajatan, Hikmah kemudian merasa kesakitan di daerah tenggorokannya dan langsung mengadu ke orangtuanya kemudian langsung dilarikan ke dukun.

Juhari menceritakan, Setelah dari dukun, Keluarga Hikmah menuduh ibunya memiliki ilmu santet yang dikirim melalui perantara makanan.

Tuduhan memiliki ilmu santet ternyata bukan kali ini saja dialamatkan penuduh kepada ibunya, sejak puluhan tahun lalu ibunya juga mendapatkan tudahan memiliki ilmu santet dari keluarga penuduh.

Ayah Hikmah Abdus Sarip (56thn)  menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu anaknya mengalami sakit tenggorokan setelah memakan makanan yang didapat setelah hajatan Suranten. Keluhan yang dialami anaknya
yaitu sakit tenggorokan.

Menurut Pengakuannya, dia membawa Hikmah ke dukun di Desa Bringkoning Kecamatan Banyuates. Menurut si dukun, Hikmah terkena santet baru-baru ini.

Ketua Takmir Masjid Madegan Hasyid Abdul Hamid menerangkan bahwa kedua belah pihak nekat melaksanakan  sumpah pocong. 

Sebelum dilakukan ritual sumpah pocong, dia berusaha memberikan pengertian kepada kedua belah pihak untuk berpikir agar pelaksanaan sumpah pocong ini tidak diselenggarakan. 

Hal ini berkaca pada kejadian satu tahun yang lalu, salah satu warga asal Kecamatan Banyuates meninggal setelah nekat melakukan ritual sumpah pocong dengan dugaan yang sama yaitu kepemilikan santet.

Abdul Hamid menuturkan bahwa dulu itu yang meninggal si penuduh, dia meninggalnya setelah 30 hari setelah menjalankan sumpah pocong.

Ritual sumpah pocong diyakini sangat sakral oleh masyarakat. Melaksanakan ritual sumpah pocong sangat berisiko tinggi apabila tuduhan tersebut salah atau memang yang tertuduh benar-benar memiliki ilmu santet.

Artikel ini pernah tayang di koranmaduracom dengan judul Gegara ini, Dua Keluarga di Sampang Nekat Lakukan Sumpah Pocong

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)CPNS 2019 Dijadwalkan Agustus-Oktober 2020

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)CPNS  2019 Dijadwalkan Agustus-Oktober 2020




Tes Seleksi Kompetensi Bidang ( SKB) CPNS 2019 yang sempat ditunda akibat pandemi Covid-19 akan digelar kembali. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Hari Wibisana.

Pelaksanaan SKB CPNS 2019 direncanakan akandigelar pada Agustus hingga Oktober 2020.

Pada rapat kerja bersama Komisi II DPR, Selasa (23/6/2020). Bima menyampaikan bahwa Jadwal SKB rencananya akan dilakukan pada akhir Agustus hingga awal Oktober 2020, setelah ujian seleksi sekolah kedinasan selesai

Pelaksanaan SKB CPNS 2019 akan dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam menetapkan lokasi ujian yang layak dan memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19.

Bima juga menuturkan bahwa Panselnas akan menetapkan lokasi ujian yang meminimalisir pergerakan peserta karena potensi pergerakan peserta kemungkinan bisa saja terjadi lintas kabupaten/kota, lintas provinsi, atau bahkan harus ke Jakarta. 

Oleh sebab itu, Panselnas akan melakukan koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 di pusat maupun daerah.

Saat ini BKN telah menyiapkan surat edaran perihal pelaksanaan SKB CPNS 2019 dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

Hingga saat ini BKN masih terus memantau perkembangan pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Hal ini tetap melihat keadaan situasi dan perkembangan pandemi Covid-19 ke depan. Saat ini BKN telah menyiapkan surat edaran Kepala BKN tentang mekanisme pelaksanaan seleksi dengan computer assistant test (CAT) yang mengedepankan protokol kesehatan, pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai dengan keputusan Menkes.

