Dapodik Bangkalan: smp
Tampilkan postingan dengan label smp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label smp. Tampilkan semua postingan

Buku Guru dan Siswa Matematika Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

download Buku Guru dan Siswa Matematika Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru dan Siswa Pelajaran Matematika Kelas 9 SMP/Mts Kurikulum 2013 Revisi 2018 - Seperti halnya buku tingkat SD, untuk buku SMP juga mengalami hal revisi atau pembaharuan. Begitu juga dengan waktu revisi SMP yang juga bertahap. Khusus tahun 2018 ada banyak buku SMP revisi yang dirilis oleh pemerintah termasuk juga buku Matematika.

Buku Matematika SMP/MTs K13 baru mengalami revisi sekali. Terbitan pertama Buku Matematika untuk sekolah pelaksana Kurikulum 2013 yakni pada tahun 2015. Sedangkan cetakan kedua atau versi revisi lahir pada tahun 2018.

Seperti halnya dalam pengantar buku Kurikulum 2013 lainnya, bahwa buku merupakan dokumen hidup yang senantiasa diperhabarui, diperbaiki, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan dinamika perubahan zaman. Oleh karena itu, buku yang disiapkan pemerintah dalam implementasi kurikulum 2013 ini sudah melalui penyusunan dan telaah di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kubudayaan Republik Indonesia.

Adapun buku kelas 9 SMP/MTs ini juga terdiri dari dua buku yakni buku pegangan buru atau buku guru dan buku pegangan siswa atau yang dikenal dengan buku siswa. Secara isi dari kedua buku tersebut tentunya tidak jauh berbeda. Namun pada buku siswa lebih berfokus pada aktvitas siswa seperti memahami, menyelesaikan soal, latihan, dan sebagainya. Sedangkan pada buku pegangan guru lebih mengarah pada aktivitas dan kegiatan guru dalam melaksanakan pembelajaran.

Secara tekstual buku kelas 9 ini terdiri dari 5 Bab yang akan dipelajari peserta didik selama satu tahun di kelas IX dengan rincian 3 bab di semester 1 dan 2 bab di semester 2. Kendati bab yang akan dipelari sedikit, namun muatan di dalamnya sangatlah dalam. Hal ini dikarenakan materi Matematika SMP/MTs bukan lagi pengenalan atau pemahaman dasar, melainkan pendalaman materi. Untuk lebih detilnya bisa disimak di bawah ini.

Materi Matematika Kelas 3 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Bab I   Perpangkatan dan Bentuk Akar 

  • Bilangan Berpangkat  
  • Perkalian pada Perpangkatan 
  • Pembagian pada Perpangkatan  
  • Pangkat Nol, Pangkat Negatif, dan Bentuk Akar  
  • Notasi Ilmiah (Bentuk Baku) 

Bab II  Persamaan dan Fungsi Kuadrat

  • Persamaan Kuadrat 
  • Persamaan Kuadrat 
  • Grafik Fungsi Kuadrat  
  • Sumbu Simetri dan Nilai Optimum  
  • Menentukan Fungsi Kuadrat  
  • Aplikasi Fungsi Kuadrat 

Bab III  Transformasi  

  • Pencerminan (Refleksi)
  • Pergeseran (Translasi)  
  • Rotasi  
  • Dilatasi 

Bab IV  Kekongruenan dan Kesebangunan  

  • Kekongruenan Bangun Datar  
  • Kekongruenan Dua Segitiga  
  • Kesebangunan Bangun Datar
  • Kesebangunan Dua Segitiga  

Bab  V  Bangun Ruang Sisi Lengkung  

  • Tabung  
  • Kerucut  
  • Bola 

Selain materi-materi di atas juga terdapat tambahan lain seperti Tokoh-tokoh penemu dalam matematika, latihan setiap sub bab, dan yang terakhir adalah uji kompetensi. Semua tersaji lengkap dalam buku matematika kelas 3 SMP. Adapun tautan downloadnya bisa di bawah ini.

Download Buku Matematika Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Siswa Matematika Kelas 9 SMP/MTs K13 Revisi 2018
Buku Guru Matematika Kelas 9 SMP/MTs K13 Revisi 2018

Itulah Materi Matematika SMP beserta tautan download buku guru dan buku siswa pelajaran Matematika SMP/MTs Kurikulum 2013. Semoga bermanfaat.

