Dapodik Bangkalan: Ptk
Tampilkan postingan dengan label Ptk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ptk. Tampilkan semua postingan

3 Tahapan Untuk Mendapatkan NUPTK (Cepat dan Mudah)

3 Tahapan Untuk Mendapatkan NUPTK dengan Cepat dan Mudah
Cara Mendapatkan NUPTK dengan cepat dan Mudah. Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pada kesempatan ini saya akan membagikan informasi terkait cara pengajuan untuk mendapatkan NUPTK bagi Guru atau Tenaga Kependidikan yang belum memiliki NUPTK. Tahapan tersebut saya bagi menjadi 3 tahapan agar bapak/ibu lebih mudah memahaminya.

NUPTK atau singkatan dari Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan merupakan kode referensi yang berbentuk nomor unik bagi pendidik dan tenaga kependidikan sebagai identitas dalam menjalankan tugas pada Satuan Pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. dengan kata lain, jika anda mengajar di satuan pendidikan dibawah naungan Kementrian Pendidikan, agar status sebagai pendidik diakui haruslah memiliki NUPTK. NUPTK diberikan kepada seluruh GTK baik PNS maupun Non-PNS yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud.

Selain sebagai identitas resmi dari Kementrian, NUPTK memiliki banyak manfaat antara lain :
  1. Untuk dapat mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh pemerintah (UKG, PPG, Beasiswa, dll)
  2. Sebagai salah satu Syarat wajib untuk mendapatkan aneka macam tunjangan (sertifikasi, fungsional, terpencil, inpassing, insentif dan yang lainnya)


Juknis Pengajuan NUPTK

Untuk mendapatkan NUPTK, yang pertama kali disimak dan dipelajari adalah Petunjuk Teknis / juknis. Tanpa mempelajari juknis tersebut seorang calon penerima NUPTK akan mengalami kesulitan karena tidak tahu bagaimana cara untuk mendapatkan NUPTK. Juknis yang mengatur pengelolaan NUPTK yaitu Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 yang berisi tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). 

Untuk itu, silahkan pelajari terlebih dahulu Juknis tersebut karena didalamnya terdapat syarat, alur dan cara untuk pengajuan mendapatkan NUPTK. Juknis tersebut bisa Bapak/Ibu unduh melalui tautan berikut ini: PP Nomor 1 Tahun 2018


Syarat-syarat Pengajuan untuk Mendapatkan NUPTK.

Dalam Peraturan No. 1 Tahun 2018 tentang pengeloloaan NUPTK di atas, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh Calon Penerima NUPTK, yaitu: 


1. Sudah terdata di Aplikasi Dapodik.
Pastikan data Bapak/Ibu sudah masuk ke sistem Dapodik, karena untuk pengajuan secara online nantinya menggunakan data base yang bersumber dari Aplikasi dapodik. 

2. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)


3. Ijazah dari pendidikan dasar sampai dengan pendidikan terakhir

Ijazah yang dimaksud disini yaitu Ijazah SD, Ijazah SMP, Ijazah SMA dan Ijazah S1(untuk Ijazah S1 tidak harus linier).

4. Bagi yang berstatus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) melampirkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS atau PNS dan SK penugasan dari Dinas Pendidikan;


5. Bagi yang berstatus Non PNS, wajib mempunyai SK minimal SK Kepala dinas Pendidikan setempat.


Untuk GTT Honor Sekolah mungkin ini Syarat yang paling berat, karena tidak mempunyai SK dari Kepala Dinas Pendidikan. Silahkan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mengusulkan SK Kepala Dinas agar bisa melengkapi Syarat untuk mendapatkan NUPTK.


6. Bagi Guru Tetap Yayasan (GTY), telah mengajar paling sedikit 2 (dua) tahun secara terus menerus.

untuk dapat memperoleh NUPTK, Guru di bawah naungan Yayasan minimal telah mengabdi minimal 2 tahun terakhir.


Setelah Syarat-syarat di atas sudah dipenuhi, selanjutnya saya akan membahas tentang dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengajuan NUPTK baru.

Back to Content

Dokumen yang dipersiapkan

Tahap ke-2 setelah kita pelajari juknis dan Syarat untuk mendapatkan NUPTK, yaitu mempersiapkan dokumen yang nantinya digunakan untuk proses Upload Berkas untuk Pengajuan NUPTK baru secara Online. Dokumen yang dimaksud berupa hasil Scan Dokumen Asli menggunakan format PDF dan ukuran masing-masing file tidak lebih dari 2mb. Adapun file yang dibutuhkan tersebut adalah:
  1. Scan KTP
  2. Scan Ijazah SD
  3. Scan Ijazah SMP
  4. Scan Ijazah SMA
  5. Scan Ijazah S1/D4
  6. Scan SK Pengangkatan Dinas dan Penempatan
dokumen untukmendapatkan NUPTK
Pastikan Dokumen yang di Scan merupakan Dokumen Asli, Bukan Fotocopy / Legalisir / Suket.
Poin no. 5 Wajib Ijazah S1/D4 (bukan Akta 4/IPK/Suket).

