Dapodik Bangkalan: Dapodik
Tampilkan postingan dengan label Dapodik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dapodik. Tampilkan semua postingan

CARA CEK & CETAK INFO GTK v.2020.2

CARA CEK & CETAK INFO GTK v.2020.2


CARA CEK & CETAK INFO GTK v.2020.2 - Cek Info GTK bisa dilakukan apabila sudah menyelesaikan proses entri dan update data dapodik ditiap awal semester. Cek Info GTK pada semester 1 tahun pelajaran 2020/2021 sudah bisa dicek. Di dalam Info GTK merupakan singkatan dari Informasi GTK. Dimana website ini memuat semua data Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang datanya sudah diinput dalam Aplikasi Dapodik. Semua data yang terdapat pada lembar info gtk merupakan hasil dari penarikan data dari Aplikasi Dapodik. Biasanya Penarikan Data dari Dapodik ke Info gtk dilakukan setiap 7 hari. Jadi apabila melakukan perbaikan data di Aplikasi Dapodik, tidak serta merta langsung bisa berubah di laman Info GTK. Hal Tersebut membutuhkan waktu sekitar seminggu atau dua minggu agar data yang mengalami perubahan di Aplikasi Dapodik masuk ke Laman Info Gtk. Laman info gtk bisa diakses melalui laman ini https://info.gtk.kemdikbud.go.id/. Akan ada tiga macam status yang akan ditampilkan dalam laman info gtk, ketiganya akan kami bahas di bawah ini.
CARA CEK & CETAK INFO GTK v.2020.2
CARA CEK & CETAK INFO GTK v.2020.2


Cara Mengecek dan Mencetak InfoGTK terbaru


Pada semester ini info gtk mengalami beberapa perubahan dari versi sebelumnya. Versi terbaru diberi nama Info Gtk V.2020.2. Selain bisa mengecek data pada semester ini, info gtk V.2020.2 terda[at menu rekam jejak. Sehingga Anda juga bisa melihat Rekam Jejak info gtk sebelumnya Dalam menu rekam jejak. 
- InfoGTK 20201 Periode Januari-Juni 2020
- InfoGTK 20192 Periode Juli-Desember 2019
- InfoGTK 20191 Periode Januari-Juni 2019
- InfoGTK 20182 Periode Juli-Desember 2018
- InfoGTK 20181 Periode Januari-Juni 2018

CARA CEK & CETAK INFO GTK V.2020.2

Cara Mengecek INFO GTK V.2020.2

Untuk mengecek dan mencetak info gtk, anda akan diminta untuk memasukkan username dan password akun ptk dapodik. Siapkan terlebih dahulu akun PTK Dapodik yang sudah terverifikasi. Bagaimana dengan akun PTK Dapodik yang belum terverifikasi, apakah tidak bisa mengecek info gtk ?, Tenang saja, meskipun akun PTK Dapodik belum terverifikasi, masih bisa melakukan cek & cetak info gtk dengan catatan usahakan akun tersebut terverifikasi nanti. Kemudian pastikan operator sekolah sudah melakukan sinkronisasi aplikasi dapodik minimal seminggu sebelum cek & cetak info gtk.

Berikut langkah mengecek info gtk terbaru :
  1. Buka browser, saya menyarankan Google Chrome.
  2. Buka laman resmi InfoGTK di : https://info.gtk.kemdikbud.go.id/
  3. Pilih Menu Login Info GTK, akan ada 2 pilihan terkait Autentikasi Pengguna Dapodik, yaitu "Login Langsung ke GTK" atau "Login Menggunakan SSO" Anda bisa memilih salah satunya. ( saya lebih memilih login langsung ke GTK, karena Login Menggunakan SSO kadang-kadang sering gangguan)
  4. Kemudian masukkan email PTK Dapodik dan passwordnya, dan jangan lupa masukkan Kode Captcha yang tertulis pada kolom yang disediakan.
  5. Klik Menu Login, maka akan ditampilkan informasi gtk :
  • STATUS VALIDASI TUNJANGAN PROFESI : VALID : Sudah Siap SKTP
  • STATUS VALIDASI TUNJANGAN PROFESI : VALID (Menunggu Konfirmasi Dinas) : Masih harus melakukan pemberkasan
  • STATUS VALIDASI TUNJANGAN PROFESI : BELUM VALID : Masih harus melakukan perbaikan data dari Dapodik

Mengatasi Status Validasi TUNJANGAN PROFESI : BELUM VALID

Apabila status tunjangan profesi Belum Valid di lembar Info GTK, silahkan perhatikan baik-baik pada lembar info gtk dimana poin yang masih merah. Berikut adalah contoh beberapa kasus tunjangan profesi belum valid;
  • Apabila JJM tidak terbaca Silahkan cek bagian rombel di dapodik, pastikan Pembelajaran dan Jumlah siswa sudah sesuai ketentuan.
  • Apabila Gaji Pokok Tidak sesuai maka Pastikan SK Kenaikan Gaji Berkala sudah dientrikan ke Dapodik.
  • Apabila Invalid pada kelengkapan data Verifikasi Manual Pangkat dan Golongan tetapi riwayat kepangkatan sudah sesuai dengan Dapodik, silahkan klik pada update data BKN / Verifikasi BKN dibagian paling bawah/data pangkat dan golongan di dapodik.

