Dapodik Bangkalan: panduan
Tampilkan postingan dengan label panduan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label panduan. Tampilkan semua postingan

Cara Download dan Registrasi Prefill EDS (Nasional dan Reguler)

Cara Download dan Registrasi Prefill EDS (Nasional dan Reguler)
Cara Download dan Registrasi Prefill EDS (Nasional dan Reguler) - Assalamu'alaikum Wr. Wb. salam satu data untuk semua Operator di seluruh Indonesia. Pada postingan ini saya akan membagikan cara untuk mengunduh dan registrasi aplikasi PMP atau yang saat ini berganti nama menjadi Aplikasi EDS Dikdasmen.

Untuk bisa mengerjakan aplikasi EDS Dikdasmen Offline, terlebih dahulu kita diwajibkan untuk mengunduh Prefill PMP dan dilanjutkan dengan Meregistrasikannya. Cara untuk mengunduh Prefill PMP ini ada 2 cara, yaitu Cara reguler dan Cara Nasional.

untuk Cara Unduh dan instal Prefill EDS Secara reguler, bisa membaca malalui tautan https://www.dapodikbangkalan.net/2019/11/cara-mudah-instal-aplikasi-eds-pmp-offline.html

Berikut Panduan Download Prefill Nasional dan Registrasi Aplikasi EDS / PMP Offline

1. Pastikan di Laptop sudah terinstal aplikasi EDS Dikdasmen.

1. Silahkan unduh prefill EDS / PMP melalui laman http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan

2. pada kolom pencarian, Masukkan NPSN Sekolah bapak/Ibu kemudian klik enter

3. maka akan muncul data sekolah kemudian klik unduh Prefill
Prefill PMP

4. langkah selanjutnya, pindahkan file prefill EDS tersebut ke dalam folder C:Prefill_dapodik
Prefill EDS

5. Buka Aplikasi EDS Dikdasmen (PMP Offline) dan mulai proses registrasi
untuk kolom email dan kata sandi, jika di cara reguler kita meggunakan email dan kata sandi dapodik, maka hasil generate prefill secara nasional menggunakan email dan sandi berbeda,
untuk email wajib kita masukkan u_prefill_pmp dan untuk kata sandi kita masukkan p4ssw0rd_pmp. Sedangkan Kode Registrasi silahkan masukkan sesuai dengan Koreg masing-masing sekolah. lebih jelasnya cek gambar di bawah ini:
Prefill EDS PMP Offline
6. Selanjutnya, silahkan klik registrasi dan tunggu sampai selesai, registrasi berhasil ditandai dengan dialihkannya ke halaman login.

7. terakhir, silahkan login menggunakan email dan password DAPODIK. Selesai

jika masih terdapat kendala atau pertanyaan seputar postingan ini, silahkan berkomentar di bawah ini. Terimakasih.

Cara Mudah Instal Aplikasi EDS Dikdasmen (PMP Offline)

cara download dan instal aplikasi EDS OFFLINE
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Tepat di tanggal 11 November 2019 Aplikasi yang sudah ditunggu-tunggu oleh Operator di seluruh Indonesia akhirnya rilis dengan nama Aplikasi EDS DIkdasmen Versi 2019.11. Ditjen Dikdasmen telah merilis Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan tahun 2019 yang terdiri dari Aplikasi Web Portal PMP, EDS Dikdasmen Daring, Supervisi Mutu, dan Manajemen PMP. Aplikasi tersebut dapat diakses dengan metode dalam jaringan (daring). Melihat kondisi jangkauan internet yang masih beragam pada sekolah-sekolah di beberapa wilayah Indonesia, Ditjen Dikdasmen merilis Aplikasi PMP Offline atau yang sekarang disebut Evaluasi Diri Sekolah dengan metode luar jaringan (luring) atau Aplikasi EDS Dikdasmen Offline.

Melalui Postingan ini saya jelaskan disertai gambar tentang cara download dan instal aplikasi EDS Offline 2019. semoga panduan ini bisa bermanfaat bari rekan-rekan Operator sekalian.

Cara Download dan Instal Aplikasi EDS Offline.