Poin no. 6

1. SK pengangkatan awal sebagai guru
2. SK perpanjangan pengangkatan sebagai guru tahun 2017, 2018, dan 2019 (negeri), jika GTY mulai tahun 2016 s/d 2019 
3. SK Pembagian tugas mengajar Tahun pelajaran  2016/2017, 2017/2018, 2018/2019 dan 2019/2020 (lembaga negeri), dan SK Pembagian tugas mengajar Tahun pelajaran 2016/2017, 2017/2018, 2018/2019 dan 2019/2020.
dijadikan 1 file seperti contoh di bawah ini


Langkah selanjutnya setelah menyiapkan File semua Dokumen (1-6) serahkan ke Operator Dapodiknya untuk melakukan Proses Upload Dokumen Pengajuan NUPTK Baru di Verval GTK (tahap-4).




Back to Content


Upload data Pengajuan NUPTK

di Tahapan keempat ini merupakan wewenang Operator Sekolah untuk melakukan Upload Dokumen Pengajuan NUPTK di vervalGTK melalui link vervalptk.data.kemdikbud.go.id. caranya yaitu:

1. Login menggunakan akun yang sudah terdaftar di http://sdm.data.kemdikbud.go.id/

2. Setelah berhasil login,  di menu beranda pastikan PTK yang akan didaftarkan NUPTK tersebut terdapat tulisan Calon Penerima NUPTK disampingnya
Calon Penerima NUPTK

3. Selanjutnya klik Menu NUPTK -> Calon Penerima NUPTK, maka akan muncul daftar PTK yang bisa diajuuan untuk mendapatkan NUPTK. 


Calon Penerima NUPTK


4. klik Unggah Berkas (Upload), maka akan mucul menu untuk memulai proses upload dokumen.
Silahkan upload satu persatu file yang sudah dipersiapkan di tahap ke 2 di atas (6 file). Jika selesai klik OK dan reload browser.

5. Sampai disini tugas OPS, hanya tinggal menunggu status Aproval sampai mendapatkan NUPTK melalui menu Status Penerimaan NUPTK
Status Penerimaan NUPTK
Proses Aproval sampai mendapatkan NUPTK melalui 3 Tahapan.
Tahapan 1 : Aprove Dinas Pendidikan
Tahapan 2 : Approve LPMP / BP Paud-Dikmas
Tahapan 3 : Penerbitan NUPTK oleh PDSPK

jika sudah melalui approve Dinas Pendidikan dan Approve biasanya NUPTK keluar paling lama 2x24jam. Berdasaran Pengalaman, proses Aprove yang lama yaitu di Dinas Pendidikan dan LPMP. Kalau boleh kasih saran, jika rumah Bapak/Ibu berdekatan dengan Dinas Pendidikan/LPMP, silahkan ke tempat tersebut dan menemui adminnya dengan membawa bukti screenshot agar proses Approv dipercepat. 

Terakhir, Jika sudah melalui ke 3 tahapan aproval, maka NUPTK akan Otomatis terbit di menu Status Penerimaan NUPTK. Dan untuk mengeceknya bisa menggunakan link gtk.data.kemdikbud.go.id/Data/Status




Back to Content

Panduan dan Cara mendapatkan NUPTK juga bisa Bapak/Ibu tonton melalui tayangan video berikut


demikian yang dapat saya bagikan seputar Cara Mendapatkan NUPTK dengan Cepat dan Mudah. Semoga Bermanfaat.

Pengertian Lengkap RPP disertai Contoh (Permendikbud No 22 tahun 2016)

Pengertian RPP
Permendikbud No 22 tahun 2016 tentang standar proses pendidikan dasar dan menengah menjelaskan bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD).

RPP disusun berdasarkan KD atau subtema yang dilaksanakan satu kali pertemuan atau lebih. Dalam Permendikbud No 22 tahun 2016, secara tegas menjelaskan komponen minimal RPP terdiri atas:

a. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;

b. Identitas mata pelajaran atau tema/subtema, mencakup: 1) kelas/semester, 2) materi pokok, dan 3) alokasi waktu ditentukan berdasarkan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar, dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai;
c. Kompetensi Dasar, adalah sejumlah kemampuan minimal yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator pencapaian kompetensi. Kompetensi dasar dalam RPP, merujuk kompetensi dasar yang tercantum dalam silabus;

d. Indikator  pencapaian  kompetensi  adalah  perilaku  yang  dapat  diukur  dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu. Indikator pencapaian kompetensi menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi disusun guru dengan merujuk kompetensi dasar. Dengan pertimbangan tertentu, guru dapat menentukan tingkatan indikator lebih tinggi dari kompetensi dasar (kemampuan minimal) yang ditentukan silabus. Pertimbangan tertentu yang dimaksud, antara lain: agar lulusan memiliki nilai kompetitif, atau kelengkapan fasilitas laboratorium lebih baik dari satuan pendidikan sejenis. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan/atau diukur, yang mencakup kompetensi pengetahuan (kognitif), sikap (afektif) dan keterampilan (psikomotor);

e. Tujuan  Pembelajaran  dirumuskan  lebih  spesifik  atau  detail  dengan  merujuk indikator  pencapaian  kompetensi.  Jika  cakupan  dan  kedalaman  materi pembelajaran sudah tidak dapat dijabarkan lebih detail dan spesifik lagi, maka tujuan pembelajaran disusun sama persis dengan indikator pencapaian kompetensi.