Cara Mencetak INFO GTK V.2020.2

Setelah berhasil login pada laman info gtk dan status sudah valid, anda bisa mencetak lembar info gtk dengan klik tombol CETAK yang yang terdapat disebelah kanan atas, bersebelahan dengan tombol LOGOUT. atau anda bisa langsung menekan tombol shortcut Ctrl+P dari keyboard untuk mencetaknya.


Demikian Postingan kami kali ini mengenai CARA CEK & CETAK INFO GTK v.2020.2, Semoaga bermanfaat.

Bantuan Upah Bagi Guru Honorer Dianggarkan 2,4 Juta Per Orang, Segera Lengkapi Persyaratannya

Bantuan Upah Bagi Guru Honorer Dianggarkan 2,4 Juta Per Orang, Segera Lengkapi Persyaratannya

Bantuan Upah Bagi Guru Honorer sudah mulai disiapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) tidak hanya menyasar Guru Honorer saja tetapi juga Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berstatus Non PNS.

Bantuan Upah Bagi Guru Honorer
 Bantuan Upah Bagi Guru Honorer

Penyaluran Bantuan Upah Bagi Guru Honorer ini dilakukan karena anggaran BSU untuk pegawai terdaftar BPJS Ketenagakerjaan masih tersisa. 

Terkait jumlah guru yang akan mendapat Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) akan diumumkan langsung oleh Kemendikbud dan Kemenag nantinya.

Kemudian untuk mendapatkan Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) ini Guru Honorer dan PTK Non PNS harus memenuhi beberapa persyaratan yang sudah ditetapkan, yaitu;

Guru Honorer dan PTK Non PNS harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) per akhir Juni 2020.

BSU diberikan kepada guru honorer dan PTK Non PNS lainnya yang belum mendapatkan subsidi upah dari program pemerintah yang sebelumnya. Program sebelumnya yang dimaksud yaitu subsidi gaji untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Guru Honorer dan PTK Non PNS yang tidak masuk ke dalam program Kartu Prakerja, artinya bagi yang pernah terdaftar dan mendapatkan Bantuan Insentif Prakerja tidak akan mendapatkan Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) ini.

Guru Honorer dan PTK Non PNS yang akan mendapatkan bantuan subsidi upah adalah yang gajinya Rp 5 juta ke bawah.

Besaran Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) yang diberikan kepada Guru Honorer dan PTK Non PNS sama seperti peserta BSU bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Rp 600 ribu per bulan dan diberikan dalam rentang waktu 4 bulan. Jadi nantinya total keseluruhan bantuan tiap peserta adalah Rp 2,4 juta.

Demikian postingan kami kali ini mengenai Bantuan Upah Bagi Guru Honorer Dianggarkan 2,4 Juta Per Orang, Segera Lengkapi Persyaratannya. Semoga Bermanfaat

diolah dari berbagai sumber valid : detik finance, cnbcindonesia, national tempo

Mengatasi Tombol Sinkronisasi Hilang di Dapodik 2021

Mengatasi Tombol Sinkronisasi Hilang di Dapodik 2021 | Mengatasi Tombol Sinkronisasi Berubah Menjadi Tarik Data.

Pada Aplikasi Dapodik versi 2021, terdapat penambahan pilihan proses pengiriman data. Selain metode sinkronisasi juga terdapat metode tarik data.


Banyak teman-teman operator mengalami kendala saat akan melakukan sinkronisasi tetapi tombol sinkron tidak muncul, malah yang muncul adalah tombol Tarik data.

Perbedaan Tarik data dan sinkronisasi aplikasi dapodik 2021 adalah:

Tarik data Aplikasi Dapodik 2021

Proses pengiriman data satu arah dimana hanya akan menurunkan data yang mengalami perubahan yang terdapat di server saja. Proses ini tidak akan mengirimkan data yang mengalami perubahan di lokal (Aplikasi Dapodik) ke server. Data invalid yang terdapat di validasi lokal tidak akan berpengaruh terhadap proses tarik data ini.

Sinkronisasi Aplikasi Dapodik 2021

Proses pengiriman data dua arah yang akan menurunkan data yang mengalami perubahan di server dan akan mengirimkan data yang mengalami perubahan di lokal ke server. Jika ada data yang invalid saat validasi lokal, proses sinkronisasi tidak dapat dilanjutkan.

Cara Tarik data Aplikasi Dapodik 2021

Untuk melakukan tarik data, pastikan peran pengguna yang dipilih ada kepala sekolah. Jika ditemukan ada data yang invalid dan warning, sistem akan otomatis mendeteksi proses tarik data. Klik tombol Ya untuk melanjutkan.

Selanjutnya akan tampil laman tarik data. Klik tombol Tarik Data untuk melanjutkan proses ini. Jika sukses, akan tampil progres tarik data ini di atas jendela dengan keterangan tombol Sedang Proses.

Jika proses tarik data sudah selesai, akan tampil waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses tarik data tersebut. Contoh tampilannya sebagai berikut di bawah. Setelah itu akan tampil tabel data yang mengalami perubahan dari server ke lokal (Aplikasi Dapodik).

Cara Merubah Tombol Tarik Data Menjadi Sinkronisasi di Aplikasi Dapodik 2021

Dari pengalaman beberapa teman-teman operator yang mengalami tombol sinkronisasi dapodik 2021 berubah menjadi Tarik data bisa melakukan beberapa Langkah berikut : 
  1. Hilangkan Semua Invalid pada setiap tab di aplikasi dapodik 2021. 
  2. Salin data Guru dan Tenaga Pendidik beserta Penugasannya. 
  3. Usahakan jangan membuat kelas X terlebih dahulu. 
  4. Kemudian yang paling penting adalah mengisi data periodik semua ruangan di tab SarPras

Langkah ke 4 di atas adalah cara yang paling ampug dalam merubah tombol Tarik data yang bandel menjadi Sinkronisasi di aplikasi dapodik 2021.

