Dapodik Bangkalan: sma
Tampilkan postingan dengan label sma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sma. Tampilkan semua postingan

Permendikbud No 18 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS 2019 Terbaru Untuk SD, SMP, dan SMA/SMK

Download Permendikbud No 18 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS 2019 Terbaru Untuk SD, SMP, dan SMA/SMK

Permendikbud No 18 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS 2019 Terbaru Untuk SD, SMP, dan SMA/SMK - Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler atau dikenal dengan Juknis BOS tahun 2019 mengalami pembaharuan melalui lansiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 18 tahun 2019.

Sejatinya pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sudah merilis Juknis BOS 2019 melalui Permendikbud no 3 tahun 2019. Namun pada bulan Mei lalu Mendikbud kembali merilis Permendikbud no 18 tahun 2019 sebagai Perubahan atas peraturan menteri sebelumnya terkait Juknis BOS Reguler.

Sebagai Peraturan yang bersifat perubahan dari peraturan sebelumnya, maka terdapat beberapa point yang mengalami perbaikan. Tentunya perubahan ini diharapkan agar penggunaan dana operasional sekolah lebih baik baik dari segi  penggunaan maupun pelaporan.

Adapun terdapat beberapa poin yang harus diperhatikan dalam penggunaan BOS Reguler kali ini. Salah satunya adalah larangan penggunaan dana BOS untuk beberapa keperluan. Dalam Juknis BOS ini terdapat 18 poin kegiatan dan belanja yang tidak boleh dari dana BOS diantaranya

a. Disimpan dengan maksud dibungakan
b. Dipinjamkan kepada pihak lain
c. Membeli perangkat lunak untuk pelaporan bos dan semacamnya
d. Sewa aplikasi online untuk kegiatan PPDB.
e. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah, seperti karya wisata, study banding, dan sebagainya.
f. Membayar Iuran MKKS, KKKS, KKG, MGMP, dan UPT Kecamatan, Kabupaten, dan semacamnya.
g. Membiayai akomodasi yang diselenggarakan oleh sekolah seperti sewa hotel, sewa gedung, dan lainnya.
h. Membeli seragam, pakaian, sepatu, bagi guru atau peserta didik untuk kepentingan pribadi.
i. Digunakan untuk rehab berat.

Itulah sebagian dari larangan penggunaan dana BOS Reguler. Sejatinya masih banyak larangan lain yang harus dihindari pihak sekolah dalam menggunakan dana operasional sekolah. Oleh karena itu, bagi pihak sekolah, ataupun dinas terkait untuk benar-benar menggunakan dana bos sesuai juknis terbaru. Sehingga tidak ada kesalahan dalam membelanjakannya.

Selain terdapat larangan dalam Juknis BOS Reguler Terbaru 2019 juga terdapat penggunaan, dan beberapa poin penting lainnya yang harus dipahami oleh pihak satuan pendidikan dan dinas terkait. Untuk lebih detil dan rincinya silahkan simak permendikbud No 18 Tahun 2019 berikut terkait Juknis BOS Reguler untuk SD, SMP, SMA, dan SMK terbaru.

Permendikbud No 18 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS 2019 Terbaru 


Download Juknis BOS 2019 (Permendikbud No 18 Tahun 2019) - KLIK DISINI

Itulah link download Juknis Bos 2019 terbaru yang merupakan Permendikbud No 18 tahun 2019. Semoga bermanfaat.

Juknis Dan Tata Cara Penulisan Ijazah Tahun 2019 Untuk SD SMP SMA SMK Lengkap Dengan Contoh

Juknis Pengisian Ijazah Tahun 2019 SD, SMP, SMA< SMK

Juknis Dan Cara Penulisan Ijazah 2019 Untuk SD, SMP, SMA, dan  SMK - Pemerintah melalui Dirjen Pendikan Dasar dan Menengah mengeluarkan petunjuk, Pedoman, serta tatacara Pengisian Blangko Ijazah pada SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2019.