f. Materi pembelajaran memuat fakta, konsep, prinsip dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir pokok bahasan/sub pokok bahasan sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi. Materi pembelajaran secara lengkap dalam bentuk Lembar Kerja Peserta Didik dapat dilampirkan.

g. Model/Metode pembelajaran, model pembelajaran (lebih luas dari metode, dan mempunyai sintak jelas) digunakan guru untuk mewujudkan proses pembelajaran dan suasana belajar yang mengaktifkan peserta didik untuk mencapai kompetensi dasar.  Penggunaan  model  pembelajaran  hendaknya  mempertimbangkan karakteristik peserta didik, dan karakteristik materi pembelajaran. Untuk memperkuat pendekatan ilmiah (scientific), tematik terpadu (tematik antar matapelajaran), dan tematik (dalam suatu mata pelajaran) perlu diterapkan pembelajaran berbasis penyingkapan/penelitian (model pembelajaran discovery/inquiry). Untuk mendorong kemampuan berpikir peserta didik abad 21, baik secara individual maupun kelompok maka sangat disarankan menggunakan model pembelajaran berbasis pemecahan masalah (problem based learning). Untuk menstimulan kemampuan ketrampilan dan berkarya peserta didik, baik secara individual  maupun  kelompok,  maka  pemilihan  model  pembelajaran  berbasis proyek sangat tepat. Tentunya para guru harus memahami berbagai model pembelajaran lain yang dapat mengaktifkan pengalaman belajar peserta didik.

h. Media  Pembelajaran,  berupa   alat   bantu   guru   untuk  menyampaikan  materi pembelajaran, agar peserta didik termotivasi, menarik perhatian, dan berminat mengikuti pelajaran. Jenis-jenis media pembelajaran dan karakterisnya, perlu dipahami  pada  guru,  sehingga  pemilihan  media  pembelajaran  dapat mengoptimalkan perhatian dan hasil belajar peserta didik.

i.  Sumber belajar, dapat berupa buku cetak, buku elektronik, media yang berfungsi sebagai sumber belajar, peralatan, lingkungan belajar yang relevan;

j. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran, serangkaian aktivitas pengelolaan pengalaman belajar siswa, melalui tahapan pendahuluan, inti dan penutup. Pada tahapan   pendahuluan,   guru   melakukan   kegiatan:   1)   memimpin   doa   dan mempresensi kehadiran peserta didik, 2) memberikan apersepsi, 3) menyampaikan tujuan pembelajaran, dan 4) memotivasi peserta didik. Pada tahapan inti, guru mengelola pembelajaran merujuk pada sintak (prosedur) model pembelajaran yang dipilihnya. Tahapan penutup, guru melakukan kegiatan: 1) rangkuman materi pembelajaran, 2) penilaian, dan 3) tindak lanjut pembelajaran berikutnya.

k. Penilaian, penilaian  proses  belajar  dan  hasil  belajar  dikembangkan oleh guru, dilakukan dengan prosedur :
  1. menetapkan tujuan penilaian dengan mengacu pada RPP yang telah disusun;
  2. menyusun kisi-kisi penilaian;
  3. membuat  instrumen  penilaian serta pedoman penilaian;
  4. melakukan analisis kualitas instrumen penilaian;
  5. melakukan penilaian;
  6. mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan hasil penilaian;
  7. melaporkan hasil penilaian; dan
  8. memanfaatkan laporan hasil penilaian.
Pengertian RPP K13

komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Setiap guru di setiap satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP untuk kelas  di  mana  guru  tersebut  mengajar  (guru  kelas)  di  SD  dan  untuk  guru  mata pelajaran yang diampunya untuk guru SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK. Pengembangan RPP, sebaiknya dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran,   dengan   maksud   agar   RPP   telah   tersedia   terlebih  dahulu   sebelum pelaksanaan pembelajaran. Pengembangan RPP dapat dilakukan secara mandiri atau secara berkelompok. Pengembangan RPP yang dilakukan oleh guru secara mandiri dan/atau secara bersama-sama melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di dalam satu sekolah difasilitasi dan disupervisi kepala sekolah atau guru senior yang ditunjuk oleh kepala sekolah. Pengembangan RPP yang dilakukan oleh guru secara berkelompok melalui MGMP antar sekolah atau antar wilayah dikoordinasikan dan disupervisi oleh pengawas atau dinas pendidikan kota/kabupaten atau propinsi.

Untuk Contoh - Contoh RPP Revisi terbaru bisa bapak ibu guru unduh melalui link di bawah ini

RPP SD K13 Revisi 2017 dan 2018

Juknis Pedoman Kepala Sekolah Prestasi Tahun 2019

Juknis Pedoman Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2019
Kegiatan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2019 merupakan salah satu program Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang Berprestasi dan Berdedikasi. 

Program ini merupakan wujud nyata bahwa pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional melalui apresiasi bagi kepala sekolah yang memiliki keteladanan dalam pengembangan sekolah yang berdampak terhadap peningkatan pendidikan yang berkemajuan.

Tema Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional Tahun 2019 adalah Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi yang mampu Mewujudkan Pendidikan Berkemajuan. Ruang lingkup kegiatan pemilihan tersebut berkaitan dengan aspek kepemimpinan dan manajemen pengelolaan sekolah antara lain membangun budaya literasi di satuan pendidikan, meningkatkan kepemimpinan pembelajaran Abad ke-21, optimalisasi peran tripusat pendidikan (sekolah, keluarga, dan masyarakat) dalam penguatan pendidikan karakter, inovasi, dan integritas tata kelola satuan pendidikan.