1. Pastikan di komputer/laptop rekan-rekan Operator sudah terinstall Aplikasi Dapodik (saat ini versi Dapodik 2020.a)
Versi aplikasi dapodik


2. Unduh Aplikasi EDS Dikdasmen Offline pada laman pmp.kemdikbud.go.id/unduhan atau menggunakan link alternatif ini : Aplikasi EDS versi 2019.11
Aplikasi EDS Dikdasmen 2019
3. Setelah berhasil mengunduh Aplikasi EDS Offline 2019, lakukan proses instal. (jangan lupa klik kanan - Run As Administrator)
langkah Awal Instal Aplikasi EDS Offline
Instal Aplikasi EDS PMP OFFLINE

4. Langkah selanjutnya, agar kita bisa login ke Aplikasi PMP / EDS Offline tersebut, silahkan unduh prefill PMP dengan menggunakan username, password, dan kode registrasi Dapodikdasmen pada laman pmp.kemdikbud.go.id/unduhan.
LINK PREFILL EDS


5. Kemudian pindahkan Prefill PMP yang sudah diunduh ke folder C:\prefill_dapodik
6. Buka Aplikasi EDS Dikdasmen Offline dan lakukan proses registrasi seperti Aplikasi Dapodikdasmen
Proses Registrasi Aplikasi EDS Offline

7. Setelah melakukan proses registrasi silahkan Login ke Aplikasi EDS Dikdasmen Offline dengan menggunakan akun Dapodik.
Tampilan Aplikasi EDS OFFLINE
8. setelah tampil halaman beranda seperti gambar di atas, artinya rekan-rekan sudah berhasil menginstal Aplikasi PMP/EDS Offline Tahun 2019.

Panduan Manual Aplikasi EDS Dikdasmen 2019



Rekomendasi saya:
Cara Download dan Registrasi Prefill PMP EDS Dikdasmen

Demikian yang dapat saya bagikan. Semoga bermanfaat.
Nantikan postingan selanjutnya, yaitu Step by Step pengisian lengkap Aplikasi EDS Offline.

Juknis dan Panduan Penilaian K13 Jenjang Sekolah Dasar (SD) 2019

Untuk mengukur keberhasilan proses dan hasil belajar peserta didik, diperlukan teknik dan instrumen evaluasi yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang harus dikuasai peserta didik. Kompetensi yang harus dikuasai peserta didik memiliki karakteristik yang beragam. Karakteristik kompetensi berupa pengetahuan berbeda dengan karakteristik kompetensi berupa sikap dan keterampilan. Oleh karena itu, seorang guru harus menguasai berbagai macam teknik dan instrumen evaluasi agar bisa memilih, mengembangkan, dan menggunakan instrumen evaluasi dengan tepat untuk mengukur penguasaan kompetensi tertentu secara tepat. 

Penilaian terhadap hasil belajar peserta didik merupakan salah satu kegiatan rutin dalam dunia pendidikan. Penilaian hasil belajar dilakukan antara lain untuk mendiagnosa kekuatan dan kelemahan peserta didik, memonitor perkembangan belajar peserta didik, menilai ketercapaian kurikulum, memberi nilai peserta didik dan menentukan efektivitas pembelajaran. Untuk tujuan-tujuan tersebut dapat digunakan berbagai bentuk dan instrumen penilaian. Namun tes tertulis sampai saat ini masih merupakan instrumen yang dominan digunakan dalam menilai hasil belajar peserta didik.

Pada artikel ini saya akan bagikan File PDF Juknis dan Panduan Penilaian K13 SD/MI Edisi Revisi 2018 yang bisa bapak/ibu guru jadikan acuan penilaian di tahun pelajaran 2019/2020 ini. 
Juknis dan Panduan Penilaian K13 SD 2019

Teknik Penilaian Kurikulum 2013

a. Penilaian Sikap

Penilaian sikap dimaksudkan sebagai penilaian terhadap perilaku peserta didik dalam proses pembelajaran yang meliputi sikap spiritual dan sosial. Penilaian sikap memiliki karakteristik yang berbeda dari penilaian pengetahuan dan keterampilan sehingga teknik penilaian yang digunakan juga berbeda. Dalam hal ini, penilaian sikap lebih ditujukan untuk membina perilaku dalam rangka pembentukan karakter peserta didik.