BACA JUGA : 



Semoga bermanfaat :) 

Cara Mudah Mengatasi Gagal Login Akun PTK, Muncul Peringatan “Username dan Password Tidak Cocok”


Cara Mudah Mengatasi Gagal Login Akun PTK, Muncul Peringatan “Username dan Password Tidak Cocok”


Gagal Login Akun PTK Dapodik 2021 – Update Aplikasi Dapodik 2021 masih memberikan banyak pekerjaan rumah baik bagi Operator maupun PTK. Hal ini mengingat beberapa perubahan yang terjadi di Aplikasi Dapodik Versi 2021, utamanya dalam hal Verifikasi Akun PTK.

gagal login akun ptk

Semua akun yang terdata di aplikasi dapodik 2021 diwajibkan untuk diverifikasi melalui e-mail. Pada kenyataanya masih banyak ditemukan gagal login akun PTK. Hal ini ditandai dengan munculnya peringatan "Gagal melakukan proses autentikasi, username dan password yang anda masukan tidak cocok".

Pada kesempatan ini kami akan berbagi info ringan mengenai cara mudah mengatasi gagal login akun ptk di saat akan melakukan verifikasi.

Perlu diketahui bahwasannya ada tiga laman baru yang digunakan dalam menopang Aplikasi dapodik 2021, diantarnya: 

  1. https://sp.datadik.kemdikbud.go.id digunakan untuk verifikasi akun Operator Sekolah
  2. https://ptk.datadik.kemdikbud.go.id digunakan untuk verifikasi akun PTK
  3. https://datadik.kemdikbud.go.id digunakan untuk verifikasi akun Dinas Pendidikan


Apabila ada Guru atau Tendik saat akan memverifikasi akunnya kemudian muncul pesan username dan password tidak cocok, silahkan menghubungi Operator Dapodik sekolah agar diupdate akun PTK yang bermasalah.

Berikut adalah langkah-langkah mengupdate data PTK:

  1. Buka browsernya dan kunjungi laman https://sp.datadik.kemdikbud.go.id sebagai Operator Sekolah
  2. Apabila login berhasil, silahkan klik menu Akun, klik Daftar Akun, kemudian pilih Jenis Akun PTK dan klik tombol Tampilkan
  3. Akan keluar seluruh daftar PTK, baik Guru dan Tendik
  4. Silahkan cari PTK yang akan di update datanya kemudian klik tanda Pensil di sebelah kanan identitas PTK.
  5. Silahkan Update akun PTK tersebut dengan cara masukan alamat email aktif beserta password yang baru
  6. Biasanya perubahan memerlukan waktu 5 menit setelah di update, tetapi apabila masih tidak bisa, silahkan tunggu 1x24 jam kemudian cobalah untuk login kembali.
  7. Selesai, Anda sudah bisa masuk Kembali ke akunnya untuk memverifikasi
BACA JUGA : 


Semoga Bermanfaat 😊

Cara Verifikasi Akun PTK Dapodik 2021 Dilengkapi Dengan Gambar

Cara Verifikasi Akun PTK Dapodik 2021


Cara Verifikasi Akun PTK Dapodik 2021 – Proses Cleanshing atau penghapusan akun di aplikasi Dapodik Versi 2021 tidak hanya ditujukan pada akun Operator Dapodik, melainkan juga menyasar akun Kepala Sekolah , Guru dan Tendik (Tenaga Pendidik).

Cara Verifikasi Akun PTK Dapodik 2021

Proses cleanshing bertujuan untuk menghapus alamat email yang tidak aktif ataupun ganda pada data PTK. Oleh karena itu, semua PTK wajib melakukan verifikasi akunnya.

Resikonya yang paling dasar apabila PTK tidak melakukan verifikasi adalah PTK tersebut tidak akan bisa memantau perkembangan InfoGTK-nya.

Untuk mengetahui akun PTK yang belum terverifikasi di Aplikasi Dapodik 2021 adalah dengan memperhatikan ikon yang ada di sebelah kiri nama PTK. Disitu terdapat indikator gambar bertanda silang, apabila kursor diarahkan ke gambar tersebut, akan muncul notifikasi (Akun Belum Verifikasi).

Untuk melakukan verifikasi akun, harap dipastikan terlebih dahulu bahwa email PTK tersebut dalam keadaan aktif (bisa digunakan untuk mengirim ataupun menerima e-mail) karena nantinya pengiriman kode verifikasi akun akan dikirimkan melalui email.