Juknis dan Pedoman Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2019 ini merupakan acuan dalam pelaksanaan pemilihan pada tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional. Penyempurnaan penyelenggaraan pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi dilakukan melalui evaluasi terhadap penyelenggaraan program yang sama tahun sebelumnya.

Kualitas pelaksanaan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional diharapkan mampu menghasilkan kepala sekolah Berprestasi dan Berdedikasi yang terbaik.

Adapun Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2019 terdiri atas 8 kategori
yaitu:
  1. Kepala SD Berprestasi dan Berdedikasi 
  2. Kepala SMP Berprestasi dan Berdedikasi 
  3. Kepala SMA Berprestasi dan Berdedikasi 
  4. Kepala SMK Berprestasi dan Berdedikasi 
  5. Kepala SD Berprestasi dan Berdedikasi di Daerah Khusus 
  6. Kepala SMP Berprestasi dan Berdedikasi di Daerah Khusus
  7. Kepala SMA/SMK Berprestasi dan Berdedikasi di Daerah Khusus
  8. Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Berprestasi dan Berdedikasi

Tahapan Pelaksanaan Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2019

Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2019 dilaksanakan secara bertahap mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi sampai nasional sebagaimana tertera pada Gambar di bawah ini
Tahapan Pelaksanaan Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2019


Jadwal Pelaksanaan Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2019

  1. Pelaksanaan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi tingkat kabupaten/kota selesai dilaksanakan paling lambat akhir bulan April 2019.
  2. Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi tingkat provinsi selesai dilaksanakan paling lambat tanggal 5 Juli 2019.
  3. Registrasi secara online peserta Tendik Berprestasi dan Berdedikasi dibuka mulai tanggal 25 Juni sd 23 Juli 2019
  4. Usulan peserta pemilihan dari provinsi diterima oleh Panitia Penyelenggara Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi tingkat nasional paling lambat 23 Juli 2019
  5. Pelaksanaan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional di laksanakan tanggal 12 sd 19 Agustus 2019.
Untuk lebih jelasnya, silahkan bapak ibu unduh Draf berupa PDF Pedoman Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2019 melalui tautan di bawah ini


Rekomendasi kami:

JUKNIS / Pedoman GURU SMP Prestasi Tahun 2019

Pedoman Guru SMP Prestasi Tahun 2019
Pemilihan Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019 diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi guru SMP di Indonesia. Peningkatan kompetensi ini diharapkan akan berdampak positif terhadap karier guru dan mutu
pendidikan.

Pemilihan Guru SMP Berprestasi Tahun 2019 dengan tema "Membangun Guru Pendidikan Dasar yang Unggul untuk Meningkatkan Pembelajaran Abad 21 dan Era Revolusi lndustri 4.0" merupakan salah satu program yang diluncurkan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Program ini merupakan salah satu bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Kegiatan Pemilihan Guru SMP Berprestasi merupakan agenda tahunan, yang merupakan wujud nyata pemerintah untuk memberikan perhatian dan penghargaan dalam meningkatkan karier guru, sebagaimana diamanatkan dalam  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Secara teknis, kegiatan ini dilaksanakan secara bertingkat, yaitu mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, sampai dengan tingkat nasional. Kegiatan Pemilihan Guru SMP Berprestasi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kompetensi dan pengembangan karier guru sebagai agen pembelajaran. Pemilihan Guru SMP Berprestasi dilakukan dengan maksud untuk meningkatkan motivasi, dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme guru.

Guru SMP berprestasi adalah  guru yang  memiliki  kinerja dan kompetensi  pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang memenuhi dan/atau melampaui  Standar Nasional Pendidikan dan pantas  menjadi suri  teladan  bagi  peserta didik sesama pendidik,  tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

Alur penyelenggaraan Guru SMP Prestasi Tahun 2019

Alur penyelenggaraan kegiatan Pemilihan Guru SMP Berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat  nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan pada bagan berikut.
Alur Penyelenggaraan Guru SMP Prestasi

Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru SMP Prestasi Tahun 2019

Untuk Jadwal Pemilihan Guru SMP Prestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat  nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan pada gambar berikut.
Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru SMP Prestasi Tahun 2019

Aspek Penilaian Guru SMP Prestasi Tahun 2019

Aspek  yang  dinilai dalam Pemilihan Guru SMP Berprestasi yaitu  kinerja guru, kompetensi, dan wawasan kependidikan, yang  mencakup:
  1. dokumen  portofolio, 
  2. penilaian kinerja guru & video pembelajaran, 
  3. tes tertulis, 
  4. laporan penelitian dan artikel ilmiah, serta 
  5. paparan artikel ilmiah dan tanya jawab

Teknik Penilaian Guru SMP Prestasi Tahun 2019

Teknik penilaian terhadap aspek yang dinilai dilakukan sebagai berikut.
1. Dokumen Portofolio
Dokumen portofolio dinilai menggunakan instrumen yang diadaptasi dari model penilaian sertifikasi guru.