Melalui Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah nomor 0038/D/HK/2019 tentang Pedoman Bentuk, Spesifikasi Teknis, Tata Cara dan mekanisme Pengisian Blangko Ijazah Pada satuan pendidikan Dasar dan Menengah, pemerintah secara resmi mengeluarkan peraturan terkait ijazah, dan pengisiannya.

Dalam peraturan tersebut, Pemerintah menjelaskan secara detil mengenai spesifikasi ijazah tahun 2019. Mulai dari kertas, bingkai, warna baik depan dan belakang, hingga nomor serie Ijazah yang memang menjadi hal penting dalam sebuah ijazah. Sedangkan untuk penulisan, pemerintah juga dangat rinci dalam memberikan petuntuk penulisan ijazah. Adapun petunjuk dan cara penulisan ijazah bisa disimak di bawah ini.

Petunjuk dan Cara Pengisian Ijazah SD, SMP, SMA, SMK Tahun 2019


Pedoman Pengisian Ijazah bagian depan
1. Angka 1 diisi dengan nama sekolah yang bersangkutan Sesuai dengan numenklatur
2. Angka 2 diisi dengan NPSN atau Nomor Pokok Sekolah Nasional.

3. Angka 3 diisi dengan nama kabupaten atau kota. Adapun tanda * berarti coret salah satu antara kabupaten dan kota.
4. Angka 4 diisi dengan nama provinsi
5. Angka 5 diisi dengan Nama siswa pemilik ijazah. Adapun penulisan huruf nama siswa pada ijazah menggunakan (KAPITAL). Sedangkan nama harus sesuai dengan akte kelahiran siswa tersebut, atau bisa menggunakan dokumen ijazah tingkatan sebelumnya.
6. Angka 6 diisi dengan tempat tanggal lahir siswa. Pengisian ini harus berdasarkan akte kelahiran, atau dokumen sah sesuai perundang-undangan. Adapun cara penulisannya adalah: Bangkalan, 26 Januari 2010
7. Angka 7 diisi dengan nama orang tua/ wali siswa
8. Angka 8 diisi dengan nomor Induk Siswa sesaui pada buku induk
9. Angka 9 diisi dengan NISN atau nomor Induk siswa nasional yang terdiri dari 10 digit.
10. Angka 10 diisi nomor peserta ujian. Nomor peserta ujian ini terdiri dari 14 digit, dengan rincian: 1 digit pertama adalah jenjang pendidikan, 2 digit tahun terbit ijazah., 2 digit kode provinsi, 2 digit berisi kode kabupaten/kota, 3 digit kode sekolah, 3 digit nomor peserta. dan 1 digit adalah kode validasi.

11. Angka 11 diisi dengan sekolah penyelenggara Ujian sekolah

Itulah petunjuk pengisian halaman depan ijazah. Sebenarnya masih ada petunjuk berikutnya untuk mengisi halaman depan. Karena dalam petunjuk, terdapat angka nomor yang harus diisi di halaman depan.

Sedangkan untuk halaman belakang ijazah pengisiannya lebih detil lagi. Hal ini dikarenakan pada halaman belakang terdapat nilai-nilai ijazah penyelenggara Kurikulim 2013 dan kurikulum 2006. Termasuk juga dengan pedoman pembulatan angka pada nilai ijazah. Untuk lebih lengkapnya bisa langsung di unduh aturan di bawah ini.

Juknis Penulisan Ijazah SD, SMP, SMA, SMK tahun 2019 - KLIK DISINI


Itulah Peraturan Dirjen Dikdasmen terkait Ijazah tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK. Semua sudah tersaji secara detil. Demikian Juknis Dan Tata Cara Penulisan Ijazah 2019. Semoga Bermanfaat

PERMENDIKBUD NO. 37 Tahun 2018 Tentang KI dan KD SD SMP SMA

PERMENDIKBUD Nomor 37 Tahun 2018 Tentang KI dan KD SD SMP SMA
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti (KI) Dan Kompetensi Dasar (KD) Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Jenjang SD, SMP dan SMA.