Permendikbud No 18 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS 2019 Terbaru Untuk SD, SMP, dan SMA/SMK

Download Permendikbud No 18 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS 2019 Terbaru Untuk SD, SMP, dan SMA/SMK

Permendikbud No 18 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS 2019 Terbaru Untuk SD, SMP, dan SMA/SMK - Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler atau dikenal dengan Juknis BOS tahun 2019 mengalami pembaharuan melalui lansiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 18 tahun 2019.

Sejatinya pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sudah merilis Juknis BOS 2019 melalui Permendikbud no 3 tahun 2019. Namun pada bulan Mei lalu Mendikbud kembali merilis Permendikbud no 18 tahun 2019 sebagai Perubahan atas peraturan menteri sebelumnya terkait Juknis BOS Reguler.

Sebagai Peraturan yang bersifat perubahan dari peraturan sebelumnya, maka terdapat beberapa point yang mengalami perbaikan. Tentunya perubahan ini diharapkan agar penggunaan dana operasional sekolah lebih baik baik dari segi  penggunaan maupun pelaporan.

Adapun terdapat beberapa poin yang harus diperhatikan dalam penggunaan BOS Reguler kali ini. Salah satunya adalah larangan penggunaan dana BOS untuk beberapa keperluan. Dalam Juknis BOS ini terdapat 18 poin kegiatan dan belanja yang tidak boleh dari dana BOS diantaranya

a. Disimpan dengan maksud dibungakan
b. Dipinjamkan kepada pihak lain
c. Membeli perangkat lunak untuk pelaporan bos dan semacamnya
d. Sewa aplikasi online untuk kegiatan PPDB.
e. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah, seperti karya wisata, study banding, dan sebagainya.
f. Membayar Iuran MKKS, KKKS, KKG, MGMP, dan UPT Kecamatan, Kabupaten, dan semacamnya.
g. Membiayai akomodasi yang diselenggarakan oleh sekolah seperti sewa hotel, sewa gedung, dan lainnya.
h. Membeli seragam, pakaian, sepatu, bagi guru atau peserta didik untuk kepentingan pribadi.
i. Digunakan untuk rehab berat.

Itulah sebagian dari larangan penggunaan dana BOS Reguler. Sejatinya masih banyak larangan lain yang harus dihindari pihak sekolah dalam menggunakan dana operasional sekolah. Oleh karena itu, bagi pihak sekolah, ataupun dinas terkait untuk benar-benar menggunakan dana bos sesuai juknis terbaru. Sehingga tidak ada kesalahan dalam membelanjakannya.

Selain terdapat larangan dalam Juknis BOS Reguler Terbaru 2019 juga terdapat penggunaan, dan beberapa poin penting lainnya yang harus dipahami oleh pihak satuan pendidikan dan dinas terkait. Untuk lebih detil dan rincinya silahkan simak permendikbud No 18 Tahun 2019 berikut terkait Juknis BOS Reguler untuk SD, SMP, SMA, dan SMK terbaru.

Permendikbud No 18 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS 2019 Terbaru 


Download Juknis BOS 2019 (Permendikbud No 18 Tahun 2019) - KLIK DISINI

Itulah link download Juknis Bos 2019 terbaru yang merupakan Permendikbud No 18 tahun 2019. Semoga bermanfaat.

Juknis Dan Tata Cara Penulisan Ijazah Tahun 2019 Untuk SD SMP SMA SMK Lengkap Dengan Contoh

Juknis Pengisian Ijazah Tahun 2019 SD, SMP, SMA< SMK

Juknis Dan Cara Penulisan Ijazah 2019 Untuk SD, SMP, SMA, dan  SMK - Pemerintah melalui Dirjen Pendikan Dasar dan Menengah mengeluarkan petunjuk, Pedoman, serta tatacara Pengisian Blangko Ijazah pada SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2019.

Melalui Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah nomor 0038/D/HK/2019 tentang Pedoman Bentuk, Spesifikasi Teknis, Tata Cara dan mekanisme Pengisian Blangko Ijazah Pada satuan pendidikan Dasar dan Menengah, pemerintah secara resmi mengeluarkan peraturan terkait ijazah, dan pengisiannya.