1) Sikap Spiritual
Kompetensi sikap spiritual (KI-1) yang akan diamati adalah menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.

2) Sikap Sosial
Kompetensi sikap sosial (KI-2) yang akan diamati mencakup perilaku antara lain: jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga, dan negara.

Penilaian sikap terdiri atas penilaian utama dan penilaian penunjang. Penilaian utama diperoleh dari hasil observasi harian yang ditulis di dalam jurnal harian. Penilaian penunjang diperoleh dari penilaian diri dan penilaian antarteman, hasilnya dapat dijadikan sebagai alat konfirmasi dari hasil penilaian sikap oleh pendidik.

b. Penilaian Pengetahuan

Penilaian pengetahuan (KD dari KI-3) dilakukan dengan cara mengukur penguasaan peserta didik yang mencakup dimensi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognisi dalam berbagai tingkatan proses berpikir. 

Prosedur penilaian pengetahuan dimulai dari penyusunan perencanaan, pengembangan instrumen penilaian, pelaksanaan penilaian, pengolahan, dan pelaporan, serta  pemanfaatan hasil penilaian. 

c. Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan (KD dari KI-4) dilakukan dengan teknik penilain kinerja, penilaian proyek, dan portofolio. Penilaian keterampilan menggunakan angka dengan rentang skor 0 sampai dengan 100, predikat, dan deskripsi.

1) Penilaian Kinerja
Penilaian kinerja (performance assessment) adalah penilaian yang menuntut peserta didik untuk mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuannya ke dalam berbagai macam konteks sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Pada penilaian kinerja, penekanannya dapat dilakukan pada proses atau produk.

2) Penilaian Proyek
Penilaian proyek merupakan kegiatan penilaian terhadap suatu tugas yang harus diselesaikan dalam periode/waktu tertentu. Tugas tersebut berupa rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pengumpulan data, pengolahan data, dan pelaporan.

3) Penilaian Portofolio
Portofolio merupakan kumpulan dokumen hasil penilaian, penghargaan, dan karya peserta didik dalam bidang tertentu yang mencerminkan perkembangan (reflektif-integratif) dalam kurun waktu tertentu.

Bagi Bapak Ibu guru yang ingin mempelajari Panduan Penilaian K13 revisi 2018 ini bisa mengunduhnya melalui link yang sudah saya siapkan di bawah ini.

Panduan Lengkap Penilaian K13 SD - simpan

Demikian artikel Juknis dan Panduan Penilaian K13 Jenjang SD TP 2019/2020 yang dapat saya bagikan. Semoga bermanfaat.

3 Tahapan Untuk Mendapatkan NUPTK (Cepat dan Mudah)

3 Tahapan Untuk Mendapatkan NUPTK dengan Cepat dan Mudah
Cara Mendapatkan NUPTK dengan cepat dan Mudah. Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pada kesempatan ini saya akan membagikan informasi terkait cara pengajuan untuk mendapatkan NUPTK bagi Guru atau Tenaga Kependidikan yang belum memiliki NUPTK. Tahapan tersebut saya bagi menjadi 3 tahapan agar bapak/ibu lebih mudah memahaminya.

NUPTK atau singkatan dari Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan merupakan kode referensi yang berbentuk nomor unik bagi pendidik dan tenaga kependidikan sebagai identitas dalam menjalankan tugas pada Satuan Pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. dengan kata lain, jika anda mengajar di satuan pendidikan dibawah naungan Kementrian Pendidikan, agar status sebagai pendidik diakui haruslah memiliki NUPTK. NUPTK diberikan kepada seluruh GTK baik PNS maupun Non-PNS yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud.

Selain sebagai identitas resmi dari Kementrian, NUPTK memiliki banyak manfaat antara lain :
  1. Untuk dapat mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh pemerintah (UKG, PPG, Beasiswa, dll)
  2. Sebagai salah satu Syarat wajib untuk mendapatkan aneka macam tunjangan (sertifikasi, fungsional, terpencil, inpassing, insentif dan yang lainnya)


Juknis Pengajuan NUPTK

Untuk mendapatkan NUPTK, yang pertama kali disimak dan dipelajari adalah Petunjuk Teknis / juknis. Tanpa mempelajari juknis tersebut seorang calon penerima NUPTK akan mengalami kesulitan karena tidak tahu bagaimana cara untuk mendapatkan NUPTK. Juknis yang mengatur pengelolaan NUPTK yaitu Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 yang berisi tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). 

