Dapodik Bangkalan: NUPTK
Tampilkan postingan dengan label NUPTK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NUPTK. Tampilkan semua postingan

Aplikasi cepat dan Sederhana Cetak Kartu NUPTK

Aplikasi Sederhana Cetak Kartu NUPTK
Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) merupakan kode referensi yang berbentuk nomor unik bagi pendidik dan tenaga kependidikan sebagai identitas dalam menjalankan tugas pada Satuan Pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Untuk mendapatkan NUPTK ini tentu harus melalui peryaratan dan prosedur yang berlaku yang bisa dibca di tautan ini Tahapan Untuk Mendapatkan NUPTK.

Sebagai seorang guru, memiliki NUPTK merupakan sebuah keharusan karena selain sebagai identitas resmi dari kemdikbud, NUPTK memliliki banyak menfaat seperti untuk dapat mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh pemerintah (UKG, PPG, Beasiswa, dll) dan salah satu syarat wajib untuk mendapatkan aneka macam tunjangan (sertifikasi, fungsional, terpencil, inpassing, insentif dan yang lainnya).

Melalui postingan ini saya akan membagikan sebuah Aplikasi Sederhana Cetak Kartu NUPTK berformat microsoft word yang sangat mudah digunakan serta dilengkapi dengan foto. file Aplikasi Cetak Kartu NUPTK ini bisa Bapak/ibu unduh secara gratis melalui link yang sudah saya sematkan di akhir postingan ini.
Aplikasi Cetak KArtu NUPTK Terbaru

Panduan Penggunaan Aplikasi Cetak Kartu NUPTK

1. Unduh Aplikasi cepat dan Sederhana Cetak Kartu NUPTK di bawah postingan ini
2. Buka Aplikasi tersebut
3. Isi biodata (NUPTK, NIK, Nama, Tanggal lahir, Tempat lahir dan Jenis kelamin)
Aplikasi Kartu NUPTK

4. Pasang Foto masing-masing PTK dengan cara mengganti foto yang ada, caranya
klik "kiri" pada gambar/foto yang tersedia di file ini, kemudian klik "kanan" dan pilih  "Change Picture". Perhatikan gambar berikut;
Aplikasi Cetak Kartu NUPTK
Sesuaikan foto tersebut dengan kotak yang ada.

5. Langkah terakhir yaitu mencetak kartu tersebut. Sebelum mencetak kartu NUPTK tersebut siapkan terlebih dahulu kertas ukuran F4 atau bisa menggunakan kertas buffalo agar lebih tebal. Sedangkan untuk setingan printer gunakan cetak kualitas tinggi agar hasilnya maksimal.

Aplikasi Sederhana Catak Kartu NUPTK

3 Tahapan Untuk Mendapatkan NUPTK (Cepat dan Mudah)

3 Tahapan Untuk Mendapatkan NUPTK dengan Cepat dan Mudah
Cara Mendapatkan NUPTK dengan cepat dan Mudah. Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pada kesempatan ini saya akan membagikan informasi terkait cara pengajuan untuk mendapatkan NUPTK bagi Guru atau Tenaga Kependidikan yang belum memiliki NUPTK. Tahapan tersebut saya bagi menjadi 3 tahapan agar bapak/ibu lebih mudah memahaminya.

NUPTK atau singkatan dari Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan merupakan kode referensi yang berbentuk nomor unik bagi pendidik dan tenaga kependidikan sebagai identitas dalam menjalankan tugas pada Satuan Pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. dengan kata lain, jika anda mengajar di satuan pendidikan dibawah naungan Kementrian Pendidikan, agar status sebagai pendidik diakui haruslah memiliki NUPTK. NUPTK diberikan kepada seluruh GTK baik PNS maupun Non-PNS yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud.

Selain sebagai identitas resmi dari Kementrian, NUPTK memiliki banyak manfaat antara lain :
  1. Untuk dapat mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh pemerintah (UKG, PPG, Beasiswa, dll)
  2. Sebagai salah satu Syarat wajib untuk mendapatkan aneka macam tunjangan (sertifikasi, fungsional, terpencil, inpassing, insentif dan yang lainnya)


Juknis Pengajuan NUPTK

Untuk mendapatkan NUPTK, yang pertama kali disimak dan dipelajari adalah Petunjuk Teknis / juknis. Tanpa mempelajari juknis tersebut seorang calon penerima NUPTK akan mengalami kesulitan karena tidak tahu bagaimana cara untuk mendapatkan NUPTK. Juknis yang mengatur pengelolaan NUPTK yaitu Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 yang berisi tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). 