Dalam peraturan tersebut, Pemerintah menjelaskan secara detil mengenai spesifikasi ijazah tahun 2019. Mulai dari kertas, bingkai, warna baik depan dan belakang, hingga nomor serie Ijazah yang memang menjadi hal penting dalam sebuah ijazah. Sedangkan untuk penulisan, pemerintah juga dangat rinci dalam memberikan petuntuk penulisan ijazah. Adapun petunjuk dan cara penulisan ijazah bisa disimak di bawah ini.

Petunjuk dan Cara Pengisian Ijazah SD, SMP, SMA, SMK Tahun 2019


Pedoman Pengisian Ijazah bagian depan
1. Angka 1 diisi dengan nama sekolah yang bersangkutan Sesuai dengan numenklatur
2. Angka 2 diisi dengan NPSN atau Nomor Pokok Sekolah Nasional.

3. Angka 3 diisi dengan nama kabupaten atau kota. Adapun tanda * berarti coret salah satu antara kabupaten dan kota.
4. Angka 4 diisi dengan nama provinsi
5. Angka 5 diisi dengan Nama siswa pemilik ijazah. Adapun penulisan huruf nama siswa pada ijazah menggunakan (KAPITAL). Sedangkan nama harus sesuai dengan akte kelahiran siswa tersebut, atau bisa menggunakan dokumen ijazah tingkatan sebelumnya.
6. Angka 6 diisi dengan tempat tanggal lahir siswa. Pengisian ini harus berdasarkan akte kelahiran, atau dokumen sah sesuai perundang-undangan. Adapun cara penulisannya adalah: Bangkalan, 26 Januari 2010
7. Angka 7 diisi dengan nama orang tua/ wali siswa
8. Angka 8 diisi dengan nomor Induk Siswa sesaui pada buku induk
9. Angka 9 diisi dengan NISN atau nomor Induk siswa nasional yang terdiri dari 10 digit.
10. Angka 10 diisi nomor peserta ujian. Nomor peserta ujian ini terdiri dari 14 digit, dengan rincian: 1 digit pertama adalah jenjang pendidikan, 2 digit tahun terbit ijazah., 2 digit kode provinsi, 2 digit berisi kode kabupaten/kota, 3 digit kode sekolah, 3 digit nomor peserta. dan 1 digit adalah kode validasi.

11. Angka 11 diisi dengan sekolah penyelenggara Ujian sekolah

Itulah petunjuk pengisian halaman depan ijazah. Sebenarnya masih ada petunjuk berikutnya untuk mengisi halaman depan. Karena dalam petunjuk, terdapat angka nomor yang harus diisi di halaman depan.

Sedangkan untuk halaman belakang ijazah pengisiannya lebih detil lagi. Hal ini dikarenakan pada halaman belakang terdapat nilai-nilai ijazah penyelenggara Kurikulim 2013 dan kurikulum 2006. Termasuk juga dengan pedoman pembulatan angka pada nilai ijazah. Untuk lebih lengkapnya bisa langsung di unduh aturan di bawah ini.

Juknis Penulisan Ijazah SD, SMP, SMA, SMK tahun 2019 - KLIK DISINI


Itulah Peraturan Dirjen Dikdasmen terkait Ijazah tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK. Semua sudah tersaji secara detil. Demikian Juknis Dan Tata Cara Penulisan Ijazah 2019. Semoga Bermanfaat

Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018/2019 SMP/MTS

jadwal unbk SMP/MTS 2019

Jadwal Pelaksanaan UNBK SMP/MTS Tahun 2019  - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK. Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2017 melonjak tajam menjadi 30.577 sekolah yang terdiri dari 11.096 SMP/MTs, 9.652 SMA/MA dan 9.829 SMK. Meningkatnya jumlah sekolah UNBK pada tahun 2017 ini seiring dengan kebijakan resources sharing yang dikeluarkan oleh Kemendikbud yaitu memperkenankan sekolah yang sarana komputernya masih terbatas melaksanakan UNBK di sekolah lain yang sarana komputernya sudah memadai.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

Soal UN akan menggunakan Higher Order Thinking Skills (HOTS)
Pada soal UN tahun 2019 mendatang juga masih akan ditambahkan keterampilan berpikir tingkat tinggi atau yang disebut dengan HOTS (Higher Order Thinking Skills). Biasanya soal HOTS ini akan diaplikasikan pada mata pelajaran matematika.