Seperti yang kita ketahui bersama, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019 yang sedianya dilaksanakan pada 25 Maret 2020 ditunda, menyusul wabah virus corona atau Covid-19.

Penundaan pelaksanaan SKB ini berlaku untuk SKB baik dengan metode CAT maupun yang diselenggarakan oleh instansi masing-masing.

Penundaan SKB secara resmi tertuang di dalam Surat Nomor B/318/M.SM.01.00/2020 tanggal 17 Maret 2020 perihal Penundaan Jadwal Pelaksanaan SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019.

Meskipun pelaksanaan SKB ditunda, tetapi pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tetap dilaksanakan berdasarkan jadwal yaitu pada 22-23 Maret 2020.


Artikel ini pernah tayang di kompas.com dengan judul Seleksi Kompetensi Bidang CPNS 2019 Digelar Agustus-Oktober 2020

Aplikasi RPP 1 Lembar Edisi Revisi 2020 untuk Semua Jenjang SD, SMP, SMA/SMK


Aplikasi RPP 1 Lembar Edisi Revisi 2020 untuk Semua Jenjang


Aplikasi RPP 1 Lembar Edisi Revisi 2020 untuk Semua JenjangRencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah salah satu bagian administrasi pembelajaran yang wajib bagi seorang guru. Berdasar pada Surat Edaran Mendikbud No. 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Maka RPP disederhanakan menjadi 1 lembar saja yang tetap diintegrasikan dengan literasi abad 21, HOTS, PPK dan 4C.



Penyederhanaan RPP ini berdasarkan kepada beberapa pertimbangan antara lain untuk efisiensi, efektifitas dan guru bisa lebih fokus ke persiapan proses pembelajaran. Aplikasi RPP 1 lembar ini merupakan buatan Pak Sukani. Aplikasi RPP ini menggunakan program Microsoft Excel, bukan Microsoft Word seperti biasanya. Aplikasi RPP 1 lembar ini lebih efektif, praktis dan mudah digunakan.
  
Aplikasi RPP 1 Lembar terbaru ini dibuat khusus untuk mengukung pelaksanaan kurikulum 2013 ( K13 ) dan bisa digunakan oleh setiap guru dari semua jenjang, mulai dari jenjang SD, SMP/ MTs Sederajat, SMA /Ma Sederajat, maupun SMK.

Apabila dalam Permendikbud No 22 Tahun 2016 pembuatan RPP sebelumnya terdapat 13 komponen, dalam aplikasi RPP 1 Lembar ini terdapat 4 komponen yaitu tujuan pembelajaran, Media/Alat/Sumber belajar, Langkah pembelajaran dan penilaian. Di Aplikasi ini disediakan 3 tipe RPP 1 Lembar,setiap guru nantinya bisa menyesuaikan penggunaannya sesuai kebutuhan.

Keunggulan Aplikasi RPP 1 Lembar

  1. Isi dan format sudah sesuai Edaran Mendikbud No 14 Tahun 2019
  2. Sederhana, Bisa dioperasikan meskipun tidak terlalu paham Excel
  3. Bekerja secara otomatis

Kekurangan Aplikasi RPP 1 Lembar

  1. Harus menginput user dan password setiap ingin masuk
  2. Hanya bisa mengganti beberapa poin-poin pembelajaran saja

Cara Penggunaan Aplikasi RPP 1 Lembar

1. Unduh Aplikasi RPP 1 Lembar (Link di bawah)
2. Login dengan user dan password : TAMU
3. Pilih Menu Input Database
4. Lengkapi biodata sekolah
  • Nama dan NIP Kepala Sekolah
  • Nama dan NIP Guru
  • Mata Pelajaran
  • Kelas dan Semester
  • Tahun Pelajaran
  • Penanggalan RPP
  • Isi Materi Pokok, alokasi waktu dan materi pokok
5. Tekan Ctrl+P untuk mencetak RPP 1 Lembar
6. Baca petunjuk umum Apabila ada Kesulitan.

Silahkan unduh Aplikasi RPP 1 Lembar Edisi Revisi 2020 untuk Semua Jenjang di bawah ini.