2. Penilaian Kinerja Guru dan Video Pembelajaran
Video pembelajaran dinilai dengan teknik skoring terhadap aspek kesesuaian pembelajaran dengan  RPP  dan silabus, tahapan  dalam pembelajaran, dan inovasi  dalam pembelajaran. Penilaian kinerja guru dilakukan oleh kepala sekolah atau guru senior yang diberikan tugas sebagai penilai PKG.

3. Tes Tertulis
Tes tertulis dalam bentuk soal pilihan ganda dan esai. Tes kepribadian dalam bentuk soal pilihan ganda.

4. Laporan Penelitian dan Artikel Ilmiah 
Penilaian terhadap  laporan  penelitian dan  artikel ilmiah menggunakan teknik skoring terhadap komponen-komponen  kejelasan judul, sistematika/teknik  penulisan, kejelasan masalah, metodologi, ketajaman analisis dan pembahasan,  daftar pustaka, penggunaan bahasa.

5. Paparan Karya Ilmiah dan Tanya Jawab
Paparan karya ilmiah dan tanya jawab dinilai dengan teknik  observasi  terhadap paparan penyaji. Tanya jawab digunakan untuk menilai penguasaan materi dan kemampuan berinteraksi dan  berkomunikasi.

File berupa PDF tentang Juknis dan Pedoman Guru SMP berprestasi Tahun 2019 bisa bapak ibu guru unduh secara gratis melalui tautan di bawah ini,

Pedoman Guru Prestasi SMP Tahun 2019 - File PDF


Ini dia JUKNIS Pedoman Guru Prestasi Terbaru tahun 2019

Pedoman Guru Berprestasi Tahun 2019
Pemilihan Guru Sekolah Dasar (SD) Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019 diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dan menumbuhkan keteladanan guru SD di Indonesia. Peningkatan kompetensi ini diharapkan akan berdampak positif terhadap karier guru dan mutu pendidikan secara nasional. 

Pemilihan Guru Prestasi Tahun 2019 dengan tema "Membangun Guru Pendidikan Dasar yang Unggul untuk Meningkatkan Pembelajaran Abad 21 dan Era Revolusi lndustri 4.0" merupakan salah satu program yang diluncurkan oleh pemerintah, dalelam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Program ini merupakan salah satu bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. 

Guru adalah  pendidik  profesional  dengan  tugas  utama  mendidik,  mengajar,  membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.  Sehingga diharapkan mampu menghasilkan  lulusan  yang cerdas, berkualitas,  berdaya  saing,  berakhlak  mulia  dan berbudi pekerti luhur. Era global menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi, baik pada tataran nasional, regional, maupun internasional. Selaras dengan kebijakan pembangunan yang meletakkan  pengembangan   sumber  daya  manusia  (SDM)  sebagai  prioritas  pembangunan nasional, kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan  SDM yang berkualitas dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 saat ini.

Untuk  melaksanakan   tugasnya,   guru  harus  memiliki  kompetensi  profesional,  pedagogik, kepribadian dan sosial  yang dapat diandalkan sehingga menjadi teladan bagi siswa, keluarga, dan  masyarakat.   Pemilihan   guru   sekolah   dasar   (SD)   berprestasi   dimaksudkan   untuk meningkatkan   motivasi,   dedikasi,   loyalitas,  dan  profesionalisme   guru  yang  diharapkan berpengaruh positifterhadap peningkatan kinerja dan prestasi. Peningkatan kinerja dan prestasi guru dapat dilihat dari kualitas  lulusan satuan pendidikan.  Pemerintah memberikan perhatian terhadap guru, khususnya  Guru SD yang berprestasi.  Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor  14 Tahun  2005 tentang  Guru dan Dosen,  Pasal  36 ayat (1)  mengamanatkan  bahwa "Guru yang berprestasi,  berdedikasi  luar  biasa,  dan/atau  bertugas  di daerah  khusus  berhak memperoleh penghargaan".

Dengan ditetapkannya  undang-undang  dimaksud,  penghargaan  kepada  Guru SD  Berprestasi menjadi  lebih  baik.  Pemberian  penghargaan  itu  dilakukan  berdasarkan  tingkat,  jenis,  dan jenjang  satuan pendidikan.  Penghargaan  dapat diberikan  oleh  pemerintah  pusat,  pemerintah daerah,  masyarakat,   organisasi   profesi,   dan/atau   satuan  pendidikan.   Penghargaan   dapat diberikan pada tingkat sekolah, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, dan tingkat nasional. Salah  satu  bentuk  penghargaan   bagi  guru  berprestasi   adalah  dengan  menyelenggarakan pemilihan guru berprestasi.  Penyelenggaraan  pemilihan  guru berprestasi dilaksanakan  secara bertingkat, mulai tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, sampai tingkat nasional.

Prinsip penyelenggaraan pemilihan  Guru  Sekolah  Dasar  Berprestasi  tahun  2019  adalah sebagai berikut.

