Dapodik Bangkalan

RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 2

RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 2

Kali ini kami akan membagikan RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 2.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pandemi Covid-19 sudah 3 bulan membuat hampir semua sesuatu dikerjakan dari rumah.  Kondisi seperti ini tentulah tidak mudah dihadapi, apalagi untuk orang-orang yang tidak terbiasa atau yang tidak bisa bekerja dari rumah.

Hal ini pun dirasakan oleh Tenaga Pendidik. Melakukan proses pembelajaran dari rumah secara online atau daring tidak semudah yang dibayangkan.
RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 1

Begitu banyak hal yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan demi tercapainya tujuan pembelajaran dengan strategi pembelajaran, serta metode yang akan digunakan.

Di bawah ini adalah RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 2 yang kami bagikan secara gratis.

Preview RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran  : Bahasa Indonesia (Wajib)
Kelas/Semester :  XI / Genap
Kompetensi Dasar :
3.1 Mengonstruksi informasi berupa pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur
4.1 Merancang pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur dengan organisasi yang tepat secara lisan dan tulis
Materi Pokok : Teks Prosedur
Alokasi Waktu : 4 JP

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning, peserta didik dapat mengonstruksi informasi berupa pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur serta terampil merancang pernyataan umum dan tahapantahapan dalam teks prosedur dengan organisasi yang tepat secara lisan dan tulis dengan sikap kritis, kerja sama, dan komunikatif

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN 
Kegiatan Awal 
Melalui media E-learning/WA grup kelas,
1. Guru menyapa peserta didik dengan ucapan salam
2. Guru mengajak peserta didik untuk berdoa bersama sebelum mengawali kegiatan pembelajaran.
3. Guru mengajak peserta didik untuk mengirim emoticon yang mewakili perasaan sebagai tanda keikutsertaan dalam kegiatan.
4. Guru menyampaikan kesepakatan kegiatan.di WAG untuk menggunakan aplikasi
5. Guru menyampaikan tentang tujuan pembelajaran yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti 
6. Peserta didik diberi motivasi untuk memahami pengertian dan mengamati mengenai informasi pernyataan umumTeks Prosedur
7. Peserta didik diberi kesempatan untuk menyampaikan teks prosedur yang sederhana
a, cara memasak mie instan
b. cara menghidupkan komputer
d. cara membuat nasi goreng
8. Peserta didik diberikan teks prosedur, untuk dapat melihat dan mengamati serta menulis hasil tayangan video atau gambar yang terkait dengan isi teks prosedur.
Video : Pembuatan SIM, pembuatan Paspor
Gambar/poster : Pembuatan sim,pembuatan email
Wacana : Kiat berwawancara
9. Setelah peserta didik melihat tayangan teks prosedur, peserta didik dapat menuliskan isi dan pernyataan umum dari teks tersebut.
10. Setelah selesai, peserta didik diminta untuk mengirimkan emoticon “Love” Selain berharap peserta didik memahami isi video atau ganbar yang disajikan melalui slide presentasi tersebut.
11. Guru memberikan apresiasi sebagai umpan balik.
12. Peserta didik mampu menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan
13. Peserta didik berkesempatan mengemukakan hasil yang diamati dari gambar/video yang berkaitan dengan Isi Teks Prosedur dengan menjawab
a. Mengidentifikasi pernyataan umum
b. Menyebutkan tahapan –tahapan prosedurnya
c. Menjelaskan fungsi teks prosedur tsb
d. Mampu membuat kalimat persuasif
e. Memberikan tanggapan tentang tayangan/gambar tersebut
14. Guru bersama peserta didik mengevaluasi dan menyimpulkan informasi berupa pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur

Kegiatan Penutup 
15. Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari .
16. Guru bersama peserta didik melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan seperti berikut :
a. Bagaimana kesan pembelajaran hari ini?
b. Apakah manfaat pembelajaran hari ini?
17. Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan.
18. Guru mengirim kan tugas untuk dapat di buat di rumah.
19. Guru memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat dan mengikuti pembelajaran.
20. Guru mengajak peserta didik berdoa untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran.
21. Guru menutup kegiatan pembelajarandengan mengucapkan salam

C. PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN 
1. Pengetahuan Tes tulis bentuk uraian tentang mengidentifikas isi teks prosedur
2. Keterampilan Produk hasil melengkapi isi teks prosedur
3. Sikap Observasi saat pembelajaran tentang sikap kritis, kerjasama, dan komunikatif.
4. Remedial Dilakukan sebanyak dua kali dan apabila setelah dua kali tes remedial belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis.
5. Pengayaan Peserta didik yang mencapai nilai >KKM diberikan pengetahuan tambahan dalam cakupan KD atau menjadi tutor bagi peserta didik yang belum mencapai KKM.