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi,  yaitu  (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler. 

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual,  yaitu “Menerima dan menjalankan  ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial,  yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching),  yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik. Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Berikut Cuplikan PERMENDIKBUD NO. 37 Tahun 2018 KI dan KD SD SMP SMA

MEMUTUSKAN:

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 24 TAHUN 2016 TENTANG KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PELAJARAN PADA KURIKULUM 2013 PADA PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH. 

Pasal I
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 971) diubah sebagai berikut:

1. Di antara Pasal 2 dan Pasal 3 disisipkan 1 (satu) Pasal yaitu Pasal 2A sebagai berikut:

Pasal 2A
  • (1) Muatan informatika pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dapat digunakan sebagai alat pembelajaran dan/atau dipelajari melalui ekstrakurikuler dan/atau muatan lokal.
  • (2) Mata Pelajaran Informatika  pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) dimuat dalam Kompetensi Dasar yang digunakan sebagai acuan pembelajaran.
 2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah diubah dengan menambahkan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informatika SMP/MTs pada nomor urut 60 dan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informatika SMA/MA pada nomor urut 61 sehingga menjadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dengan Peraturan Menteri ini.

Selengkapnya, Silahkan unduh file berupa PDF Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 tentang KI dan KD SD SMP SMA melalui link di bawah ini:


PERMENDIKBUD Nomor 37 Tahun 2018 SMA/MA - Klik Di sini

PERMENDIKBUD NO. 36 Tahun 2018 Tentang Perubahan Struktur K13 SMA/MA

PERMENDIKBUD NO. 36 Tahun 2018 Tentang Struktur K13 SMA/MA
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut, ada dua dimensi kurikulum, yang pertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Kurikulum 2013 yang diberlakukan mulai tahun ajaran 2013/2014 memenuhi kedua dimensi tersebut. 

Berikut Cuplikan PERMENDIKBUD NO. 36 Tahun 2018 SMA/MA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANTENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 59 TAHUN 2014TENTANG KURIKULUM 2013 SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH.  

Pasal I
Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 955) diubah sebagai berikut:

1. Di antara Pasal 10 dan Pasal 11 disisipkan 1 (satu) Pasal yaitu Pasal 10A sebagai berikut:

Pasal 10A
(1) Pelaksanaan pembelajaran Informatika sebagai mata pelajaran pilihan dilaksanakan mulai tahun ajaran 2019/2020 sesuai dengan kesiapan sekolah.
(2) Ketentuan mengenai pelaksanaan Mata Pelajaran Informatika sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Menteri.

2. Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah diubah dengan menambahkan mata pelajaran Informatika pada Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah sehingga menjadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dengan Peraturan Menteri ini. 

Pasal II 
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. 
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri  ini dengan  penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Selengkapnya, Silahkan unduh file berupa PDF Permendikbud Nomor 36 Tahun 2018 tentang Struktur Kurikulum 2013/K13 SMA/MA melalui link di bawah ini:

PERMENDIKBUD Nomor 36 Tahun 2018 SMA/MA - Klik Di sini

Jadwal Pelaksanaan UNBK SMP, SMA dan SMK Tahun 2018

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

Adapun Jadwal UNBK 2018 SMP/MTS SMA/MA SMK/MAK sudah resmi dikeluarkan oleh kemdikbud melalui web resmi yaitu https://ubk.kemdikbud.go.id/. Untuk itu diharapkan para pendidik harus mengetahui jadwal resmi dari UNBK Tahun Pelajaran 2017/2018. 

Untuk lebih mempermudah Bapak/ibu mengetahui Jadwal berdasarkan Jenjang Pendidikan, saya sudah siapkan File Lengkap jadwal UNBK mulai dari SMP/MTS SMA/MA SMK/MAK Tahun 2018 beserta POS UN 2018.

Berikut Jadwal UN SMP/MTS SMA/MA SMK/MAK Tahun 2018 File Berupa PDF


PPG

Rapor

SOAL-SOAL