Terkait dengan soal, untuk USBN soal akan terdiri dari Pilihan Ganda (PG) sebanyak 90% dan soal uraian sebanyak 10%. Soal USBN disusun oleh masing-masing guru di satuan pendidikan yang dikonsolidasikan oleh MGMP/KKG/Forum Tutor/Pokja Pondok Pesantren Salafiyah. Selain itu, masih ada soal dari Pusat sebanyak 20-25%. Untuk soal UN sendiri 100% akan disiapkan oleh Pusat. Semua soal UN akan berbentuk pilihan ganda, kecuali soal Matematika SMA/MA, SMK/MAK dan Paket C/Ulya yang terdiri dari pilihan ganda dan isian singkat.

Berikut Jadwal Lengkap UNBK SMP / MTS Tahun 2019



Jadwal UNBK SMP/MTS (UTAMA)
No Hari & tanggal Sesi Jam Mata Pelajaran
1 Senin, 22 April 2019 Sesi 1 07.30 - 09.30 Bahasa Indonesia
Sesi 2 10.30 - 12.30
Sesi 3 14.00 - 16.00
2 Selasa, 23 April 2019 Sesi 1 07.30 - 09.30 Matematika
Sesi 2 10.30 - 12.30
Sesi 3 14.00 - 16.00
3 Rabu, 24 April 2019 Sesi 1 07.30 - 09.30 Bahasa Inggris
Sesi 2 10.30 - 12.30
Sesi 3 14.00 - 16.00
4 Kamis, 25 April 2019 Sesi 1 07.30 - 09.30 Ilmu Pengetahuan Alam
Sesi 2 10.30 - 12.30
Sesi 3 14.00 - 16.00
Jadwal UNBK SMP/MTS (SUSULAN)
No Hari & tanggal Jam Mata Pelajaran
1 Senin, 29 April 2019 07.30 - 09.30 Bahasa Indonesia
10.30 - 12.30 Matematika
2 Selasa, 30 April 2019 07.30 - 09.30 Bahasa Inggris
10.30 - 12.30 Ilmu Pengetahuan Alam
Jadwal UNBK SMP/MTS Khusus Papua/ PapuaBarat dan NTT
No Hari & tanggal Sesi Jam Mata Pelajaran
1 Selasa, 23 April 2019 Sesi 1 07.30 - 09.30 Bahasa Indonesia
Sesi 2 10.30 - 12.30
Sesi 3 14.00 - 16.00
2 Rabu, 24 April 2019 Sesi 1 07.30 - 09.30 Matematika
Sesi 2 10.30 - 12.30
Sesi 3 14.00 - 16.00
3 Kamis, 25 April 2019 Sesi 1 07.30 - 09.30 Bahasa Inggris
Sesi 2 10.30 - 12.30
Sesi 3 14.00 - 16.00
4 Jum'at, 26 April 2019 Sesi 1 07.30 - 09.30 Ilmu Pengetahuan Alam
Sesi 2 10.30 - 12.30
Sesi 3 14.00 - 16.00

Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2019 SMP/MTS

Demikian Informasi Seputar Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018/2019 SMP/MTS, Semoga bermanfaat

PERMENDIKBUD NO. 37 Tahun 2018 Tentang KI dan KD SD SMP SMA

PERMENDIKBUD Nomor 37 Tahun 2018 Tentang KI dan KD SD SMP SMA
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti (KI) Dan Kompetensi Dasar (KD) Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Jenjang SD, SMP dan SMA.

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi,  yaitu  (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler. 

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual,  yaitu “Menerima dan menjalankan  ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial,  yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching),  yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik. Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Berikut Cuplikan PERMENDIKBUD NO. 37 Tahun 2018 KI dan KD SD SMP SMA

MEMUTUSKAN:

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 24 TAHUN 2016 TENTANG KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PELAJARAN PADA KURIKULUM 2013 PADA PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH. 