Silahkan unduh file RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 2 di bawah ini.

RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 1

RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 1

Kali ini kami akan membagikan RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 1.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pandemi Covid-19 sudah 3 bulan membuat hampir semua sesuatu dikerjakan dari rumah.  Kondisi seperti ini tentulah tidak mudah dihadapi, apalagi untuk orang-orang yang tidak terbiasa atau yang tidak bisa bekerja dari rumah.

Hal ini pun dirasakan oleh Tenaga Pendidik. Melakukan proses pembelajaran dari rumah secara online atau daring tidak semudah yang dibayangkan.
RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 1

Begitu banyak hal yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan demi tercapainya tujuan pembelajaran dengan strategi pembelajaran, serta metode yang akan digunakan.

Di bawah ini adalah RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 1 yang kami bagikan secara gratis.

Preview RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran  : Bahasa Indonesia (Wajib)
Kelas/Semester :  XI / Ganjil
Kompetensi Dasar :
3.1 Mengonstruksi informasi berupa pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur
4.1 Merancang pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur dengan organisasi yang tepat secara lisan dan tulis
Materi Pokok : Teks Prosedur
Alokasi Waktu : 4 JP

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning, peserta didik dapat mengonstruksi informasi berupa pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur serta terampil merancang pernyataan umum dan tahapantahapan dalam teks prosedur dengan organisasi yang tepat secara lisan dan tulis dengan sikap kritis, kerja sama, dan komunikatif

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN 
Kegiatan Awal 
Melalui media E-learning/WA grup kelas,
1. Guru menyapa peserta didik dengan ucapan salam
2. Guru mengajak peserta didik untuk berdoa bersama sebelum mengawali kegiatan pembelajaran.
3. Guru mengajak peserta didik untuk mengirim emoticon yang mewakili perasaan sebagai tanda keikutsertaan dalam kegiatan.
4. Guru menyampaikan kesepakatan kegiatan.di WAG untuk menggunakan aplikasi
5. Guru menyampaikan tentang tujuan pembelajaran yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti 
6. Peserta didik diberi motivasi untuk memahami pengertian dan mengamati mengenai informasi pernyataan umumTeks Prosedur
7. Peserta didik diberi kesempatan untuk menyampaikan teks prosedur yang sederhana
a, cara memasak mie instan
b. cara menghidupkan komputer
d. cara membuat nasi goreng
8. Peserta didik diberikan teks prosedur, untuk dapat melihat dan mengamati serta menulis hasil tayangan video atau gambar yang terkait dengan isi teks prosedur.
Video : Pembuatan SIM, pembuatan Paspor
Gambar/poster : Pembuatan sim,pembuatan email
Wacana : Kiat berwawancara
9. Setelah peserta didik melihat tayangan teks prosedur, peserta didik dapat menuliskan isi dan pernyataan umum dari teks tersebut.
10. Setelah selesai, peserta didik diminta untuk mengirimkan emoticon “Love” Selain berharap peserta didik memahami isi video atau ganbar yang disajikan melalui slide presentasi tersebut.
11. Guru memberikan apresiasi sebagai umpan balik.
12. Peserta didik mampu menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan
13. Peserta didik berkesempatan mengemukakan hasil yang diamati dari gambar/video yang berkaitan dengan Isi Teks Prosedur dengan menjawab
a. Mengidentifikasi pernyataan umum
b. Menyebutkan tahapan –tahapan prosedurnya
c. Menjelaskan fungsi teks prosedur tsb
d. Mampu membuat kalimat persuasif
e. Memberikan tanggapan tentang tayangan/gambar tersebut
14. Guru bersama peserta didik mengevaluasi dan menyimpulkan informasi berupa pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur

Kegiatan Penutup 
15. Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari .
16. Guru bersama peserta didik melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan seperti berikut :
a. Bagaimana kesan pembelajaran hari ini?
b. Apakah manfaat pembelajaran hari ini?
17. Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan.
18. Guru mengirim kan tugas untuk dapat di buat di rumah.
19. Guru memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat dan mengikuti pembelajaran.
20. Guru mengajak peserta didik berdoa untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran.
21. Guru menutup kegiatan pembelajarandengan mengucapkan salam

C. PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN 
1. Pengetahuan Tes tulis bentuk uraian tentang mengidentifikas isi teks prosedur
2. Keterampilan Produk hasil melengkapi isi teks prosedur
3. Sikap Observasi saat pembelajaran tentang sikap kritis, kerjasama, dan komunikatif.
4. Remedial Dilakukan sebanyak dua kali dan apabila setelah dua kali tes remedial belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis.
5. Pengayaan Peserta didik yang mencapai nilai >KKM diberikan pengetahuan tambahan dalam cakupan KD atau menjadi tutor bagi peserta didik yang belum mencapai KKM.

Silahkan unduh file RPP Daring 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Semester 1 di bawah ini.

Kesalahan Sepele Berakibat Fatal Saat Memakai Masker

Kesalahan Sepele Berakibat Fatal Saat Memakai Masker


Masker sudah menjadi salah satu benda yang tidak boleh tertinggal dan wajib dipakai saat bepergian. Tetapi sayangnya, orang-orang masih banyak melakukan kesalahan ketika memakai masker.

"Masker di era new normal itu sudah harus dijadikan kebiasaan, sama seperti dengan kita memakai baju yang sudah refleks. Kalau tidak pakai, pasti malu," ujar Kabid Humas Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI), Mika Inkiriwang melalui pesan singkat, Kamis (9/7 seperti yang dikutip dari cnnindonesia).

Saat menggunakan masker, ada protokol yang perlu diperhatikan. Kesalahan saat pemakaian berakibat pada menurunya efektivitas masker serta meningkatnya risiko penularan.


Berikut adalah beberapa kesalahan saat memakai masker.

1. Langsung dipakai

Sadar  atau tidak, kebanyakan orang memakai masker tanpa memperhatikan kondisi tangan. Padahal, belum tentu tangannya dalam keadaan bersih saat memakai masker.

Usahakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer sebelum mengenakan masker. Hal ini dilakukan untuk memastikan masker tetap steril saat hendak dipakai.

2. Menyentuh bagian depan masker

Kebanyakan orang pasti akan melepas masker. Nah pada Saat menanggalkan masker masih banyak didapati orang yang melepas masker dengan cara dipegang bagian depan masker.

Usahakan untuk tidak  menyentuh bagian depan masker saat membukanya, tetapi buka masker dengan melepas tali yang mengait di telinga.

Kenapa tidak boleh pegang bagian tengah masker? Karena di situ merupakan pusat bakteri dan virus menempel.

3. Menurunkan Masker ke bawah dagu

Kebiasaan ini paling banyak ditemui di masyarakat. Karena melepas masker dirasa sangat merepotkan apabila hendak dipakai kembali, banyak orang yang menurunkan masker ke bagian dagu saat makan, misalnya.

Padahal, menurunkan masker ke area dagu merupakan hal yang cukup berbahaya.

Tanpa kita sadari, hal tersebut dapat membuat membuat area kulit sekitar dagu terpapar bakteri atau virus yang menempel di atas permukaan masker.

4. Melipat Masker Sembarangan

Usahakan untuk melipat masker dengan baik. Jangan sampai bagian luar masker menyentuh bagian dalam masker.

Tujuannya sama yaitu untuk menghindari paparan bakteri dan virus yang menempel di bagian luar masker.

5. Tidak Konsisten Memakai Masker

Sebagian orang mengenakan masker hanya sebagai formalitas. Masker sering dilepas-pasang karena alasan ketidaknyamanan.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa angka kasus positif Covid-19 terus meningkat setiap harinya. Kondisi tersebut seharusnya membuat orang sadar untuk rajin mengenakan masker.

Salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya  angka kasus positif  Covid-19 salah satunya adalah penggunaan masker yang tidak konsisten.