Untuk itu, silahkan pelajari terlebih dahulu Juknis tersebut karena didalamnya terdapat syarat, alur dan cara untuk pengajuan mendapatkan NUPTK. Juknis tersebut bisa Bapak/Ibu unduh melalui tautan berikut ini: PP Nomor 1 Tahun 2018


Syarat-syarat Pengajuan untuk Mendapatkan NUPTK.

Dalam Peraturan No. 1 Tahun 2018 tentang pengeloloaan NUPTK di atas, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh Calon Penerima NUPTK, yaitu: 


1. Sudah terdata di Aplikasi Dapodik.
Pastikan data Bapak/Ibu sudah masuk ke sistem Dapodik, karena untuk pengajuan secara online nantinya menggunakan data base yang bersumber dari Aplikasi dapodik. 

2. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)


3. Ijazah dari pendidikan dasar sampai dengan pendidikan terakhir

Ijazah yang dimaksud disini yaitu Ijazah SD, Ijazah SMP, Ijazah SMA dan Ijazah S1(untuk Ijazah S1 tidak harus linier).

4. Bagi yang berstatus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) melampirkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS atau PNS dan SK penugasan dari Dinas Pendidikan;


5. Bagi yang berstatus Non PNS, wajib mempunyai SK minimal SK Kepala dinas Pendidikan setempat.


Untuk GTT Honor Sekolah mungkin ini Syarat yang paling berat, karena tidak mempunyai SK dari Kepala Dinas Pendidikan. Silahkan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mengusulkan SK Kepala Dinas agar bisa melengkapi Syarat untuk mendapatkan NUPTK.


6. Bagi Guru Tetap Yayasan (GTY), telah mengajar paling sedikit 2 (dua) tahun secara terus menerus.

untuk dapat memperoleh NUPTK, Guru di bawah naungan Yayasan minimal telah mengabdi minimal 2 tahun terakhir.


Setelah Syarat-syarat di atas sudah dipenuhi, selanjutnya saya akan membahas tentang dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengajuan NUPTK baru.

Back to Content

Dokumen yang dipersiapkan

Tahap ke-2 setelah kita pelajari juknis dan Syarat untuk mendapatkan NUPTK, yaitu mempersiapkan dokumen yang nantinya digunakan untuk proses Upload Berkas untuk Pengajuan NUPTK baru secara Online. Dokumen yang dimaksud berupa hasil Scan Dokumen Asli menggunakan format PDF dan ukuran masing-masing file tidak lebih dari 2mb. Adapun file yang dibutuhkan tersebut adalah:
  1. Scan KTP
  2. Scan Ijazah SD
  3. Scan Ijazah SMP
  4. Scan Ijazah SMA
  5. Scan Ijazah S1/D4
  6. Scan SK Pengangkatan Dinas dan Penempatan
dokumen untukmendapatkan NUPTK
Pastikan Dokumen yang di Scan merupakan Dokumen Asli, Bukan Fotocopy / Legalisir / Suket.
Poin no. 5 Wajib Ijazah S1/D4 (bukan Akta 4/IPK/Suket).

Poin no. 6

1. SK pengangkatan awal sebagai guru
2. SK perpanjangan pengangkatan sebagai guru tahun 2017, 2018, dan 2019 (negeri), jika GTY mulai tahun 2016 s/d 2019 
3. SK Pembagian tugas mengajar Tahun pelajaran  2016/2017, 2017/2018, 2018/2019 dan 2019/2020 (lembaga negeri), dan SK Pembagian tugas mengajar Tahun pelajaran 2016/2017, 2017/2018, 2018/2019 dan 2019/2020.
dijadikan 1 file seperti contoh di bawah ini


Langkah selanjutnya setelah menyiapkan File semua Dokumen (1-6) serahkan ke Operator Dapodiknya untuk melakukan Proses Upload Dokumen Pengajuan NUPTK Baru di Verval GTK (tahap-4).