Cara Verifikasi Akun Dapodik 2021

A. Operator memvalidasi e-mail dan password PTK

1. Kunjungi laman https://sp.datadik.kemdikbud.go.id/ (usahakan menggunakan google chrome ) akan muncul halaman seperti gambar:

login sp.datadik.kemdikbud.go.id

2. Klik pada tombol Login Menggunakan SSO kemudian akan diarahkan ke halaman login

halaman sso dapodik

3. Masukan alamat email dan password akun Operator Dapodik kemudian klik tombol Masuk.

4. Apanila berhasil login, silahkan masuk ke menu Akun.

5. Klik pada Daftar Akun dan pilih jenis Akun PTK, kemudian klik Tampilkan.

daftar akun ptk

6. Akan ditampilkan seluruh data PTK, baik Guru maupun Tendik.

daftar semua ptk

7. Klik ikon Pensil pada salah satu PTK yang akan di verifikasi, kemudian akan muncul halaman konfirmasi seperti gambar :

update email dan password ptk

8. Usahakan alamat email yang tertera di halaman tersebut dalam kondisi aktif atau bisa digunakan. Apabila alamat email tersebut sudah tidak aktif / tidak bisa dibuka, bisa diganti dengan alamat email aktif yang lain. Kemudian masukan Password dan klik Update.

B. PTK memvalidasi e-mail dan memverifikasi akun masing-masing

1. Untuk Verifikasi Akun PTK, kunjungi laman https://ptk.datadik.kemdikbud.go.id

2. Klik Login Login Menggunakan SSO dan akan keluar halam login seperti gambar :

halaman sso dapodik

3. Masukan alamat Email dan Password PTK yang sudah didaftarkan oleh operator dapodik, kemudian klik tombol Masuk.

4. Apabila Login berhasil menggunakan Akun PTK tersebut, klik menu Biodata.

5. Di bagian Identitas, klik tombol Akun.

menu akun ptk


6. Akan ditampilkan identitas PTK yang bersangkutan

verifikasi akun ptk

7. Pada gambar diatas, ditampilkan alamat email PTK aktif, klik tombol Lanjutkan maka akan keluar isian data Kode Verifikasi.

kode verifikasi akun ptk

8. Cek Inbox pada email aktif tersebut, nanti akan ada kode verifikasi email yang masuk. Kemudian masukan Kode Verifikasi tersebut.

kode verifikasi akun ptk

9. Klik tombol Simpan.

10. Setelah berhasil di Simpan, silahkan logout dan login kembali dan pastikan Status Verifikasi berubah menjadi "Aktif".

11. Selamat, akun anda sudah diverifikasi

BACA JUGA : 

Semoga Bermanfaat 😊

Cara Menaikan Kelas Peserta Didik di Aplikasi Dapodik Versi 2021

Cara Menaikan Kelas Peserta Didik di Aplikasi Dapodik Versi 2021

Menaikkan kelas bagi Peserta Didik ke kelas atau tingkat yang lebih tinggi merupakan pekerjaan yang rutin dilakukan oleh Operator Dapodik sebelum melakukan proses tarik data Peserta Didik baru.

Cara Menaikan Kelas Peserta Didik di Aplikasi Dapodik Versi 2021

Saya sebagai operator dapodik lebih mengutamakan proses kenaikan kelas terlebih dahulu daripada mengerjakan proses tarik data Peserta Didik baru.

Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan untuk pengelolaan peserta didik pada tiap rombongan belajar di Aplikasi Dapodik.

Di Aplikasi Dapodik Versi 2021, proses kelulusan Peserta Didik di tingkat akhir dilakukan secara otomatis. Jadi Operator Dapodik tidak perlu repot-repot meluluskan Peserta Didik.

Karena hal tersebut, terdapat kekosongan data rombongan belajar atau kelas pada tingkat akhir.  Kemudian dilakukanlah kenaikan kelas bagi untuk rombongan belajar yang tersisa.

Tidak seperti proses kelulusan, proses kenaikan kelas dilakukan secara manual. hal ini sebenarnya untuk menyesuaikan dengan keadaan di Satuan Pendidikan. Contohnya apabila ada Peserta Didik yang dinyatakan tidak naik kelas karena suatu hal ataupun bisa disesuaikan.

Operator sekolah bisa melakukan proses kenaikan kelas apabila berhasil meregistrasi Aplikasi Dapodik Versi 2021.

Silahkan simak video Cara Instal dan Registrasi Aplikasi Dapodik Versi 2021.


Cara Menaikan Kelas Peserta Didik di Aplikasi Dapodik Versi 2021

  1. Buka dan login di Aplikasi Dapodik Versi 2021.
  2. Apabila Dapodik baru di instal, maka data Peserta Didik akan kosong, untuk mengatasinya silahkan Klik menu Peserta Didik, kemudian klik Salin Data Periodik dan klik tombol Ya. Maka Secara tomatis data Peserta Didik akan muncul.
  3. Langkah selanjutnya adalah klik menu Rombongan Belajar kemudian klik Reguler.
  4. Kemudian klik tombol Menu Aksi dan klik Kenaikan Kelas
  5. Kemudian pilih salah satu Rombongan Belajar dari data di semester genap tahun pelajaran 2019/2020
  6. Setelah memilih salah satu Rombel, Klik Simpan dan Tutup
  7. Maka otomatis data Rombel / kelas tersebut akan muncul di tabel kelas.
  8. Ulangi langkah pada nomor 4 diatas untuk kelas berikutnya
  9. Selesai
BACA JUGA : 


semoga bermanfaat dan terima kasih.

Cara Mengatasi Data Guru dan Tendik Hilang di Aplikasi Dapodik 2021| Data Guru dan Tendik 0

Cara Mengatasi Data Guru dan Tendik Hilang | Data Guru dan Tendik 0 di Aplikasi Dapodik 2021


Setelah Melakukan Install Aplikasi Dapodik 2021 langkah selanjutnya adalah Registrasi Dapodik 2021.
Cara Mengatasi Data Guru dan Tendik Hilang

Registrasi Aplikasi Dapodik versi terbaru tersebut bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu : Registrasi Offline Dapodik dengan mendownload prefill dapodik kemudian meregistrasinya atau registrasi online dapodik dengan hanya mengisi form username, kode registrasi dan password pengguna.