Buku Panduan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Bagi Guru Selama Masa Pandemi Covid-19.


Buku Panduan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Bagi Guru Selama Masa Pandemi Covid-19.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan telah menerbitkan Buku Panduan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Bagi sekolah Bapak/Ibu guru yang masih melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR),
Hal ini digunakan sebagai pedoman bagi Guru selama Sekolah Tutup dan Pandemi Covid-19 dengan semangat Merdeka Belajar.

Dalam pengantar Buku Panduan Guru dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Selama Masa Pandemi Covid-19, Iwan Syahril, selaku Direktur Jenderal GTK menyatakan bahwa Dalam rangka mencegah penyebaran dan penularan virus Corona Covid19 di lingkungan satuan pendidikan, Kemendikbud telah mengambil kebijakan untuk menutup sekolah selama masa pandemi Covid-19. Selama masa penutupan, kegiatan belajar mengajar dialihkan melalui penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh (PJJ), sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).


Untuk memudahkan para guru melaksanakan pembelajaran jarah jauh (PJJ) maka dengan ini diterbitkan “Panduan Pembelajaran Jarak Jauh”. Panduan ini diperlukan karena dalam PJJ, terdapat sejumlah KBM yang berbeda dengan KBM normal. Misalnya, guru harus mereview kurikulum, memfokuskan pada literasi dan numerasi, menyiapkan RPP yang berbeda, hingga menentukan metode dan interaksi yang dipakai dalam penyampaian pembelajaran melalui daring, luring, atau kombinasi keduanya, dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan selama masa pandemi. Semua kegiatan ini membutuhkan panduan agar mutu KBM jarak jauh tetap terjaga dan peserta didik tetap dapat layanan Pendidikan selama darurat covid-19, meskipun peserta didik tertutup akses fisiknya ke sekolah.

DirJen GTK berharap agar buku Panduan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Bagi Guru Selama Masa Pandemi Covid-19 ini menjadi referensi yang dapat membantu guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan serta pemangku kepentingan lainnya agar pelaksanaan PJJ dapat terlaksana dengan baik.

Bagi Bapak/ibu yang belum memiliki Buku Panduan Guru dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Selama Masa Pandemi Covid-19 kamis sudah menyediakan file yang bisa download melalui link yang tersedia di bawah ini.


Semoga bermanfaat !.

Survey Pengisian Angket Infrastruktur Milik Sekolah

Survey Pengisian Angket Infrastruktur Milik Sekolah


Dalam rangka mendukung penyelenggaraan pembelajaran dan penilaian daring
di setiap satuan pendidikan pada masa pandemi COVID-19, kami bermaksud melakukan
survey ketersediaan fasilitas dan infrastruktur berbasis teknologi informasi yang dimiliki oleh
sekolah.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon bantuan Saudara untuk dapat menginformasikan
dan menginstruksikan kepada satuan pendidikan sesuai dengan kewenangannya agar
melakukan pengisian angket secara daring melalui laman https://ubk.kemdikbud.go.id pada
menu Angket Infrastruktur. Adapun waktu untuk pengisian angket dapat dilakukan antara
tanggal 1 s.d 30 Juli 2020.

Adapun rincian Survey yang harus diisi adalah sebagai berikut :

  • Kode Pos
  • Jumlah Ruang Kelas (Bukan Rombel)
  • Jumlah Toilet
  • Ruang UKS
  • Wastafel Untuk Cuci Tangan
  • Jumlah Aula/Ruang Pertemuan
  • Kapasitas Tempat Duduk
  • Fasilitas Kesehatan Terdekat Ke Sekolah
  • Jenis Fasilitas Kesehatan
  • Jarak Fasilitas Kesehatan
  • Infrastruktur Teknologi Informasi
  • Media Koneksi
  • Bandwidth (Kecepatan Internet Maksimal)
  • Provider Internet
  • Memiliki Genset
  • Jumlah Teknisi
  • Jumlah Proktor Yang Pernah Bertugas Di UNBK
  • Jumlah Server Layak Digunakan
  • Jumlah Server Sesuai Spesifikasi
  • Jumlah Server Tidak Sesuai Spesifikasi
  • Jumlah PC/Laptop Layak Digunakan
  • Jumlah PC/Laptop Sesuai Spesifikasi
  • Jumlah PC/Laptop Tidak Sesuai Spesifikasi
  • Jumlah Lab Komputer
  • Nama Pengisi Angket
  • HP Pengisi Angket

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pusat Asesmen dan Pembelajaran a.n.
Sdr. Suryo Atmojo (HP. 081212600898).