Back to Content


Upload data Pengajuan NUPTK

di Tahapan keempat ini merupakan wewenang Operator Sekolah untuk melakukan Upload Dokumen Pengajuan NUPTK di vervalGTK melalui link vervalptk.data.kemdikbud.go.id. caranya yaitu:

1. Login menggunakan akun yang sudah terdaftar di http://sdm.data.kemdikbud.go.id/

2. Setelah berhasil login,  di menu beranda pastikan PTK yang akan didaftarkan NUPTK tersebut terdapat tulisan Calon Penerima NUPTK disampingnya
Calon Penerima NUPTK

3. Selanjutnya klik Menu NUPTK -> Calon Penerima NUPTK, maka akan muncul daftar PTK yang bisa diajuuan untuk mendapatkan NUPTK. 


Calon Penerima NUPTK


4. klik Unggah Berkas (Upload), maka akan mucul menu untuk memulai proses upload dokumen.
Silahkan upload satu persatu file yang sudah dipersiapkan di tahap ke 2 di atas (6 file). Jika selesai klik OK dan reload browser.

5. Sampai disini tugas OPS, hanya tinggal menunggu status Aproval sampai mendapatkan NUPTK melalui menu Status Penerimaan NUPTK
Status Penerimaan NUPTK
Proses Aproval sampai mendapatkan NUPTK melalui 3 Tahapan.
Tahapan 1 : Aprove Dinas Pendidikan
Tahapan 2 : Approve LPMP / BP Paud-Dikmas
Tahapan 3 : Penerbitan NUPTK oleh PDSPK

jika sudah melalui approve Dinas Pendidikan dan Approve biasanya NUPTK keluar paling lama 2x24jam. Berdasaran Pengalaman, proses Aprove yang lama yaitu di Dinas Pendidikan dan LPMP. Kalau boleh kasih saran, jika rumah Bapak/Ibu berdekatan dengan Dinas Pendidikan/LPMP, silahkan ke tempat tersebut dan menemui adminnya dengan membawa bukti screenshot agar proses Approv dipercepat. 

Terakhir, Jika sudah melalui ke 3 tahapan aproval, maka NUPTK akan Otomatis terbit di menu Status Penerimaan NUPTK. Dan untuk mengeceknya bisa menggunakan link gtk.data.kemdikbud.go.id/Data/Status




Back to Content

Panduan dan Cara mendapatkan NUPTK juga bisa Bapak/Ibu tonton melalui tayangan video berikut


demikian yang dapat saya bagikan seputar Cara Mendapatkan NUPTK dengan Cepat dan Mudah. Semoga Bermanfaat.

Cara Menginput SK Bendahara BOS Sekolah di Dapodik

Panduan Mengisi Bendahara BOS di Dapodik.png
Panduan Mengisi Bendahara BOS di Dapodik - Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di sekolah dapat dilaksanakan secara daring atau luring. PBJ di sekolah yang dilakukan secara daring harus melalui sistem PBJ sekolah yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merancang suatu Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) untuk digunakan dalam PBJ sekolah yang dilakukan secara daring. SIPLah diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan efektifitas serta pengawasan PBJ sekolah yang dananya bersumber dari dana BOS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. SIPLah dirancang untuk memanfaatkan Sistem Pasar Daring (Online Marketplace) yang dioperasikan oleh pihak ketiga.

Secara teknis pengoperasian SIPlah dan aplikasi lain dalam Sistem Elektronik BOS, akan teritegrasi dengan Dapodik. Sasaran/pengguna aplikasi tersebut adalah Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah. Untuk masuk ke aplikasi-aplikasi dalam Sistem Elektronik BOS akan menggunakan akun Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah yang telah dibuat melalui Aplikasi Dapodikdasmen.

Dari hasil pengecekkan data di server Dapodik, diketahui bahwasannya masih banyak sekolah yang belum membuat dan memutakhirkan data akun Kepala Sekolah maupun akun Bendahara Sekolah. Untuk itu pada Artikel ini saya akan membagikan Panduan tentang bagaimana cara mengisi Bendahara BOS di Aplikasi Dapodik.