Setelah Registrasi Dapodik 2021 berhasil, muncul permasalahan yang dihadapi oleh teman-teman operator, yaitu hilangnya data guru dan tendik atau jumlah guru dan tendik tidak terbaca alias 0.

Sebenarnya Data Guru dan Tendik tidaklah hilang, namun data tersebut tidak muncul di daftar tabel Guru dan daftartabel Tendik.


Hal ini dikarenakan data tersebut masih tercantum pada periode semester sebelumnya. Nah, solusinya cukup dengan menarik data tersebut ke periode aktif.

Permasalahan tersebut memang sepele tapi bisa membuat pusing kepala bagi operator baru. Berikut adalah cara mengatasi data guru dan tendik hilang atau data guru dan tendik tidak terbaca di aplikasi dapodik 2021.

Simak Video di bawah ini atau ikuti langkah di bawah ini :



Berikut ini adalah langkah-langkah mengatasi data Guru dan Tendik Hilang :

1. Login ke Aplikasi Dapodik Versi 2021
2. Klik menu GTK kemudian klik sub menu Guru.
3. Apabila tabel daftar Guru kosong, klik Salin Penugasan, nanti akan keluar notifikasi untuk menyetujui salin data atau tidak, klik Ya.
4.  Kemudian seluruh data guru akan tampil di tabel Guru.
5. Untuk data Tendik, langkahnya  klik sub menu Tendik.
6. Apabila di tabel daftar Tendik kosong, klik Salin Penugasan, nanti akan keluar notifikasi untuk menyetujui salin data atau tidak, klik Ya,
7. Maka seluruh data Tendik akan tampil di tabel Tendik.
8. Silahkan Log out Aplikasi dapodik
9. Login Lagi, dan Taraaaa semua daftar Guru dan Tendik yang semula 0 akan berubah sesuai dengan jumlah Guru dan Tendik yang ada di satuan pendidikan.
  • BACA JUGA : 

  1. SOLUSI DAPODIK : HILANGNYA PROGRAM ATAU JURUSAN KEAHLIAN
  2. SOLUSI DAPODIK : PREFILL TIDAK BISA DIDOWNLOAD KARENA AKUN KEPSED TAK TERDAFTAR


Semoga bermanfaat

Batas Waktu Verifikasi Akun Dapodik 2021 | Akun Akan Dihapus Apabila Melewati Batas Waktu Verifikasinya

Batas Waktu Verifikasi Akun Dapodik 2021 | Akun Akan Dihapus Apabila Melewati Batas Waktu Verifikasinya


Aplikasi Dapodik sudah dirilis versi barunya dengan nama Dapodik 2021. Terdapat banyak perubahan dan perbaikan yang dilakukan diantaranya :

Batas Waktu Verifikasi Akun Dapodik 2021

Berikut adalah daftar Pembaruan pada Aplikasi Dapodik versi 2021:




  • [Pembaruan] Penyesuaian aplikasi setelah penggabungan antara Dapo PAUD-Dikmas dan Dapodikdasmen.
  • [Pembaruan] Penambahan data rinci PAUD khusus untuk jenjang PAUD.
  • [Pembaruan] Penambahan Program dan Layanan untuk jenjang PKBM dan SKB.
  • [Pembaruan] Penambahan tabulasi sertifikasi PD pada data rinci peserta didik untuk jenjang SMA dan SMK
  • [Pembaruan] Penambahan referensi status desa berdasarkan Kepmendikbud Nomor 580/P/2020.
  • [Pembaruan] Penambahan fitur tarik data pada proses sinkronisasi guna menurunkan semua perubahan yang terjadi hanya pada data yang berada di server.
  • [Pembaruan] Penambahan metode penarikan data pada API web service.
  • [Pembaruan] Penambahan atribut tanggal mulai dan tanggal selesai pada isian rombongan belajar untuk PKBM dan SKB.
  • [Pembaruan] Penambahan security pada aplikasi.
  • [Pembaruan] Penambahan fitur untuk mengisi e-form kesiapan satuan pendidikan.
  • [Pembaruan] Penambahan fitur untuk mengecek dan membuka Aplikasi PMP.
  • [Pembaruan] Integrasi output data hasil PPDB daerah.
  • [Pembaruan] Kelulusan bersama pada tingkat akhir untuk kelas TK B, 6, 9 dan 12/13.
  • [Pembaruan] Generate ulang kode registrasi sekolah untuk jenjang PAUD.