  1. Kompetitif, yakni pelaksanaan pemilihan guru berprestasi berdasarkan persaingan yang sehat (seleksi) di semuajenjang, bukan berdasarkan penunjukan atau pemerataan.
  2. Objektif, yakni mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru sekolah dasar berprestasi    pada   semua   tingkatan,   baik   di   tingkat   sekolah,   kecamatan, kabupaten/kota, provinsi  maupun  tingkat  nasional   dilaksanakan   secara  adil,  tidak diskriminatif, dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan.
  3. Transparan,  yakni  mengacu  pada  proses  yang  memberikan  peluang  kepada  semua pemangku  kepentingan   untuk  memperoleh   akses  informasi  tentang  penilaian  dan penetapan predikat guru sekolah dasar berprestasi pada semua tingkatan,  sebagai suatu sistem yang meliputi masukan, proses, dan hasil penilaian.
  4. Akuntabel, yakni mengacu pada proses penilaian dan penetapan predikat Guru Sekolah Dasar berprestasi  pada  semua tingkatan  yang  dapat  dipertanggung-jawabkan  kepada semua pemangku kepentingan pendidikan, baik secara akademik maupun administratif.
Sedangkan sasaran Pemilihan  guru  sekolah  dasar berprestasi  tingkat  nasional  diikuti  oleh  34  peserta  yang mewakili 34 provinsi (1 peserta mewakili 1 provinsi) dengan ketentuan sebagai berikut.
  1. Peserta pemilihan guru sekolah dasar berprestasi tingkat kecamatan adalah Guru Sekolah Dasar berprestasi pada tingkat satuan pendidikan.
  2. Peserta  pemilihan   guru  sekolah   dasar  berprestasi   tingkat   kabupaten/kota   adalah peringkat I guru sekolah dasar berprestasi pada tingkat kecamatan.
  3. Peserta pemilihan  Guru Sekolah Dasar berprestasi  tingkat provinsi  adalah peringkat  I guru sekolah dasar berprestasi pada tingkat kabupaten/kota.
  4. Peserta pemilihan  Guru Sekolah Dasar berprestasi tingkat nasional adalah guru sekolah dasar berprestasi  terbaik dari tiga peserta finalis (peringkat I, II, dan III)  tiap provinsi berdasarkan hasil evaluasi oleh dua orang penilai dari Kemdikbud dan satu orang penilai dari perwakilan  dinas pendidikan provinsi setempat.
Persyaratan peserta  pemilihan guru  sekolah  dasar  berprestasi  mulai  dari  tingkat  satuan pendidikan sampai  dengan  tingkat  nasional  terdiri  atas persyaratan akademik,  persyaratan administratif, dan persyaratan khusus.

1. Persyaratan Akademik Guru Prestasi

  1. a. Peserta memiliki kualifikasi akademik minimal  sarj ana (S-1) atau diploma empat (D- IV) sesuai dengan  mata pelajaran di sekolah  dasar.
  2. b. Peserta memiliki sertifikat  pendidik.

2. Persyaratan Administratif Guru Prestasi

  1. Mengajar di sekolah  negeri  atau swasta dan tidak  sedang  mendapat  tugas tambahan sebagai  kepala   sekolah   atau  sedang  dalam  proses  pengangkatan  sebagai  kepala  sekolah atau sedang dalam transisi  alih tugas ke unit kerja lainnya.
  2. Aktif melaksanakan proses  pembelajaran yang dibuktikan dengan  surat keterangan dari kepala  sekolah.
  3. Mempunyai  masa  kerja sekurang-kurangnya  8  (delapan)  tahun  sebagai  guru  secara terus-menerus sampai  saat diajukan sebagai  calon peserta,  yang dibuktikan dengan SK    Calon    Pegawai     Negeri     Sipil    (CPNS)     atau    SK    Pengangkatan   dari yayasan/pengelola bagi guru bukan Pegawai Negeri  Sipil (PNS) serta mencantumkan NUPTK  pada dokumen  portofolio.
  4. Melaksanakan  beban   mengajar   sekurang-kurangnya   24  jam   per  minggu   yang dibuktikan dengan  fotokopi  SK Mengajar dari Kepala  Sekolah.
  5. Tidak  pernah   dikenai   hukuman  selama  3   (tiga)  tahun  terakhir   yang  dibuktikan dengan surat  keterangan  dari  kepala  sekolah   yang  diketahui   oleh  kepala  dinas pendidikan kabupaten/kota.
  6. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan  oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah pada tahun 2018 atau selambat-lambatnya awal tahun 2019 (format Penilaian  Kinerja Guru terlampir).
  7. Melampirkan bukti  partisipasi sebagai  pengurus  dalam  organisasi  kemasyarakatan berupa  surat keterangan atau bukti fisik, yakni rekomendasi dari penanggung jawab organisasi  kemasyarakatan yang disahkan  oleh kepala sekolah selama 2 (dua) tahun terakhir.
  8. Melampirkan  surat  rekomendasi  dari  Kepala   Sekolah  bahwa  yang  bersangkutan merupakan hasil seleksi  dari tingkat  satuan pendidikan.
  9. Melampirkan Surat Keputusan Camat atau Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan tentang hasil seleksi  guru SD berprestasi  peringkat I tingkat kecamatan untuk seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota.
  10. Melampirkan Surat Keputusan Bupati/Walikota atau Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota tentang  hasil  seleksi  guru  SD  berprestasi   peringkat  I   tingkat kabupaten/ kota untuk seleksi guru berprestasi tingkat provinsi.
  11. Melampirkan  Surat Keputusan  Gubernur  atau Kepala Dinas  Pendidikan  Provinsi tentang hasil seleksi guru SD berprestasi peringkat I, II dan III tingkat  provinsi untuk seleksi guru berprestasi tingkat nasional.
  12. Melampirkan  surat pernyataan  yang menyatakan  bahwa  yang bersangkutan  belum pernah menjadi finalis  seleksi guru SD berprestasi  tingkat  nasional dalam 3  (tiga) tahun terakhir (format pakta integritas terlampir).
  13. Melampirkan   surat  pernyataan  tidak  sedang  mengikuti  lomba  tingkat  nasional lainnya  yang  diselenggarakan   oleh  Kemendikbud   pada  tahun  yang   sama  dan diketahui kepala sekolah.
  14. Jika terjadi penggantian finalis tingkat nasional, penggantinya  (peringkat II atau III tingkat  provinsi)  harus  menyertakan  rekomendasi  dari  Gubemur/  Kepala  Dinas Pendidikan Provinsi.