Untuk itu, silahkan pelajari terlebih dahulu Juknis tersebut karena didalamnya terdapat syarat, alur dan cara untuk pengajuan mendapatkan NUPTK. Juknis tersebut bisa Bapak/Ibu unduh melalui tautan berikut ini: PP Nomor 1 Tahun 2018


Syarat-syarat Pengajuan untuk Mendapatkan NUPTK.

Dalam Peraturan No. 1 Tahun 2018 tentang pengeloloaan NUPTK di atas, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh Calon Penerima NUPTK, yaitu: 


1. Sudah terdata di Aplikasi Dapodik.
Pastikan data Bapak/Ibu sudah masuk ke sistem Dapodik, karena untuk pengajuan secara online nantinya menggunakan data base yang bersumber dari Aplikasi dapodik. 

2. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)


3. Ijazah dari pendidikan dasar sampai dengan pendidikan terakhir

Ijazah yang dimaksud disini yaitu Ijazah SD, Ijazah SMP, Ijazah SMA dan Ijazah S1(untuk Ijazah S1 tidak harus linier).

4. Bagi yang berstatus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) melampirkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS atau PNS dan SK penugasan dari Dinas Pendidikan;


5. Bagi yang berstatus Non PNS, wajib mempunyai SK minimal SK Kepala dinas Pendidikan setempat.


Untuk GTT Honor Sekolah mungkin ini Syarat yang paling berat, karena tidak mempunyai SK dari Kepala Dinas Pendidikan. Silahkan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mengusulkan SK Kepala Dinas agar bisa melengkapi Syarat untuk mendapatkan NUPTK.


6. Bagi Guru Tetap Yayasan (GTY), telah mengajar paling sedikit 2 (dua) tahun secara terus menerus.

untuk dapat memperoleh NUPTK, Guru di bawah naungan Yayasan minimal telah mengabdi minimal 2 tahun terakhir.


Setelah Syarat-syarat di atas sudah dipenuhi, selanjutnya saya akan membahas tentang dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengajuan NUPTK baru.

Back to Content

Dokumen yang dipersiapkan

Tahap ke-2 setelah kita pelajari juknis dan Syarat untuk mendapatkan NUPTK, yaitu mempersiapkan dokumen yang nantinya digunakan untuk proses Upload Berkas untuk Pengajuan NUPTK baru secara Online. Dokumen yang dimaksud berupa hasil Scan Dokumen Asli menggunakan format PDF dan ukuran masing-masing file tidak lebih dari 2mb. Adapun file yang dibutuhkan tersebut adalah:
  1. Scan KTP
  2. Scan Ijazah SD
  3. Scan Ijazah SMP
  4. Scan Ijazah SMA
  5. Scan Ijazah S1/D4
  6. Scan SK Pengangkatan Dinas dan Penempatan
dokumen untukmendapatkan NUPTK
Pastikan Dokumen yang di Scan merupakan Dokumen Asli, Bukan Fotocopy / Legalisir / Suket.
Poin no. 5 Wajib Ijazah S1/D4 (bukan Akta 4/IPK/Suket).

Poin no. 6

1. SK pengangkatan awal sebagai guru
2. SK perpanjangan pengangkatan sebagai guru tahun 2017, 2018, dan 2019 (negeri), jika GTY mulai tahun 2016 s/d 2019 
3. SK Pembagian tugas mengajar Tahun pelajaran  2016/2017, 2017/2018, 2018/2019 dan 2019/2020 (lembaga negeri), dan SK Pembagian tugas mengajar Tahun pelajaran 2016/2017, 2017/2018, 2018/2019 dan 2019/2020.
dijadikan 1 file seperti contoh di bawah ini


Langkah selanjutnya setelah menyiapkan File semua Dokumen (1-6) serahkan ke Operator Dapodiknya untuk melakukan Proses Upload Dokumen Pengajuan NUPTK Baru di Verval GTK (tahap-4).