Berikut adalah daftar Pembaruan pada Aplikasi Dapodik versi 2021:

  • [Perbaikan] Perubahan instrumen sanitasi sesuai target SDGs.
  • [Perbaikan] Penonaktifan kurikulum 2006 (KTSP) dan wajib menggunakan kurikulum 2013. Bagi SMK wajib menggunakan kurikulum 2013 REV.
  • [Perbaikan] Perubahan proses bisnis perekaman GTK untuk pertama kali dikelola oleh Pusdatin.
  • [Perbaikan] Perubahan proses bisnis pembuatan/perubahan akun GTK untuk jenjang SMP, SMA, SMK dan SLB.
  • [Perbaikan] Perubahan proses bisnis bagi SMK tingkat 10 wajib memilih jurusan kompetensi keahlian.
  • [Perbaikan] Perubahan proses bisnis bagi SMK yang diperkenankan membuka kelas terbuka hanya pada tingkat 12 saja.
  • [Perbaikan] Perbaikan validasi pada GUI pada saat mengeluarkan siswa yang aktif.
  • [Perbaikan] Perbaikan pengisian rombongan belajar praktik pada jenjang SMK.
  • [Perbaikan] Perbaikan pengisian formulir pada peserta didik.
  • [Perbaikan] Perbaikan pengisian formulir pada GTK
  • [Perbaikan] Perbaikan fitur ubah pada ruang praktik kerja/bengkel pada jenjang SMK.
  • [Perbaikan] Penyesuaian formulir pada halaman registrasi.
  • [Perbaikan] Penutupan isian akreditasi prodi pada jenjang SMK.
  • [Perbaikan] Perubahan proses bisnis pengisian tingkat kerusakan bangunan.
  • [Perbaikan] Perubahan proses bisnis pengisian tingkat kerusakan ruang.
  • [Perbaikan] Perubahan proses bisnis pengisian riwayat pendidikan formal kualifikasi S1 pada GTK.
Yang menjadi momok bagi teman-teman operator adalah pada poin "Perubahan proses bisnis pembuatan/perubahan akun GTK untuk jenjang SMP, SMA, SMK dan SLB."

Hal tersebut memerlukan verifikasi semua akun mulai dari Akun Admin Dapodik sendiri, Akun Kepala Sekolah, Akun Guru serta Akun Tenaga Pendidik.

BACA JUGA : SOLUSI DAPODIK : TIDAK BISA DOWNLOAD PREFILL

Adapun Verifikasi akun pada sistem Dapodik dilaksanakan sampai dengan Sabtu, 31 Oktober 2020. Akun yang tidak terverifikasi sampai dengan batas waktu tersebut akan dihapus dari database Dapodik. 

BACA JUGA : SOLUSI DAPODIK : HILANGNYA PROGRAM ATAU JURUSAN KEAHLIAN

Verifikasi akun dilaksanakan pada laman berikut ini:

  1. Verifikasi akun manajemen Dapodik: https://datadik.kemdikbud.go.id
  2. Verifikasi akun Petugas Pendataan: https://sp.datadik.kemdikbud.go.id
  3. Verifikasi akun PTK: https://ptk.datadik.kemdikbud.go.id
Semoga Bermanfaat :)

Solusi Dapodik : Prefill tidak Bisa Didownload karena Akun Kepala Sekolah Belum Terdaftar

Solusi Dapodik : Akun Kepala Sekolah Belum Terdaftar

Setelah Aplikasi Dapodik Versi 2021 Rilis, banyak permasalahan yang dialami oleh teman teman operator sekolah.


Masalahnya beragam, mulai dari tidak bisa mendownload Installer Aplikasi Dapodik, tidak bisa mendownload prefill Dapodik, hingga tidak bisa masuk ke Aplikasi Dapodik meskipun sudah berhasil registrasi.

Kemudian yang terbaru adalah muncul peringatan akun kepala sekolah belum terdaftar, padahal sebelum-sebelumnya tidak ada permasalahan seperti ini.

Nah, bagi teman-teman operator yang mengalami permasalahan mendownload prefill Dapodik kemudian muncul peringatan bahwa akun kepala sekolah belum terdaftar bisa menggunakan cara di bawah ini.

Simak video di bawah ini :

Solusi jika gagal download prefill dapodik dan muncul keterangan akun Kepala sekolah belum terdaftar :

1. Buka web : https://sp.datadik.kemdikbud.go.id/
2. Login dengan akun sekolah/Dapodik
3. Cari menu AKUN >>
4. Cek di daftar Akun
5a. Jika ada dalam daftar, maka tinggal update/edit
5b. JIka tidak ada, maka buatkan akun
6. Lihat sebelah kiri ada Tambah Akun
7. Pilih Jenis Akn GTK >> Pilih nama PTK
8. Silahkan Isi email dan pasword
9. Simpan
10. Cek lagi di daftar Akun
11. JIka sudah tampil, silahkan Lakukan Generate prefill bagi yang Registrasi Ofline atau langasung regtrasi online.


Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2021

Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2021


Pemutakhiran data semester 1 tahun ajaran 2020/2021 dilaksanakan menggunakan aplikasi terbaru yang saat ini dirilis yaitu Aplikasi Dapodik versi 2021. Integrasi data dan pembaruan aplikasi telah dilaksanakan agar Aplikasi Dapodik versi 2021 dapat digunakan untuk pengumpulan data dari satuan pendidikan pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan khusus, dan pendidikan kesetaraan.

Aplikasi Dapodik versi 2021 telah menggunakan database versi baru yang dirilis dalam bentuk installer (tidak ada versi updater). Untuk itu secara teknis diharuskan melakukan install ulang Aplikasi Dapodik versi sebelumnya terlebih dahulu.


Kode registrasi Aplikasi Dapodik untuk satuan pendidikan pada jenjang PAUD (TK, KB, TPA, SPS) dan pendidikan kesetaraan (SKB/PKBM) telah diubah menjadi kode registrasi format baru yang akan didistribusikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Akun petugas pendataan tidak mengalami perubahan, sehingga akun pada aplikasi sebelumnya dapat digunakan untuk registrasi pada Aplikasi Dapodik versi 2021.