==Download== Aplikasi RPP 1 Lembar Edisi Revisi 2020 untuk Semua Jenjang

Artikel Terkait :
Soal PAT Terbaru Semester 2 dilengkapi Kisi-kisi dan Kunci Jawaban

SOAL PAS KELAS 1 SEMESTER 2 KURIKULUM 2013 REVISI 2020 (DILENGKAPI KISI-KISI DAN KUNCI JAWABAN).


SOAL PAS KELAS 1 SEMESTER 2 KURIKULUM 2013 REVISI 2020 (DILENGKAPI KISI-KISI DAN KUNCI JAWABAN).



SOAL UAS / PAS / UKK KELAS 1 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2020 dan Kunci Jawaban -  Penilaian ujian sekolah bagi siswa adalah hal yang sangat penting dilaksanakan dalam rangka  mengetahui sejauh mana kompetesi siswa sudah tercapai bedasarkan acuan Kreteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penilaian Akhir Semester / PAS adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk melihat dan mengukur pencapaian kompetensi peserta didiknya di akhir semester. Untuk itu di artikel ini saya akan membagikan Soal UAS / PAS untuk Kelas 1 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2020 semester 2.

Soal PAS Kelas 1 Semester 2 Kurikulum 2013 revisi 2020 ini terdiri dari Soal pilihan ganda dan essay serta dibuat berdasarkan kisi-kisi sehingga memudahkan rekan guru dalam membuat soal dengan indikator, Kompetensi dasar dan kompetensi inti yang sudah ada. Selain itu juga Soal PAS ini admin lengkapi dengan kunci jawaban.

SOAL PAS/UKK Kelas 1 K 13 Revisi 2020 meliputi 4 tema pembelajaran di semester 2 dari subtema 5 sampai subtema 8 yaitu:

1.     Soal UAS Kelas 1 Tema 5 
2.     Soal UAS Kelas 1 Tema 6
3.     Soal UAS Kelas 1 Tema 7
4.     Soal UAS Kelas 1 Tema 8 

Berikut Contoh Soal PAS/UAS K13 Revisi 2020 Kelas 1 Semester 2

I. Berikan tanda silang (x) pada jawaban yang benar !

1. Kak Ola menunjukkan poster sila kedua.
Bunyi sila kedua Pancasila adalah ....
a. Kemanusiaan yang adil dan beradab
b. Persatuan Indonesia
c. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
2. Ayah rajin mengikuti rapat RT.
Sikap ayah sesuai sila ... Pancasila.
a. kedua
b. ketiga
c. keempat
3. Uni sedang asyik membaca.
Ibu meminta Uni menyapu teras.
Sikap Uni sebaiknya ....
a. mengatakan jika dirinya sibuk
b. meneruskan membaca
c. segera menyapu teras
4. Dondo merasa ... tinggal di lingkungan yang bersih.
a. sedih
b. nyaman
c. galau
5. Eko sangat suka ayam goreng.
Saat makan, Eko mengambil ayam goreng ....
a. sebanyak-banyaknya
b. secukupnya
c. sedikit saja
6. Made adalah anak periang.
Uni adalah anak pemalu.
Made dan Uni memiliki ... berbeda.
a. fisik
b. kegemaran
c. sifat
7. Saat hujan deras, air selokan di depan rumah Tengil meluap.
Penyebab hal tersebut adalah ....
a. warga membuang sampah di jalan
b. warga menebangi pohon di sekitar jalan
c. warga membuang sampah di selokan
8. Sikap yang dapat menghambat kerja sama adalah ....
a. rajin
b. malas
c. semangat
9. Perhatikan gambar berikut!
Gambar tersebut menunjukkan bahwa manusia dapat ....
a. berkembang biak
b. bergerak
c. bernapas
10. Meja terbuat dari ....
a. kertas
b. logam
c. kayu

Selengkapnya, silahkan bapak ibu guru bisa mengunduh secara gratis file SOAL UAS/PAS KELAS 1 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2020 beserta Kunci Jawaban melalui link yang admin sisipkan di bawah ini.

PPG

Dapodik

1 Lembar