3.   Persyaratan Khusus Guru Prestasi

Peserta pemilihan guru sekolah dasar berprestasi wajib:
A. Membuat  portofolio  3   (tiga)  tahun  terakhir  sesuai  dengan  contoh  format  pada lampiran pedoman ini. Semua dokumen portofolio yang sudah diterima oleh panitia pusat adalah final.
B. Membuat dan menyerahkan karya tulis ilmiah dalam bentuk laporan hasil penelitian atau laporan best practices  beserta artikelnya sesuai  dengan format pada lampiran. Karya tulis ilmiah yang disusun akan dipresentasikan  pada pemilihan  guru sekolah dasar  berprestasi  mulai  dari  tingkat  kecamatan  sampai  dengan  tingkat  nasional. Karya ilmiah tersebut merupakan karya sendiri yang dibuktikan dengan pemyataan orisinalitas  di atas kertas bermeterai Rp6.000,00  (enam ribu rupiah) dan diketahui oleh kepala sekolah (format terlampir).
C. Memiliki   kinerja   dan  kompetensi   minimal   'baik'   dengan   melampirkan   hasil Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan/atau tugas tambahan  sesuai dengan SK Kepala Sekolah basil PKG Tahun 2018 atau penilaian formatif 2019 dengan menggunakan instrumen sebagaimana tertuang dalam Permendiknas Nomor 3 5 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Laporan  Hasil  PKG  dan/atau  tugas  tambahan   guru   lainnya  berdasarkan  hasil observasi tugas utama guru pada satuan pendidikan dengan menggunakan ketentuan Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010 yang meliputi:
  1. Rekap hasil PK guru kelas/mata pelajaran,  yang ditandatangani  oleh guru yang dinilai, penilai, dan kepala sekolah;
  2. Format hasil nilai per kompetensi  yang memuat  skor per indikator dalam  satu kompetensi,  untuk  semua kompetensi  (misal untuk guru kelas/mata  pelajaran adalah 14 kompetensi atau untuk guru BK 17 kompetensi);
  3. Format   Hasil    Sebelum    Pengamatan,    Selama   Pengamatan,    dan   Setelah Pengamatan;
  4. Format Hasil Pemantauan dan Jumal Hasil Pemantauan (dapat ditambahkanjika ada); dan
  5. Format Verifikasi Hasil Penyekoran Indikator dan Penilaian setiap kompetensi (dapat ditambahkanjika ada).
D. Mengikuti tes tulis yang diselenggarakan oleh panitia mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional.
E. Untuk guru berprestasi tingkat nasional wajib membuat dan menyerahkan video pembelajaran dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. video pembelajaran mengacu pada ketentuan pembuatan video pada lampiran pedoman ini;
  2. melampirkan RPP dan silabus untuk materi pelajaran yang direkam serta penjelasan tentang rekaman proses pembelajaran yang disajikan.
E. Untuk guru berprestasi tingkat nasional wajib melampirkan deskripsi diri guru yang menjelaskan  keunggulan  dan kebanggaan  pribadi  guru tersebut  atas  prestasi  dan kontribusi  yang  telah  dihasilkannya.  Deskripsi  diri  ini  dapat  dianggap  sebagai pemyataan  atas pengalaman  bermakna terkait dalam pelaksanaan  tugas pokok dan fungsinya  sebagai guru, sehingga ia layak mengajukan dirinya sebagai calon guru berprestasi tingkat nasional.

File selengkapnya mengenai Pedoman Pemilihan Guru Sekolah Dasar Berprestasi  Tingkat Nasional Tahun 2019 bisa bapak ibu guru unduh melalui tautan di bawah ini

Pedoman Guru Prestasi Terbaru tahun 2019 - File PDF

Alamat Cek INFO GTK Tahun 2018 (TERBARU)

Lembar Info PTK atau Lapor Tunjangan Dikdas (LTD) ialah fasilitas bagi guru/PTK yang disediakan oleh Direktorat P2TK Dikdas untuk membantu guru melakukan pengecekan hasil verifikasi data yang telah dikirim melalui sinkron aplikasi Dapodik.