Catatan untuk satuan pendidikan SKB/PKBM, Aplikasi Dapodik versi 2021 belum dapat mengakomodasi peserta didik yang mengikuti dua program pendidikan dalam waktu yang sama (contoh: peserta didik terdaftar di rombel paket C dan kursus). Fitur ini akan diakomodasikan pada rilis berikutnya.

Berikut adalah daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik versi 2021:


[Pembaruan] Penyesuaian aplikasi setelah penggabungan antara Dapo PAUD-Dikmas dan Dapodikdasmen.
[Pembaruan] Penambahan data rinci PAUD khusus untuk jenjang PAUD.
[Pembaruan] Penambahan Program dan Layanan untuk jenjang PKBM dan SKB.
[Pembaruan] Penambahan tabulasi sertifikasi PD pada data rinci peserta didik untuk jenjang SMA dan SMK
[Pembaruan] Penambahan referensi status desa berdasarkan Kepmendikbud Nomor 580/P/2020.
[Pembaruan] Penambahan fitur tarik data pada proses sinkronisasi guna menurunkan semua perubahan yang terjadi hanya pada data yang berada di server.
[Pembaruan] Penambahan metode penarikan data pada API web service.
[Pembaruan] Penambahan atribut tanggal mulai dan tanggal selesai pada isian rombongan belajar untuk PKBM dan SKB.
[Pembaruan] Penambahan security pada aplikasi.
[Pembaruan] Penambahan fitur untuk mengisi e-form kesiapan satuan pendidikan.
[Pembaruan] Penambahan fitur untuk mengecek dan membuka Aplikasi PMP.
[Pembaruan] Integrasi output data hasil PPDB daerah.
[Pembaruan] Kelulusan bersama pada tingkat akhir untuk kelas TK B, 6, 9 dan 12/13.
[Pembaruan] Generate ulang kode registrasi sekolah untuk jenjang PAUD.
[Perbaikan] Perubahan instrumen sanitasi sesuai target SDGs.
[Perbaikan] Penonaktifan kurikulum 2006 (KTSP) dan wajib menggunakan kurikulum 2013. Bagi SMK wajib menggunakan kurikulum 2013 REV.
[Perbaikan] Perubahan proses bisnis perekaman GTK untuk pertama kali dikelola oleh Pusdatin.
[Perbaikan] Perubahan proses bisnis pembuatan/perubahan akun GTK untuk jenjang SMP, SMA, SMK dan SLB.
[Perbaikan] Perubahan proses bisnis bagi SMK tingkat 10 wajib memilih jurusan kompetensi keahlian.
[Perbaikan] Perubahan proses bisnis bagi SMK yang diperkenankan membuka kelas terbuka hanya pada tingkat 12 saja.
[Perbaikan] Perbaikan validasi pada GUI pada saat mengeluarkan siswa yang aktif.
[Perbaikan] Perbaikan pengisian rombongan belajar praktik pada jenjang SMK.
[Perbaikan] Perbaikan pengisian formulir pada peserta didik.
[Perbaikan] Perbaikan pengisian formulir pada GTK
[Perbaikan] Perbaikan fitur ubah pada ruang praktik kerja/bengkel pada jenjang SMK.
[Perbaikan] Penyesuaian formulir pada halaman registrasi.
[Perbaikan] Penutupan isian akreditasi prodi pada jenjang SMK.
[Perbaikan] Perubahan proses bisnis pengisian tingkat kerusakan bangunan.
[Perbaikan] Perubahan proses bisnis pengisian tingkat kerusakan ruang.
[Perbaikan] Perubahan proses bisnis pengisian riwayat pendidikan formal kualifikasi S1 pada GTK.

Panduan Aplikasi Dapodik versi 2021 yang dapat diunduh di menu unduhan laman dapodik atau pada bagian lampiran berita ini yang memuat petunjuk teknis instalasi, registrasi online/registrasi offline, serta deskripsi dari setiap perubahan dan perbaikan pada Aplikasi Dapodik versi 2021.
Selanjutnya bagi segenap Bapak/Ibu Kepala Sekolah agar segera menugaskan Petugas pendataan untuk melakukan upgrade ke Aplikasi Dapodik versi 2021 dan melakukan pemutakhiran data semester 1 tahun ajaran 2020/2021. Pemutakhiran data dilakukan paling lambat pada Senin, 31 Agustus 2020 (Penarikan data untuk program BOS) dan pada Rabu, 30 September 2020 (Penarikan data untuk program BOP) dengan tetap menjaga kualitas data.

LAMPIRAN

1. Link unduhan Aplikasi Dapodik Versi 2021


sumber : dapodikdasmen

Cara Cek Rapor Dapodik 2020 dengan Dua Langkah Mudah

Cara Cek Rapor Dapodik 2020 dengan Dua Langkah Mudah


Cara cek rapor dapodik 2020, Aplikasi Dapodik merupakan Aplikasi yang dibuat untuk mengelola data pokok pendidikan yang bertujuan untuk memaksimalkan pendataan di setiap satuan pendidikan.


Aplikasi Dapodik memiliki Rapor tersendiri, artinya setiap data yang masuk akan dipersentasekan kualitas datanya, diantaranya adalah Kelengkapan Data Identitas Sekolah, Kelengkapan Data Peserta Didik, Kelengkapan Data Rombongan Belajar dan Kelengkapan Data Sarana dan Prasarana penunjang di setiap satuan pendidikan.