Untuk lebih lengkapnya silahkan unduh Surat Edaran Survey Pengisian Angket Infrastruktur Milik Sekolah di bawah ini

Kemendikbud : Belajar Dari Rumah Tidak Akan Permanen, Berikut adalah Metode yang Akan Digunakan

Kemendikbud  : Belajar Dari Rumah Tidak Akan Permanen, Berikut adalah Metode yang Akan Digunakan 


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) menjelaskan bahwa belajar dari rumah tidak akan dipermanenkan, namun yang akan dipermanenkan adalah platform pembelajaran jarak jauh (PJJ), bukan metode PJJ itu sendiri. 
ilustrasi belajar dari rumah
sumber : tirto

Hal tersebut  disampaikan untuk menjawab kesimpangsiuran informasi di masyarakat yang menyatakan PJJ atau belajar dari rumah akan dibuat menjadi permanen. 

PJJ hanya akan dilakukan pada satuan pendidikan di zona kuning, oranye, serta merah, dan tidak akan permanen.

 “Yang akan permanen adalah tersedianya berbagai platform PJJ, termasuk yang bersifat daring dan luring seperti Rumah Belajar, yang akan terus dilangsungkan guna mendukung siswa dan guru dalam proses belajar mengajar,” tegas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril di Jakarta, pada Senin (6/7/2020) dikutip dari kompas. 

Tatap Muka Akan Dimulai Secara Bertahap

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Empat Kementerian pada bulan Juni lalu, setiap satuan pendidikan yang berada pada zona hijau dan memenuhi berbagai persyaratan ketat lainnya dapat melaksanakan metode pembelajaran secara tatap muka. 

Jumlah daerah yang melakukan pembelajaran tatap muka akan terus meningkat seiring dengan waktu. 

Dirjen GTK menjelaskan hanya akan memermanenkan ketersediaan berbagai platform PJJ, baik yang bersifat daring maupun luring, yang selama ini telah ada untuk mendukung siswa dan guru dalam proses belajar mengajar selama masa pandemi. Adapun metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa akan tetap ditentukan berdasarkan kategori zona pandemi. 

Berbasis kombinasi

Iwan menambahkan, terkait pemanfaatan berbagai platform pendidikan berbasis teknologi yang telah tersedia, Kemendikbud mendorong pembelajaran dengan model kombinasi (hybrid). 

“Saya yakin model pembelajaran berbasis kombinasi pembelajaran ini akan terbukti efektif meningkatkan kemampuan dan kompetensi siswa dalam bersaing di dunia global saat ini,” jelas Iwan.

Melalui pembelajaran dengan model kombinasi, guru dan siswa akan terus melanjutkan penerapan teknologi yang dikombinasikan dengan tatap muka sebagai metode pembelajaran terpadu.

Dengan begitu, alat bantu pembelajaran tidak hanya berupa buku teks, tetapi berbagai platform teknologi yang telah dimanfaatkan dalam PJJ selama pandemi. “Yang paling penting adalah peran guru tidak akan tergantikan teknologi dalam pembelajaran. 

Namun, untuk mengakselerasi kompetensi siswa, peran teknologi akan sangat mendukung,” jelas Iwan. Iwan menjelaskan, teknologi hanyalah alat, sehingga kunci utama terletak pada kualitas dan kompetensi para pendidik dalam memanfaatkan teknologi sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang efektif kepada murid-muridnya. 

Laman " Guru Berbagi" 

Berdasarkan hal itu, Kemendikbud telah melakukan beberapa hal antara lain menciptakan laman Guru Berbagi. “Kami telah menciptakan sebuah ekosistem belajar buat guru, yang sifatnya gotong royong yaitu laman Guru Berbagi,” ujar Iwan. 