Informasi terkait Data Guru dan Tenaga Kependidikan calon penerima aneka tunjangan seperti tunjangan sertifikasi ataupun tunjangan fungsional guru dalam semester 1 tahun ajaran 2017/2018
periode Juli s/d Desember 2017. Berikut Panduan untuk Mengecek Validasi Data PTK di Laman Info GTK Tahun 2017

https://www.dapodik-bangkalan.com/2017/10/cara-cek-info-gtk-melalui-sim-pkb-guru.html


1. Silahkan mengakses Halaman Login INFO GTK di situs http://info.gtk.kemdikbud.go.id/ atau melalui link berikut : INFO GTK KEMDIKBUD


2. Setelah muncul di Halaman Login Info GTK, maka untuk bisa masuk ke dalam halaman verifikasi data guru/PTK caranya ialah sebagai berikut ini:
a.  Masukkan NUPTK sebagai UserID
b.  Masukkan tanggal lahir sebagai password dengan format penulisan YYYYMMDD di mana:
     i.  YYYY= tahun lahir 4 digit
     ii. MM = bulan 2 digit
     iii.DD = tanggal lahir
     iv. Contoh:
     v. Tanggal lahir 10 januari 1968 maka cara menuliskannya ialah 19680110
c. Langkah selanjutnya ialah masukkan kode captcha yang berada di bawah password dengan benar.
d. Lakukan klik pada tombol “submit” kemudian silahkan tunggu laman verifikasi data termuat dengan sempurna
e. Jika masih terdapat ketidaksesuaian data di lembar info ptk dengan data asli, maka lakukan pengecekan data di aplikasi dapodik, segera lakukan perbaikan data dan lakukan proses sinkron ulang pada aplikasi dapodiknya.

Informasi penting terkait INFO GTK untuk Periode Juli - Desember Tahun 2017 

Bagi Guru PNS dan telah memiliki sertifikat pendidik harap memperhatikan antara lain :
1. Entry Gaji Pokok Berkala pada DAPODIK sudah sesuai dengan SK KGB yang berlaku dan jangan sampai nanti ada kesalahan pada penerbitan SK yang berakibat dinas pendidikan salah dalam hal realisasi
2. Entry NIP nya jangan sampe kebalik2 ya
3. Status aktif dan memiliki jabatan fungsional guru pada database BKN .. krn jika nga aktif dan bukan guru maka proses penerbitan SKTP akan di pending hingga ada klarifikasi dari guru ke BKD/BKN


Berikut cara cek INFOGTK terbaru yang hanya dapat di akses melalui link SIM PKB :


https://www.dapodik-bangkalan.com/2017/10/cara-cek-info-gtk-melalui-sim-pkb-guru.html

Cara Download Kisi-kisi dan Daftar Calon PLPG 2017 di kemdiknas

Kali ini saya bagikan cara untuk mengunduh kisi-kisi materi PLPG Tahun 2017 dan Daftar Peserta/Calon PLPG 2017. Tentunya bapak/ibu guru penasaran dan penuh harap, apakah sudah terjaring ke daftar Calon Peserta PLPG untuk tahun 2017 ini. Nah bagi yang penasara, Bapak/Ibu guru bisa langsung mengeceknya di laman resmi PLPG 2017 yaitu: http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php. kemudian klik menu Daftar Peserta/Calon PLPG 2017


Kemudian, silahkan masukkan NUPTK Bapak/Ibu Guru. Setelah itu baru muncul Nomor Peserta Dan Nilai UKG


Untuk pengumuman resmi Calon Peserta PLPG Tahun 2017 juga bisa dilihat di Dinas Pendidikan Kabupaten setempat dalam bentuk Form A1yang akan di cetak oleh Admin Dinas Pendidikan


Sedangkan untuk mengunduh Kisi-kisi, tinggal klik menu Kisi-kisi Materi PLPG 2017 kemudian pilih materi yang sesuai dengan Bidang studi Bapak/Ibu Guru selanjutnya tinggal klik unduh dan secara otomatis akan mengunduh file Kisi-kisi PLPG 2017.

DOWNLOAD APLIKASI Konsorsium Sertifikasi Guru KSG PLPG 2018


Bagi rekan-rekan guru yang mengikuti atau menjadi Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2018 pasti sedang disibukkan dengan mempersiapkan segala macam berkas-berkas untuk mengikuti pelaksanaan tersebut. Dan yang menjadi salah satu syarat utama untuk mengikuti Sertifikasi Guru Tahun 2017 adalah melakukan aktivasi secara online di website Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). 

Selain itu juga, setelah melakukan Proses aktivasi di website Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG), Guru akan mendapatkan akses login yang nantinya bertujuan untuk mendapatkan informasi baik itu informasi biodata diri dan informasi-informasi lainnya.

Agar memudahkan proses Aktivasi, dan Login di website Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG), saya sudah mempersiapkan sebuah aplikasi Smarthphone yang bisa Bapak/Ibu unduh secara gratis di bawah postingan ini.

Aplikasi ini merupakan karya dari pemilik Gurusd.net, sebuah website besar tentang pendidikan di Indonesia. Perlu diketahui aplikasi KSG PLPG bukan resmi dari kemdikbud. Aplikasi ini hanya bertujuan mempercepat ke arah link Sertifikasi Guru Tahun 2018 yaitu Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) agar lebih mudah tanpa harus melalui browser.

Untuk Langkah-langkahnya, tinggal mengunduh melalui link unduhan di bawah ini, kemudian instal di SmarthphoneBapak/Ibu.

Berikut Link unduhan APLIKASI KSG PLPG (apk)

Link1 / Link2

Selain menggunakan link di atas, bagi yang mengakses laman ini menggunakan smartphone, bisa mengunduhnya langsung dari Play Store dengan Link INI

PPG

Rapor

SOAL-SOAL