Rapor Dapodik pada saat ini bisa dengan mudah dicek secara online, artinya setiap orang bisa memantau progres atau persentase kelengkapan data dari tiap satuan pendidikan.

Cara cek rapor dapodik secara online ini sementara hanya dikhususkan untuk jenjang penididikan dasar dan menengah (dapodikdasmen).


Berikut ini merupakan dua cara cek nilai rapor dapodik secara online :

Cara cek rapor dapodik 2020 Menggunakan Pencarian Wilayah :


  • Silahkan sambungkan pc/laptop anda dengan koneksi internet .
  • Buka browser yang anda di PC/Laptop/Komputer.
  • silahkan akses alam url ini > http://validasi.dikdasmen.kemdikbud.go.id/rapor/
  • Akan muncul menu utama beranda validasi rapor dapodik dengan beberapa menu, diantaranya: beranda, Cari Sekolah, Rapor Daporik, Rapor SNP, Peta dan, Login/Masuk
  • Silahkan masuk pada rapor dapodik atau geser ke sebelah kanan ada tampilan rapor dapodik per wilayah propinsi di Indonesia dan Sekolah luar negeri.
  • kemudian cari propinsi wilayah anda dengan cara menggeser kursor ke bawah.
  • Apabila propinsi sudah ditemukan selanjutnya silahkan klik titik 3 dan tanda strip 3 ke bawah untuk memilih kabupaten /kota.
  • pilih rapor wilyah provinsi.(misalkan Jawa Timur).
  • Kemudian akan muncul wilayah /kota dalam propinsi Jawa Timur.
  • Silahkan pilih Kab/kota misalkan anda pilih rapor wilayah Kab. Bangkalan.
  • Lalu akan muncul seluruh kecamatan dalam wilyah Kab. Bangkalan.
  • Silahkan anda pilih rapor sekolah Kecamatan (misalnya Rapor Sekolah Kec. Tanjungbumi.)
  • Kemudian akan muncul Nama Sekolah dan silahkan klik opsi rapor

Cara cek rapor dapodik 2020 Menggunakan NPSN :

  • Silahkan sambungkan pc/laptop anda dengan koneksi internet .
  • Buka browser yang anda di PC/Laptop/Komputer.
  • silahkan akses alam url ini > http://validasi.dikdasmen.kemdikbud.go.id/rapor/
  • Akan muncul menu utama beranda validasi rapor dapodik dengan beberapa menu, diantaranya: beranda, Cari Sekolah, Rapor Daporik, Rapor SNP, Peta dan, Login/Masuk
  • Silahkan masuk pada menu Cari Sekolah.
  • Kemudian isikan NPSN Sekolah
  • Akan muncul Nama Sekolah yang sesuai dengan NPSN
  • Klik pada opsi rapor
  • Akan muncuk Persentase nilai rapor Dapodik 2020
Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua.

Guru dan Tenaga Kependidikan bisa Ditunjuk Sebagai Pelaksana PBJ dengan Syarat

Guru dan Tenaga Kependidikan bisa Ditunjuk Sebagai Pelaksana PBJ dengan Syarat


Merujuk pada Surat Edaran terbaru terkait Aplikasi Dapodikdasmen yang di dalamnya terdapat pembaharuan referensi penambahan tugas tambahan Pelaksana PBJ Satuan Pendidikan, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi.

Seperti yang kita ketahui bersama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis Permendikbud Nomor 14 tahun 2020 Tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Oleh Satuan Pendidikan. Permendikbud tersebut juga dimaksudkan agar pelaksanaan PBJ di Satuan Pendidikan dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Di dalam Permendikbud dijelaskan bahwa Pelaku PBJ Satuan Pendidikan terdiri dariPelaksana dan Penyedia.

Pelaksana PBJ Satuan Pendidikan adalah pihak yang melakukan PBJ Satuan Pendidikan dengan dan atas nama Satuan Pendidikan. Pelaksana PBJ di satuan pendidikan adalah kepala satuan pendidikan. Kepala satuan pendidikan berwenang dan bertanggung jawab melaksanakan PBJ Satuan Pendidikan.

Syarat Penunjukan Pelaksana  pengadaan barang/jasa adalah sebagai berikut :

  1. PTK sudah terinput/masuk ke Aplikasi Dapodikdasmen.
  2. PTK berstatus induk di Satuan Pendidikan tersebut.
Kemudian, Berikut adalah Cara Mengaktifkan referensi Pelaksana PBJ :

  1. Lakukan sinkronisasi Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020. Langkah ini bertujuan untuk menurunkan referensi baru “Pelaksana PBJ” ke dalam Aplikasi Dapodikdasmen.
  2.  Kepala Sekolah dapat menunjuk dan menetapkan pendidik dan/atau tenaga kependidikan sebagai pelaksana PBJ.
  3. Isi data SK Pelaksana PBJ di Aplikasi Dapodikdasmen pada data Tugas Tambahan di fitur Formulir GTK (Data Rincian GTK)
  4.  Periksa hasil input data Pelaksana PBJ pada daftar tugas tambahan yang ada pada menu GTK
  5. Perlu dipastikan pula GTK yang memiliki tugas tambahan Pelaksana PBJ telah memiliki akun GTK.
  6. Lakukan sinkronisasi untuk mengirim data Pelaksana PBJ