Berdasarkan Data per 3 Juli 2020, akses laman Guru Berbagi telah mencapai 5,9 juta akses dengan lebih dari 950.000 pengunjung. Sebanyak 1,2 juta unduhan di antaranya materi dan Rencana Proses Pembelajaran (RPP) baik untuk PAUD, SD, SMP, SMA, dan SLB yang bersifat dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring).

 Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Kabalitbang dan Perbukuan) Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan hikmah positif, terutama pada akselerasi pemanfaatan teknologi. 

“Bagi dunia pendidikan, walaupun menghadirkan berbagai tantangan besar, pandemi Covid-19 memunculkan pembelajaran positif, salah satunya adalah pemanfaatan teknologi dengan skala besar yang begitu cepat guna mendukung proses pembelajaran,” kata Totok. 

“Sumber pembelajaran yang dilakukan oleh guru sangat terbuka ada Rumah Belajar, modul, Buku Sekolah Elektronik, dan sebagainya. Tidak ada kebijakan untuk mengarahkan ke produk tertentu. Apa pun itu yang bisa meningkatkan pembelajaran, silakan diunduh,” pungkas Totok

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemendikbud Pastikan Belajar dari Rumah Tidak Akan Permanen", 

Sering Mendapat SMS Penipuan di Nomor Telkomsel? Berikut Penjelasannya!

Sering Mendapat SMS Penipuan di Nomor Telkomsel? Berikut Penjelasannya! 

Akhir-akhir ini banyak yang membicarakan mengenai nomor pelanggan Telkomsel yang sering mendapat sms dari nomor tidak dikenal. 

Nomor-nomor tersebut berisi penawaran berbagai macam produk, mulai dari penawaran  modal usaha, menawarkan produk pelangsing, pengumuman undian berhadiah, dan banyak lagi sms yang mengindikasikan penipuan.

Hal tersebut juga bisa dilihat dari maraknya beberapa twit yang mengeluhkan mengenai hal tersebut, contohnya : 

Sly????? (@parkjimsely) July 10, 2020 Pantes aja SMS isinya beginian semua bngsd!!#BoikotTelkomsel pic.twitter.com/CcEdZ1ZAl2 
Xhamster (@iamwaqii) July 10, 2020 Nomor baru beli di @byu_id oleh @Telkomsel tidak pernah diexkspose, tdk prnah dipakai selain untuk internetan, tdk pernah isi pulsa diluar, tp bisa kena spam, kalau bukan operator yg jual data pengguna trus siapa @byu_id ??? #boikotTelkomsel pic.twitter.com/s5Z7j97o3V — 

Lalu bagaimana hal itu bisa terjadi? 

Berikut adalah Penjelasan Telkomsel GM External Corporate Communications Telkomsel Aldin Hasyim. Menurutnya ada banyak kemungkinkan mengenai pelanggan Telkomsel yang mendapat sms terindikasi penipuan tersebut. Akan tetapi dia menegaskan bahwa Telkomsel tidak pernah menjual data pelanggan sehingga para pelanggan mendapat sms dari orang tak bertanggungjawab. 

"Kami nggak mungkin menjual data. Kami punya standar dan aturan jadi itu tidak mungkin sekali kami lakukan," ujarnya ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (11/7/2020). 

Pihaknya menjelaskan, pelanggan yang mendapat pesan sms dari nomor yang tidak dikenal dipastikan bukan dari Telkomsel. 
Berbagai macam cara bisa menjadi penyebab menerima pesan sms tidak bertanggungjawab.

Aldin mengatakan bahwa orang juga bisa iseng dengan mengurutkan nomor-nomor tertentu, sehingga korban bisa dipilih secara acak. 

"Nomor-nomor panjang yang melakukan sms promosi ada yang menjurus ke penipuan itu benar-benar di luar tanggung jawab operator," kata dia. 

Selain itu, ungkap Aldin, data juga bisa didapat dari hacker yang melancarkan serangan hack terhadap suatu website.  

Sementara itu pada contoh kasus bocornya data Denny Siregar, pada akhirnya polisi menangkap CS. 

Menurut Aldin, pembobolan data dari dalam seperti itu tidak dilakukan secara masif tapi hanya oleh oknum tertentu. 

Dia juga menegaskan bahwa pencurian data seperti itu tidak diperbolehkan dan tidak dibenarkan. Perusahaan, dalam hal ini Telkomsel memiliki aturan terkait hal tersebut. 