Back to Content


Upload data Pengajuan NUPTK

di Tahapan keempat ini merupakan wewenang Operator Sekolah untuk melakukan Upload Dokumen Pengajuan NUPTK di vervalGTK melalui link vervalptk.data.kemdikbud.go.id. caranya yaitu:

1. Login menggunakan akun yang sudah terdaftar di http://sdm.data.kemdikbud.go.id/

2. Setelah berhasil login,  di menu beranda pastikan PTK yang akan didaftarkan NUPTK tersebut terdapat tulisan Calon Penerima NUPTK disampingnya
Calon Penerima NUPTK

3. Selanjutnya klik Menu NUPTK -> Calon Penerima NUPTK, maka akan muncul daftar PTK yang bisa diajuuan untuk mendapatkan NUPTK. 


Calon Penerima NUPTK


4. klik Unggah Berkas (Upload), maka akan mucul menu untuk memulai proses upload dokumen.
Silahkan upload satu persatu file yang sudah dipersiapkan di tahap ke 2 di atas (6 file). Jika selesai klik OK dan reload browser.

5. Sampai disini tugas OPS, hanya tinggal menunggu status Aproval sampai mendapatkan NUPTK melalui menu Status Penerimaan NUPTK
Status Penerimaan NUPTK
Proses Aproval sampai mendapatkan NUPTK melalui 3 Tahapan.
Tahapan 1 : Aprove Dinas Pendidikan
Tahapan 2 : Approve LPMP / BP Paud-Dikmas
Tahapan 3 : Penerbitan NUPTK oleh PDSPK

jika sudah melalui approve Dinas Pendidikan dan Approve biasanya NUPTK keluar paling lama 2x24jam. Berdasaran Pengalaman, proses Aprove yang lama yaitu di Dinas Pendidikan dan LPMP. Kalau boleh kasih saran, jika rumah Bapak/Ibu berdekatan dengan Dinas Pendidikan/LPMP, silahkan ke tempat tersebut dan menemui adminnya dengan membawa bukti screenshot agar proses Approv dipercepat. 

Terakhir, Jika sudah melalui ke 3 tahapan aproval, maka NUPTK akan Otomatis terbit di menu Status Penerimaan NUPTK. Dan untuk mengeceknya bisa menggunakan link gtk.data.kemdikbud.go.id/Data/Status




Back to Content

Panduan dan Cara mendapatkan NUPTK juga bisa Bapak/Ibu tonton melalui tayangan video berikut


demikian yang dapat saya bagikan seputar Cara Mendapatkan NUPTK dengan Cepat dan Mudah. Semoga Bermanfaat.

Syarat dan Cara Mendapatkan NUPTK Tahun 2018 Terbaru

Cara Mendapatkan NUPTK Tahun 2018 Terbaru

Syarat Untuk Mendapatkan NUPTK Tahun 2018 - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN  melalui surat pengantar dengan nomor 9950/A4.1/HK/2018 tanggal 26 Februari 2018 mengeluarkan Aturan terbaru tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)

Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan atau yang disebut NUPTK adalah kode referensi yang berbentuk nomor unik bagi pendidik dan tenaga kependidikan sebagai identitas dalam menjalankan tugas pada Satuan Pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Untuk memperoleh NUPTK bagi guru dan tenaga kependidikan baik sekolah formal maupun non-formal, maka pastikan data GTK yang di-input oleh operator sekolah harus lengkap, benar dan valid agar proses penerbitan NUPTK bagi GTK yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang dikeluarkan oleh Dirjen GTK dapat dilakukan dengan baik dan cepat. Berikut Syarat dan Ketentuan Penerbitan dan Penonaktifan NUPTK.

Adapun Syarat-syarat untuk mendapatkan NUPTK sesuai dengan PP Nomor 1 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan, adalah sebagai berikut

1. Data Pemohon sudah ada dalam Data Pokok Pendidikan (DAPODIK)
2. Mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Ijazah dari pendidikan dasar sampai dengan pendidikan terakhir
4. Bukti memiliki kualifikasi pendidik paling rendah diploma IV (D-IV) atau Strata 1 (S-1) bagi pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan formal
5. Bagi yang berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai negeri sipil (PNS) melampirkan: 
     a. Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS atau PNS
     b. Surat Keputusan dari Dinas Pendidikan
6. Surat keputusan pengangkatan dari Kepala Dinas Pendidikan bagi yang berstatus bukan PNS yang bertugas pada Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.
7. Telah bertugas paling sedikit 2 tahun secara terus-menerus bagi yang berstatus bukan PNS pada Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat yang dibuktikan melalui suratk keputusan pengangkatan dari ketua yayasan atau badan hukum lainnya.

syarat nuptk 2018

Mekanisme Penerbitan NUPTK 2018

Proses penetapan calon penerima NUPTK yaitu sebagai berikut:
1. Satuan Pendidikan melakukan input data pokok pendidikan melalui aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Selanjutnya Satuan Pendidikan melakukan sinkronisasi aplikasi Dapodik.