Cara Membuat Akun dan Mengimput SK Bendahara BOS Sekolah di Aplikasi Dapodik


1. Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator
2. Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Bendahara Sekolah
3. Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”

4. Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK
5. Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”
6 Selanjutnya masuk ke data rinci Bendahara Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Bendahara BOS”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar.  Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.
contoh pengisian Bendahara BOS di Dapodik

7. Terakhir, silahkan sinkron aplikasi Dapodiknya agar perubahan segera masuk ke sistem.
Demikian Informasi seputar Panduan Mengisi Bendahara BOS pada Aplikasi Dapodik. Semoga bermanfaat

Panduan Pengisian E Formasi - Kementerian PANRB

Panduan Pengisian E-Formasi Kementerian PANRB

Aplikasi e-Formasi adalah aplikasi yang dibuat oleh Tim IT Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang dapat diakses secara Online. Sejak tahun 2015, setiap Kementerian / Lembaga / Pemerintah Daerah harus menggunakan aplikasi ini dalam menyusun Formasi. Batas akhir penyusunan formasi adalah setiap akhir bulan maret pada tahun itu, jika tidak maka kebutuhan formasi CPNS unutk tahun itu tidak diberikan.

SURAT MENTERI PANRB TENTANG PENGADAAN ASN TAHUN 2019 - Klik Di sini

Untuk menyusun e-Formasi, maka dibutuhkan admin lokal (Dalam Daerah) yang mempunyai tugas mengisi :
1. Struktur Organisasi
Nama Jabatan
NIP
Kelas Jabatan

2. Analisis Jabatan d a n Analisis Beban Kerja (ABK).tiap-tiap Jabatan dengan Jabatan Struktural (Eselon), Jabatan Fungsional Umum dan Jabatan Fungsional Tertentu (JFU dan JFT).
3. Template Bezzeting.
ABK
Jumlah ASN yang ada
Jumlah ASN yang akan pensiun (2019 s.d 2023)
Usulan Formasi.

Berikut tata cara penggunaan Aplikasi E-Formasi.

A. Halaman Login

1. Buka aplikasi e-Formasi dengan mengunjungi alamat http://formasi.menpan.go.id maka akan muncul tampilan awal e-Formasi.
tampilan e formasi

2. Plik Provinsi kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini :
halaman login e formasi

3. Masukkan ID Pengguna dan Sandi admin lokal yang telah diberikan oleh BKPSDA kabupaten setempat. Lalu klik masuk aplikasi.
4. Maka akan muncul menu seperti gambar bawah ini :
Menu Utama e formasi

B. Halaman Utama

Dalam menu utama, kita akan menemukan menu-menu di bagian atas, yaitu Template Struktur dan Download Dokumen.
halaman utama e formasi

Didalam menu Template Struktur terdapat beberapa pilihan yaitu Struktur Organisasi, Analisa Jabatan, Template Bezzeting, Rincian Usulan Formasi Daftar Pindah Struktur dan Cetak.

C. Halaman Struktur Organisasi

Pilih menu Struktur Organisasi, maka akan muncul tampilan seperti dibawah. Jika ingin melihat bawahan (membuka struktur organisasi keseluruhan, klik pada ikon pada jabatan yang ingin dilihat bawahannya).
Halaman Struktur Organisasi e formasi

Setelah itu, pengguna dapat menambahkan, mengubah, dan menghapus nama-nama jabatan yang ada di dalamnya.

D. Menambah nama jabatan baru

1. Pilih Pimpinan yang akan ditambah bawahannya b. Lalu klik kanan hingga muncul menu pop-up
2. Pilih Tambah Bawahan Baru.
menambah jabatan baru e formasi