Pasal I
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 971) diubah sebagai berikut:

1. Di antara Pasal 2 dan Pasal 3 disisipkan 1 (satu) Pasal yaitu Pasal 2A sebagai berikut:

Pasal 2A
  • (1) Muatan informatika pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dapat digunakan sebagai alat pembelajaran dan/atau dipelajari melalui ekstrakurikuler dan/atau muatan lokal.
  • (2) Mata Pelajaran Informatika  pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) dimuat dalam Kompetensi Dasar yang digunakan sebagai acuan pembelajaran.
 2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah diubah dengan menambahkan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informatika SMP/MTs pada nomor urut 60 dan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informatika SMA/MA pada nomor urut 61 sehingga menjadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dengan Peraturan Menteri ini.

Selengkapnya, Silahkan unduh file berupa PDF Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 tentang KI dan KD SD SMP SMA melalui link di bawah ini:


PERMENDIKBUD Nomor 37 Tahun 2018 SMA/MA - Klik Di sini

PERMENDIKBUD NO. 35 Tahun 2018 Tentang Perubahan Struktur K13 SMP/MTS

PERMENDIKBUD NO. 35 Tahun 2018 Tentang  Struktur K13 SMP/MTS
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut, ada dua dimensi kurikulum, yang pertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran.

Berikut Cuplikan PERMENDIKBUD NO. 35 Tahun 2018 

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 58 TAHUN 2014 TENTANG KURIKULUM 2013 SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH. 

Pasal I
Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 954) diubah sebagai berikut:

1. Ketentuan ayat (7) huruf c Pasal 5 diubah, sehingga Pasal 5 berbunyi sebagai berikut:

Pasal 5
(1) Mata pelajaran Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) dikelompokkan atas:
  • a. mata pelajaran umum Kelompok A; dan
  • b. mata pelajaran umum Kelompok B.
(2) Mata pelajaran umum Kelompok A sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a merupakan program kurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik sebagai dasar dan penguatan kemampuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
(3) Mata pelajaran umum Kelompok B sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan program kurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik terkait lingkungan dalam bidang sosial, budaya, dan seni.
(4) Muatan dan acuan pembelajaran mata pelajaran umum Kelompok A sebagaimana dimaksud pada
ayat (2) bersifat nasional dan dikembangkan oleh Pemerintah.
(5) Muatan dan acuan pembelajaran mata pelajaran umum Kelompok B sebagaimana dimaksud pada
ayat (3) bersifat nasional dan dikembangkan oleh Pemerintah dan dapat diperkaya dengan muatan
lokal oleh pemerintah daerah dan/atau satuan pendidikan.
(6) Mata pelajaran umum Kelompok A sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri atas:
  • a. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti;
  • b. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan;
  • c. Bahasa Indonesia;
  • d. Matematika;
  • e. Ilmu Pengetahuan Alam;
  • f. Ilmu Pengetahuan Sosial; dan
  • g. Bahasa Inggris. 
(7) Mata pelajaran umum Kelompok B sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri atas:
  • a. Seni Budaya;
  • b. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan; dan
  • c. Prakarya dan/atau Informatika. 

(8) Mata pelajaran umum Kelompok B sebagaimana dimaksud pada ayat (7) dapat ditambah dengan mata pelajaran muatan lokal yang berdiri sendiri.

Selengkapnya, Silahkan unduh file berupa PDF Permendikbud Nomor 35 Tahun 2018 tentang Struktur Kurikulum 2013/K13 SMP/MTS melalui link di bawah ini:

PERMENDIKBUD Nomor 35 Tahun 2018 - Klik Di sini

Jadwal Pelaksanaan UNBK SMP, SMA dan SMK Tahun 2018

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

Adapun Jadwal UNBK 2018 SMP/MTS SMA/MA SMK/MAK sudah resmi dikeluarkan oleh kemdikbud melalui web resmi yaitu https://ubk.kemdikbud.go.id/. Untuk itu diharapkan para pendidik harus mengetahui jadwal resmi dari UNBK Tahun Pelajaran 2017/2018. 

Untuk lebih mempermudah Bapak/ibu mengetahui Jadwal berdasarkan Jenjang Pendidikan, saya sudah siapkan File Lengkap jadwal UNBK mulai dari SMP/MTS SMA/MA SMK/MAK Tahun 2018 beserta POS UN 2018.

Berikut Jadwal UN SMP/MTS SMA/MA SMK/MAK Tahun 2018 File Berupa PDF


PPG

Rapor

SOAL-SOAL