Sms broadcast resmi dari Telkomsel tidak berasal dari nomor-nomor tidak dikenal. 

Aldin mengatakan salah satu unit bisnis dari Telkomsel adalah digital advertising, di mana ada sms broadcast di sana. Pelanggan yang berkenan mendapat sms iklan dari perusahaan yang bekerjasama dengan Telkomsel akan mendapat sms. 

Tapi Aldin memastikan, pelanggan biasanya ditawari terlebih dahulu mau atau tidaknya mendapat sms. Jika mau, Telkomsel baru memasukkannya ke dalam list pelanggan yang di-blast pesan. 

Dia mencontohkan beberapa perusahaan yang resmi bekerjasama antara lain Burger King, Dunkin Donat, Lazada, CFC, dan lain-lain. 

"Itu resmi, mereka menggunakan jasa kita. Tapi kita nggak sembarangan nge-blast sms. Ada persetujuan dengan pelanggan," kata Aldin. 

Lalu bagaimana jika mendapatkan sms dari orang tak dikenal atau sms spam? 

Aldin mengatakan apabila terjadi penipuan, pelanggan dapat menghubungi layanan call center 24 jam dengan menghubungi 188. 

Selain itu bisa juga dengan cara: mengirimkan SMS pengaduan yang dikirimkan ke 1166 dengan format PENIPUAN#NO. MSISDN PENIPU#ISI SMS PENIPUAN. Dalam hal tersebut tidak dikenai biaya alias gratis. 

Menghubungi melalui chatting dengan asisten virtual di LINE, Telegram, Facebook Messenger Telkomsel (facebook.com/telkomsel), dan Twitter @telkomsel. 

Bisa juga mengirim email ke cs@telkomsel.co.id informasi lebih lanjut mengenai penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel dapat dilihat di menu Waspada Penipuan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sering Di-SMS dari Nomor Tak Dikenal? Ini Penjelasan Telkomsel.

CARA UPLOAD IDENTITAS SISWA DI SIPINTAR ENTERPRISE TERBARU


CARA UPLOAD IDENTITAS SISWA DI SIPINTAR ENTERPRISE TERBARU

DAPODIKBANGKALAN.NET | CARA UPLOAD IDENTITAS SISWA DI SIPINTAR ENTERPRISE TERBARU – Sipintar Enterprise merupakan aplikasi pengganti dari PIP Manager yang dilaunching oleh Kemendikbud untuk mempermudah dan menyenpurnakan program PIP dari aplikasi PIP Manager.

Apabila PIP Manager sebelumnya dipisah untuk login masing-masing jenjang, Namun pada Sipintar Enterprise ini digunakan untuk semua jenjang sekolah, mulai dari jenjang SD, jenjang SMP, jenjang SMAsederajat.

Dalam aplikasi SIPINTAR Enterprise ini terdapat penambahan 2 (dua)  fitur baru, yakni Menu File SK(Konsideran) dan Menu Upload Identitas File Siswa.

Fitur upload identitas siswa terbaru yang ada di sipintar enterprise ini merupakan permintaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk bahan konfirmasi dari siswa Penerima Program Indonesia Pintar (PIP).

Adapun File yang diupload adalah halaman buku tabungan dan identitas siswa berupa KTP atau KK.
Pihak sekolah diwajibkan mengupload berkas identitas siswa penerima PIP untuk semua jenjang mulai dari SD,SMP, SMA, dan SMK.

Upload berkas identitas siswa penerima PIP berupa halaman pertama buku tabungan dan identitas siswa berupa KTP atau KK.