3. Akan muncul form pengisian jabatan baru, isilah jabatan sesuai yang akan dibuat.
4. Pengisian jabatan fungsionalumum/pelaksana harus sesuai dengan Daftar Jabatan Pelaksana yang ada pada Permenpan 25 tahun 2016 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi.
5. Jika nama jabatan tidak terdapat pada Daftar Jabatan yang ada, maka dimasukkan nama jabatan yang mendekati, misalnya nama jabatan adalah Bendahara Pengeluaran, dan di Daftar Jabatan yang ada hanya nama jabatan Bendahara. Maka pemangku jabatan tersebut diberikan jabatan Bendahara.
6. Untuk Kelas Jabatan tidak usah diisi karena belum ada evaluasi jabatan.
7. Untuk pengisian Nip jika di jabatan tersebut sudah ada pegawai yang mendudukinya maka Nip harus diisi. Jika tidak ada pegawainya Nip tidak usah diisi. Untuk Jabatan Struktural hanya bisa diisi Nip satu kali sedangkan untuk jabatan JFU / JFT bisa diisi Nip lebih dari satu.
8. Untuk Analisa Jabatan apabila kita sudah membuat analisa jabatannya bisa langusng kita pilih ketik nama analisa jabatan yang dibuat di menu analisa jabatan. Tetapi apabila analisa jabatannya belum dibuat maka kosongkan saja dahulu nanti baru dibuat di menu analisa jabatan.
9. Setelah itu klik simpan, maka akan muncul data jabatan baru, (jika data tidak tampil, maka pilih lagi menu Struktur Organisasi untuk merefresh data.

E. Mengubah jabatan yang sudah ada

1. Pilih jabatan yang akan dirubah.
2. Lalu klik kanan hingga muncul menu pop-up 
3. Pilih Edit.
Mengubah jabatan di e formasi

4. Akan muncul form pengisian jabatan yang akan diisi, isilah jabatan sesuai yang akan diubah.
5. Langkahnya sama dengan cara menambah jabatan baru.

F. Membuat analisa jabatan

cara Membuat analisa jabatan e formasi
LANGKAH MEMBUAT ANJAB BARU
1. Pilih tambah Analisa Jabatan kemudian klik
LANGKAH MEMBUAT ANJAB BARU

2. Buat nama anjabnya dan untuk nama anjab JFU / JFT berikan tanda dinama anjabnya agar memudahkan kita dalam mencari anjab tersebut. Kemudian klik buat.
LANGKAH MEMBUAT ANJAB BARU e formasi

3. Kemudian klik kolom pencarian dipojok atas ketik nama anjab yang kita buat tadi kemudian tekan enter. Maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah.
LANGKAH MEMBUAT ANJAB BARU

4. Lalu klik ubah
CARA  MEMBUAT ANJAB BARU E FORMASI

Maka akan muncul menu seperti diatas. Kemudian isikan data anjabnya ke setiap kolom lau kemudian simpan.
5. Setelah selesai membuat anjabnya maka kembali lagi ke menu Struktur Organisasi kemudian kita masukan analisa jabatan seluruh nama jabatan.
LANGKAH MEMBUAT ANJAB BARU

G. Pengisian Template Bezzeting

1. Klik Menu Template Bezzeting
MENU BEZZETING E FORMASI

Tampilan Menu Template Bezzeting
Tampilan Menu Template Bezzeting

2. Pada tampilan Template Bezzeting ini untuk membuka hingga ke JFU / JFT tekan tombol > pada jabatan yang dikehendaki. Setelah tertuju pada JFU / JFT yang dikehendaki, pilih ABK pada baris data tersebut, seperti ini
3. Klik dua kali untuk memasukkan data ABK, lalu tekan enter untuk mengkonfirmasi, sehingga data akan berubah seperti ini:
Menu Template Bezzeting

4. Selanjutnya kolom yang ada akan menyesuaikan, isi kolom dengan keadaan riil
Struktural/JFU/JFT yang ada misalnya data sebagai berikut:
Bezzeting Kepala Sub Bagian Umum & Kepegawaian
ABK 1
PNS  1
PPPK 0
CPNS 0
RIIL 1

BUP 2017 0 Kekurangan 2017 0
BUP 2018 0 Kekurangan 2018 0
BUP 2019 1 Kekurangan 2019 1
BUP 2020 0 Kekurangan 2020 1
BUP 2021 0 Kekurangan 2021 1

Usul Formasi PNS 0
Usul Formasi PPPK 0
Total ASN 0

Maka data yang dientry adalah sebagai berikut :
Menu Bezzeting EFORMASI

5. Untuk data kekurangan/kebutuhan tidak perlu diisi, sebab secara otomatis data tersebut akan berubah jika kita mengisi data BUP/Pindah.