2. PDSPK melakukan verifikasi dan validasi data Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) melalui sistem aplikasi VervalPTK. Data PTK hasil sinkronisasi aplikasi Dapodik kemudian dibandingkan dengan data PTK yang ada di database arsip dengan ketentuan sebagai berikut:
     a) jika NUPTK valid, maka dilakukan pencocokan data PTK sehingga status NUPTK menjadi valid;
     b) jika NUPTK tidak valid dan NUPTK kosong, maka data PTK tersebut dijadikan calon penerima NUPTK;
     c) jika NUPTK tidak valid dan NUPTK tidak kosong, maka dilakukan pencarian lebih lanjut dengan ketentuan sebagai berikut: 
     i. jika data PTK ditemukan sesuai, maka dilakukan pencocokan data PTK sehingga status NUPTK menjadi valid;
     ii. jika data PTK tidak ditemukan, maka data PTK tersebut dijadikan calon penerima NUPTK.

Satuan Pendidikan memeriksa data PTK yang sudah masuk daftar calon penerima NUPTK melalui sistem aplikasi VervalPTK. Kemudian, Satuan Pendidikan memberitahukan kepada PTK untuk menyiapkan dokumen persyaratan calon penerima NUPTK. 

3. Pendidik atau Tenaga Kependidikan (PTK) menyiapkan dokumen persyaratan calon penerima NUPTK. Setiap dokumen (dokumen asli dan berwarna, bukan fotocopy) tersebut di-scan dan disimpan dalam bentuk salinan digital, kemudian diserahkan kepada Satuan Pendidikan untuk diunggah melalui sistem aplikasi VervalPTK http://vervalptk.data.kemdikbud.go.id/app/home.

4. Satuan Pendidikan memeriksa kembali kelengkapan dokumen persyaratan dan memastikan sesuai dengan data di sistem aplikasi VervalPTK. Selanjutnya Satuan Pendidikan mengunggah semua
dokumen persyaratan dan mengirim pengajuan melalui sistem aplikasi VervalPTK.

5.  Dinas Pendidikan sesuai kewenangannya melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima NUPTK melalui sistem aplikasi VervalPTK. Atdikbud atau Dinas Pendidikan memeriksa validitas data dan dokumen persyaratan. Jika valid dan memenuhi persyaratan maka selanjutnya data tersebut diterima atau disetujui. Jika tidak valid dan ditolak maka diberikan alasannya. Pengajuan yang ditolak akan kembali menjadi calon penerima NUPTK. 

6. BPKLN, LPMP atau BP PAUD-DIKMAS sesuai kewenangannya melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima NUPTK melalui sistem aplikasi VervalPTK. BPKLN, LPMP atau BP PAUDDIKMAS memeriksa validitas data dan dokumen persyaratan. Jika valid dan memenuhi persyaratan maka selanjutnya data tersebut disetujui atau diterima. Jika tidak valid akan ditolak dan diberikan alasannya. Pengajuan yang ditolak akan kembali menjadi calon penerima NUPTK. 

7. PDSPK menerbitkan NUPTK melalui sistem aplikasi VervalPTK berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan oleh BPKLN atau LPMP/BP PAUD-DIKMAS. 

8. Satuan Pendidikan memeriksa status penetapan penerima NUPTK melalui sistem aplikasi VervalPTK, kemudian menginformasikannya kepada PTK terkait. NUPTK yang sudah diterbitkan dapat dilihat melalui laman gtk.data.kemdikbud.go.id/Data/Status

Mekanisme Penerbitan NUPTK 2018
Mekanisme Penerbitan NUPTK 2018

Download JUKNIS Pengelolaan NUPTK Tahun 2018

PPG

Rapor

SOAL-SOAL