Adapun berkas yang dibutuhkan dalam proses upload identitas siswa penerima PIP adalah :

1. Buku Tabungan Siswa Penerima PIP 
2. KTP / KK Siswa Penerima PIP 

Cara upload identitas siswa di aplikasi SIPINTAR ENTERPRISE TERBARU :

1. Buka browser menggunakan PC/Laptop atau Hp
2. Masukkan url website Sipintar Enterprise: https://pip.kemdikbud.go.id/enterprise
3. Pilih Login sebagai Sekolah
4. Masukkan username : NPSN Sekolah
5. Masukkan Password : Kode Registrasi Dapodik
6. Apabila user dan password sudah diisi, kemudian Klik Login untuk masuk ke aplikasi
7. Pilih menu Upload Identitas File Siswa
8. Pilih Tahun, Kemudian pilih nama siswa.
9. Klik choose file pada menu upload File Halaman Pertama Tabungan, pilih file scan tabungan siswa penerima PIP yang sudah disiapkan sebelumnya.
10. Klik choose file pada menu upload File Identitas Siswa (KTP/KK),pilih file scan KTP / KK siswa penerima PIP yang sudah disiapkan.
11. Apabila sudah diupload semua, klik Upload. Selesai
12. Silahkan pilih siswa lainnya untuk melanjutkan.

Jadi Ladang Bisnis, Rakyat Susah Masih Diperas untuk Bayar Rapid Test


Jadi Ladang Bisnis, Rakyat Susah Masih Diperas untuk Bayar Rapid Test

dapodikbangkalan.net - Ulama Madura yang juga pimpinan MUI KH Cholil Nafis mempertanyakan anggaran Rp605 triliun lebih yang digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19. Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Musni Umar juga menyuarakan hal yang sama.

Dia memprotes pihak-pihak yang memanfaatkan rapid test sebagai kesempatan dalam meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.
ilustrasi rapid test

“Saya kecam keras rapid test dijadikan ladang bisnis,” kata Musni melalui akun resminya, Rabu (24/6).

Padahal, kondisi daya beli dan perekonomian saat ini sedang sulit. Pemerintah harusnya menopang fasilitas kesehatan, seperti rapid test gratis ke masyarakat, tak cukup hanya bantuan sosial saja.

“Rakyat sudah susah hidupnya diperas lagi dengan bayar rapid test. Seharusnya gratis,” ujarnya.

Dia juga mengeluhkan banyak mahasiswa dari berbagai daerah yang tidak dapat kembali ke Jakarta dikarenakan mahalnya biaya untuk rapid test. Belum lagi untuk biaya perjalanan yang mahal dan berlipat ganda dari biasanya.

“Banyak mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun tidak bisa kembali ke Jakarta karena harus bayar rapid test. Kalau kapal laut bayar Rp600.000, pesawat Rp2 juta,” katanya mengeluhkan rapid test berbayar di sejumlah tempat.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan bahwa anggaran penanganan pandemi Covid-19 akan membengkak. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan bahwa dana yang dibutuhkan untuk penanganan wabah Covid-19 menjadi Rp 695,2 triliun, naik dibandingkan sebelumnya yang sebesar Rp 677,2 triliun.

“Pemerintah telah menyampaikan di sidang kabinet ada tambahan belanja dari Perpres 54 Tahun 2020. Beberapa biaya penanganan Covid-19 ditingkatkan karena untuk pembuatan vaksin,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (16/6).

Dari dana itu, alokasi anggaran untuk bidang kesehatan mencapai Rp87,55 triliun. Hal ini dikeluhkan karena masyarakat masih harus membayar ketika akan melakukan rapid test.

Presiden Jokowi sebelumnya telah meminta lembaga pengawas dan aparat penegak hukum untuk mengawasi dengan ketat penggunaan anggaran penanganan dan pemulihan dampak dari wabah Covid-19.

“Angka ini Rp677,2 triliun adalah jumlah yang sangat besar. Oleh sebab itu tata kelolanya harus baik, sasarannya harus tepat, prosedur harus sederhana dan tidak berbelit-belit. Output dan outcome-nya harus maksimal bagi kehidupan seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya saat membuka Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 secara virtual, Senin (15/6).

Anggaran itu kemudian membengkak menjadi Rp695,2 triliun. Dengan perubahan tersebut pos struktur pemulihan ekonomi negara (PEN) menjadi Rp87,55 triliun untuk kesehatan, sektor perlindungan sosial Rp203,9 triliun, insentif usaha Rp120,61 triliun, UMKM Rp123,46 triliun, pembiayaan korporasi Rp53,57 trilun, dan sektoral atau alokasi untuk pemerintah daerah Rp106,11 triliun.

artikeli ini diadaptasi dari demokrasi.co.id dengan artikel rapid tes jadi ladang bisnis.....

PPG

Dapodik

1 Lembar