6. Masukkan seluruh data JFT/JFU pada Instansi Anda, meskipun saat ini belum ada yang mengisi jabatan tersebut, sehingga kebutuhan seluruh jabatan dapat dilihat. Misalkan data sebagai berikut :
JFU Penata Laporan Keuangan
ABK 1
PNS 0
PPPK 0
CPNS 0
RIIL 0

BUP 2017 0 Kekurangan 2017 1
BUP 2018 0 Kekurangan 2018 1
BUP 2019 0 Kekurangan 2019 1
BUP 2020 0 Kekurangan 2020 1
BUP 2021 0 Kekurangan 2021 1

Usul Formasi PNS 1
Usul Formasi PPPK 0
Total ASN 1
7. Sehingga data yang terentry adalah seperti ini isi kolom ABK dan Kolom Usul Formasi:
HASIL MENAMBAH BEZZETING

H. Mencetak hasil Bezzetting

1. Admin Lokal dapat mencetak hasil dari pengisian aplikasi dengan format Excel dan PDF. 
pilih menu cetak di template struktur. Kemudian pilih format excel atau PDF
Cara Mencetak hasil Bezzetting E Formasi

2. Setelah itu akan langsung muncul di tab lain dengan tampilan seperti ini untuk format PDF.
Panduan Mencetak hasil Bezzetting e formasi

3. Dan untuk download format excel kita klik tulisan excel kemudian akan otomatis mendownload file excel nya liat tanda panah warna merah
Cara Download Hasil Bezzeting e formasi

4. Lalu klik file tersebut maka akan muncul format excelnya.
Download Hasil Bezzeting e formas excell

5. Finish tata cara pengunaan aplikasi E Formasi untuk Admin Lokal.

Demikian informasi tentang Tutorial Panduan Pengisian E Formasi Kementerian PAN RB, Semoga bermanfaat.

3 Cara Cepat dan Tepat Mengisi Koordinat Dapodik

Cara Cepat dan Tepat Mengisi Koordinat Lintang Bujur Dapodik
Rekan-rekan Operator dapodik di manapun anda berada, tugas utama seorang operator sekolah di bidang pendataan adalah mengerjakan Aplikasi Dapodik. Sebuah pekerjaan yang lumayan berat karena menyangkut dengan data lembaga meliputi, Sekolah, Sarana dan prasarana, Guru dan Tenaga Kependidikan, Peserta didik, dan lain sebagainya.

Dari sekian banyak tugas operator dalam mengerjakan aplikasi dapodik, mungkin di menu Peserta didiklah yang paling banyak menyita waktu, terlebih saat ini isian Koordinat (Lintang dan bujur) menjadi salah satu item yang wajib diisi khususnya siswa kelas 3 dan 4. Dan bukan tidak mungkin di versi-versi selanjutnya siswa untuk tingkat  kelas yang lain juga diwajibkan untuk mengisi garis lintang dan bujur.

Pengisian menu koordinat berupa lintang dan bujur sebenarnya bisa langsung rekan-rekan kerjakan melalui aplikasi dapodiknya. Hanya saja menurut saya masih terdapat kekurangan diantaranya:
  1. Sulit menemukan lokasi menggunakan Pecarian pada Peta Koordinat dapodik.
  2. Tampilan kurang lengkap dan Spesifik.
  3. Tidak ada tampilan Satelit seperti di Google Maps sehingga menyulitkan untuk mencari lokasi tempat tinggal siswa.
koordinat Lintang dan Bujur di dapodik

Untuk itu, Pada panduan berikut Saya sudah menyiapkan Panduan berupa Video yang sangat lengkap tentang 3 Cara Alternatif yang Cepat dan Tepat untuk Mengisi Koordinat Dapodik baik itu PTK maupun Peserta didik. Dan semoga video ini bisa bermanfaat untuk rekan-rekan Operator  dalam mengisi Koordinat Lintang dan Bujur pada Aplikasi dapodiknya.

Adapun Materi yang ada pada Video di bawah ini meliputi :
1. Cara Cepat Mengisi Koordinat dapodik menggunakan Google MAPS
2. Cara Tepat Mengisi Koordinat dapodik menggunakan Aplikasi Android
3. Cara Cepat dan Tepat Mengisi Koordinat dapodik menggunakan LAN

PPG

Rapor

SOAL-SOAL